Langkah Mudah yang Bisa Dilakukan di Rumah untuk Menyelamatkan Bumi

23448715_M

Menerapkan gaya hidup ramah lingkungan di rumah tidak harus berarti investasi mahal seperti halnya memasang panel surya. Beberapa ahli menyatakan bahwa perubahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari pun dapat menjadikan sebuah rumah ramah lingkungan yang lebih sehat dan lebih aman.

Nah, tetapi, lepas dari mudah atau tidaknya langkah yang dapat kita perbuat, satu hal yang tidak bisa kita lupakan adalah bahwa manusia itu merupakan makhluk yang terbentuk dari sebuah kebiasaan. Perubahan membutuhkan waktu agar bisa berjalan sesuai dengan harapan. Kalau perubahan besar menyulitkan, mulailah perubahan dengan sebuah langkah kecil untuk menciptakan rumah ramah lingkungan. Buat setidaknya satu perubahan setiap bulan. Dengan begitu, perubahan dapat secara nyata mewujud dalam pola hidup kita ke depannya.

Baca juga: Jocean Bowler, PDKT dengan Alam Lewat Makanan

Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan. Sengaja kami pilah per ruang, karena siapa tahu bisa menjadi patokan bagi Anda dalam membuat perubahan dan menciptakan rumah ramah lingkungan.

Menciptakan rumah ramah lingkungan
Mencuci piring dengan cara yang tepat akan membantu menghemat penggunaan air bersih.

Di Dapur

  • Kalau biasanya Anda mencuci piring dengan cara menyabuni cucian baru kemudian membilas dengan air mengalir, setelah ini cobalah cara baru. Isi satu bak cuci piring dengan air yang sudah diberi sabun dan satu bak lagi dengan air bersih. Cuci piring di bak sabun, lalu bilas di bak air bersih. Cara ini akan mengurangi pemakaian air hingga separuh dari jumlah yang biasa Anda habiskan dengan cara konvensional.
  • Saat memasak menggunakan kompor, ketahui betul hidangan apa yang hendak Anda buat. Gunakan panci berukuran kecil kalau memang jumlah yang dimasak tak banyak. Pastikan ukuran panci sesuai dengan setelan tungku api di kompor. Kalau jenis masakan yang hendak Anda buat membutuhkan waktu cukup lama untuk matang, seperti merebus daging, pertimbangkan untuk menggunakan panci bertekanan tinggi (pressure cooker). Juga tutup panci agar hawa panas tidak keluar. Cara ini akan mempercepat proses pematangan dan menghemat proses pemakaian energi hingga tiga kali lebih baik daripada memasak tanpa ditutup.
  • Jangan buka pintu kulkas terlalu lama. Kulkas membutuhkan suhu tertentu untuk menjaga kualitas makanan di dalamnya. Kalau pintu terlalu lama dibuka, kulkas akan memakan waktu yang lama pula untuk mencapai suhu yang seharusnya. Selain itu, pastikan pintu kulkas tertutup rapat. Kalau terjadi kerusakan pada karet segel, sehingga menyebabkan pintu menjadi sulit tertutup rapat, segera perbaiki. Kalau memang membutuhkan ruang penyimpanan besar, satu kulkas berukuran besar lebih menghemat energi daripada dua kukas kecil.
  • Beli produk makanan dengan jumlah kemasan paling ringkas. Semakin sedikit kemasan akan semakin sedikit pula sampah yang dihasilkan. Contohnya, beli persediaan pangan seperti beras, mentega, atau kecap dalam kemasan isi ulang berukuran besar daripada berukuran kecil.

Baca juga: Sehat dan Bersahabat dengan Alam ala Janti Wignjopranoto

Di Kamar Mandi

  • Penghematan air di kamar mandi bisa kita lakukan dengan cara menerapkan kepala pancuran bertekanan rendah, memasang keran berlubang rapat bertekanan rendah, dan toilet dengan dua pilihan tipe penyiraman. Dengan cara ini kita bisa menghemat ribuan galon air setiap tahun.
  • Pastikan Anda menutup tutup toilet sebelum menekan tuas pembuangan air agar bakteri tidak menyebar dari toilet ke seluruh permukaan kamar mandi.
  • Jangan biarkan air mengalir saat Anda menggosok gigi atau bercukur. Tutup keran saat sudah tidak dibutuhkan.
  • Kebanyakan kamar mandi memiliki ukuran kecil dan tidak berventilasi. Oleh karena itu, sangat baik untuk membersihkannya dengan produk yang non-kimia dan “hijau” agar lebih aman bagi tubuh kita. Tak perlu membeli produk mahal, beberapa bahan rumah tangga juga bisa membantu kita membersihkan hampir seluruh bagian di kamar mandi (lihat poin berikutnya).
  • Cuka dengan air jeruk lemon berguna untuk membersihkan noda pada permukaan bak cuci tangan, bak mandi, dan toilet. Caranya, masukkan larutan cuka dan air jeruk ke dalam botol semprot, lalu semprotkan bahan itu ke atas permukaan yang hendak dibersihkan. Diamkan 30 menit baru gosok menggunakan scrub. Untuk membersihkan kerak dan jamur dari kepala pancuran, siapkan cuka putih. Rendam kepala pancuran dalam larutan cuka (kondisi hangat lebih baik) tersebut selama sejam sebelum dibilas.
  • Pergunakan handuk yang terbuat dari kapas organik atau bambu. Selain membantu mengurangi kerusakan tanah dan pemakaian pupuk kimia serta pestisida yang biasa digunakan dalam produksi pengolahan kapas biasa, kapas organik juga lebih aman bagi tubuh. Sementara pohon bambu mempunyai kecepatan regenerasi yang lebih cepat daripada kapas sehingga mumpuni sebagai alternatif kapas yang merupakan bahan baku kain. Selain itu, bambu juga mempunyai reputasi baik sebagai bahan antibakteri.
Menciptakan rumah ramah lingkungan
Berkebun dan menanam sendiri bumbu dapur untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

Di Kebun

  • Tanam kebutuhan sayur-mayur dan rempah-rempah di halaman. Bukan hanya bermanfaat memenuhi kebutuhan pangan, kebun juga akan memperkecil kemungkinan erosi tanah dan mengurangi polusi air. Saat berkebun, terapkan tata cara organik yang ramah lingkungan.
  • Simpan sisa dapur semisal sampah sayuran, cangkang telur, daun teh, dan ampas kopi. Campur bahan tersebut dengan sampah dedaunan dan larutan penyubur yang bisa dibeli secara online di toko-toko perkebunan untuk menghasilkan pupuk kompos.
  • Siram kebun pada pagi atau sore hari. Udara yang lebih sejuk membuat penyerapan air menjadi lebih mudah. Selain menggunakan air bersih, Anda juga bisa menggunakan air sisa yang tidak berbahaya seperti air bekas mencuci beras, mencuci ikan, atau bekas mencuci piring dan bekas mandi. Dengan catatan, untuk air dari bekas cucian piring dan dari kamar mandi baru bisa digunakan jika sabun yang Anda gunakan menggunakan bahan yang bisa larut di dalam tanah (biodegradable).

Baca juga: Detoksifikasi Alami dengan Jus dan Buah

Secara Umum, di Berbagai Ruang

  • Penerapan suhu udara AC yang rendah akan membuat kinerja mesin menjadi lebih berat dan dengan begitu membuat energi terpakai lebih besar. Setel temperatur suhu dengan tepat. Di dalam ruang, suhu udara yang ideal berkisar antara 24-25 derajat Celcius. Jadi, tak perlu sampai dingin sekali. Suhu yang terlalu dingin juga tak bagus bagi kesehatan.
  • Seperti halnya di luar ruangan, tanaman juga baik untuk ditempatkan di dalam ruang. Tanaman akan menjadi penyaring udara alami yang juga bermanfaat dalam penyerapan polutan berbahaya dari karpet, furnitur, dan perlengkapan elektronik. Beberapa jenis tanaman yang berfungsi baik sebagai penyaring udara dan penghijau ruang antara lain karet Himalaya, palem, sanseviera, dan suplir.
  • Pergunakan penerangan tambahan secara bijaksana. Matikan lampu saat tidak diperlukan. Kalau Anda dan orang di rumah termasuk pelupa, pasang lampu yang menggunakan sistem sensor, sehingga bisa mati dengan sendirinya saat tidak dipakai.
  • Cabut colokan peranti elektronik, termasuk TV, komputer, dan pemutar CD, daripada membiarkannya dalam kondisi standby.

Nah, siapa bilang, hanya pahlawan super yang bisa menyelamatkan dunia? Kalau kita niat dan berkomitmen untuk melakukan perubahan, siapa pun, termasuk manusia biasa seperti kita juga bisa. Selamat menjadi agen penyelamat bumi, ya!




« | »
Read previous post:
IMAGE-ASTRA_BEACH_LANDSCAPE 2
Mempersiapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Mengapa Perlu?

Selalu menarik jika kita membahas mengenai pensiun. Seolah-olah, masa pensiun adalah masa kosong dan tenang dimana kita tidak lagi menjalani...

Close