Selagi Lajang, Lindungi Diri dengan Asuransi Sedari Dini

Lajang alias single bukan berarti Anda tidak butuh asuransi, malah Anda bisa melindungi diri sejak dini. Asuransi apa saja yang tepat? Simak ulasannya!

Asuransi untuk Single

Selagi Lajang, Lindungi Diri dengan Asuransi Sedari Dini

Lajang alias single bukan berarti Anda tidak butuh asuransi, malah Anda bisa melindungi diri sejak dini. Asuransi apa saja yang tepat? Simak ulasannya!

Menjadi lajang dan belum memiliki anak bukan berarti Anda tidak perlu asuransi. Sebab, tak ada yang bisa mengetahui masa depan termasuk risiko yang bisa muncul dan terjadi kapan saja. Alih-alih kaget dengan berbagai bentuk risiko finansial, sebaiknya Anda memiliki asuransi sebagai proteksi sejak dini. Asuransi apa saja yang tepat dimiliki oleh para lajang? Simak ulasan berikut.

Asuransi Jiwa

Salah kaprah jika seorang lajang tidak membutuhkan asuransi jiwa. Ada banyak alasan mengapa seorang lajang atau single juga memerlukan asuransi jiwa. “Pada prinsipnya, setiap orang yang sudah punya tanggungan, perlu asuransi jiwa,” ujar Mohamad Andoko, perencana keuangan dan komisaris OneShildt Financial Planning kepada tim ilovelife, Juni 2018.

Perbedaan antara seorang lajang dengan yang sudah menikah dalam hal memiliki asuransi jiwa hanya terletak pada uang pertanggungan (UP), di mana seorang lajang umumnya memerlukan lebih sedikit UP ketimbang mereka yang telah berkeluarga. Sehingga, premi yang mesti dibayar orang lajang juga lebih murah. Membeli asuransi jiwa saat lajang lalu menaikkan manfaatnya saat menikah juga akan memberikan harga premi yang lebih murah, daripada membelinya saat menikah.

Perlu Anda tahu, ada beberapa kondisi yang menyebabkan seorang lajang juga perlu asuransi jiwa, antara lain:

  1. Menanggung biaya hidup orang lain seperti orangtua, adik, kakak, keponakan, atau anak asuh
  2. Memiliki utang besar seperti Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Kendaraan Bermotor, atau kredit modal kerja
  3. Memiliki bisnis bermitra dengan orang lain
  4. Berencana menikah dan memiliki anak suatu saat nanti
  5. Keluarga memiliki riwayat penyakit serius
  6. Mempersiapkan warisan
  7. Menabung untuk biaya akhir, misalnya biaya pemakaman

Anda dapat menyesuaikan besar premi dengan kebutuhan dan kemampuan. Jika Anda mencari premi terjangkau, maka asuransi jiwa term life yang memberikan perlindungan hingga 60-70 tahun bisa menjadi pilihan ketimbang asuransi unit link yang menawarkan premi lebih mahal karena memberikan perlindungan seumur hidup.

Asuransi Kesehatan

Tidak ada seorang pun yang ingin jatuh sakit. Namun, ketika Anda sehat dan masih muda, inilah waktu yang tepat melindungi diri dari risiko bangkrut akibat sakit dengan cara memiliki asuransi kesehatan. Itu sebabnya, meski membayar asuransi kesehatan terasa mahal saat sehat, namun sangat terasa sepadan manfaatnya ketika seseorang sakit.

Jika kantor tempat Anda bekerja menyediakan asuransi kesehatan namun masih belum mentup semua kebutuhan Anda, maka seorang lajang perlu mengambil asuransi pribadi sesuai kebutuhannya. 

“Seperti kita ketahui, untuk memakai BPJS Kesehatan, proses yang harus dilalui panjang. Asuransi kesehatan dan plafon dari kantor juga terbatas. Jadi, seseorang perlu memiliki asuransi kesehatan jika fasilitas dari kantor kurang,” lanjut Andoko.

Seorang lajang pun dapat memilih premi asuransi kesehatan berdasarkan kemampuan. Jika Anda mencari asuransi kesehatan dengan premi terjangkau, maka asuransi kesehatan murni, asuransi kesehatan online, dan asuransi kesehatan yang menerapkan sistem reimbursement bisa menjadi pilihan.

Asuransi Penyakit Kritis

Banyak orang beranggapan, penyakit kritis hanya menimpa orang tua. Padahal, penyakit kritis juga bisa menimpa anak muda bahkan anak-anak. Kita tahu juga bahwa biaya penyakit kritis umumnya sangat mahal hingga berisiko kebangkrutan. “Jangan sampai seorang lajang yang sudah menabung untuk menikah atau tujuan masa depan lainnya, harus menguras tabungan karena sakit kritis,” ujar Andoko.

Saat ini,asuransi penyakit kritis dapat dimiliki dalam bentuk asuransi utama atau asuransi tambahan pada asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Lagi-lagi, Anda bisa menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda dalam membayar premi.

Menjadi lajang memberikan keleluasaan dalam merencanakan masa depan. Agar rencana-rencana ini terwujud, #LoveLife dan lindungi diri Anda dengan Flexi Life, asuransi jiwa yang fleksibel. Anda bisa menyesuaikan premi dan UP sesuai tahapan hidup serta kemampuan finansial. Nah, terjangkau di dompet dengan manfaat yang besar bagi Anda yang masih lajang, bukan?

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Subscribe ke LoveLife Daily Blog untuk mendapatkan newsletter artikel ter-update!

Selamat Anda telah tergabung menjadi subscriber blog LoveLife

Terdapat kesalahan dari permintaan anda. Mohon coba lagi.

Love Life will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.