#LoveLifeTalks: Peduli Diri Sendiri dengan Andra Alodita

Setiap orang pasti pernah merasa rapuh. Simak tips dari Andra Alodita yang berhasil mengatasi kerapuhan itu dengan peduli diri sendiri.

peduli diri sendiri dengan Andra Alodita

#LoveLifeTalks: Peduli Diri Sendiri dengan Andra Alodita

Setiap orang pasti pernah merasa rapuh. Simak tips dari Andra Alodita yang berhasil mengatasi kerapuhan itu dengan peduli diri sendiri.

Positif. Ceria. Hangat. Itu mungkin hal-hal yang mendeskripsikan seorang Andra Alodita sekarang. Tapi, secerah apapun hidup, pasti ada masa kelamnya. Andra yang kita lihat sebagai persona yang selalu ceria ternyata bisa membuka sisi lain dari dirinya yang ternyata bisa terlihat “rapuh”. Ternyata, ia bisa mengatasi kerapuhan itu dengan peduli diri sendiri.

Comment-nya macam-macam. Tidak sedikit aku terima hujatan tentang fisik yang bikin aku down banget dulu. Bikin stres, tidak bisa tidur, bahkan pernah sampai tantrum.” Sebagai content creator, perasaan di atas tentunya tidak jarang dirasakan oleh Andra. Sebuah profesi yang sering membuat orang lain merasa iri atas “keseruannya” itu pun ternyata punya kosekuensi mental yang besar.

Dalam #LoveLifeTalks yang berjudul “A Survival Story from Netizen Bully” bersama dengan Amanda Shaliha Rizaputri, Brand Strategist Astra Life, Andra bercerita tentang sebuah masa pada hidupnya di mana ia kehilangan cinta pada dirinya sendiri, dan bagaimana ia mengembalikan cinta tersebut dengan cara peduli diri sendiri.

Tips Peduli Diri Sendiri ala Andra Alodita

1. Miliki kendali diri

Berbicara tentang bullyprank yang suka bullying akan selalu ada. Apalagi di dunia maya, bully sangat mudah dilakukan bahkan dengan kata-kata yang kejam dan sadis karena setiap akun bebas berpendapat dan tidak saling mengenal.

Tapi, kita tidak bisa mengontrol ombak di laut. Yang bisa kita lakukan adalah mengatur kemana perahu kita berlayar.

Kamu tidak bisa mengontrol orang lain. Yang bisa kamu kontrol adalah dirimu sendiri. “Aku tidak bisa mengontrol pendapat orang lain, meskipun itu tentang aku. Karena orang kalau sudah tidak suka, mau sebagus apapun yang aku lakukan, kubuat, pasti ada saja yang tidak suka. Makanya, biarkan saja ada bully, aku mengganggapnya itu bukan urusan aku,” jelasnya.

Apalagi, dari yang terjadi selama ini, komentar-komentar tidak enak biasanya berasal dari fake account. “Sebanyak 90% berasal dari fake account, seperti IG-nya dikunci, jadi biarkan saja,” ujarnya.

2. Belajar menjadi fleksibel

Sebuah mantra yang juga penting menurut Andra adalah menjadi fleksibel. Jika dunia adalah roda yang berputar, maka pelajarilah skill akrobat. Sehingga jika duniamu sedang di bawah, kamu bisa tetap ke atas.

3. Kenali diri yang sesungguhnya

Pada dasarnya setiap manusia adalah orang yang hebat bisa memiliki kemampuan untuk berkreasi dalam berbagai hal. Namun, terkadang manusia terlalu sibuk bekerja atau sibuk karena hal lain yang menyebabkan lupa untuk peduli diri sendiri.

Kalau kamu tidak tahu tentang dirimu sendiri, kelebihan dan kekurangan, kamu akan sangat mudah terpengaruh oleh penilaian orang lain. Akibatnya, bukan cuma jadi minder, tapi kamu malah bisa emosi sendiri, sehingga waktumu akan habis untuk mengurusi pendapat orang lain.

Kenali dirimu lebih jauh dengan selfhealing, self-talk, dan jujur dengan diri sendiri, sehingga kamu tahu apa yang menjadi potensimu dan kekuranganmu. “Dari kecil kita diajari jujur kepada orang lain, tapi tidak pernah diajari jujur kepada diri sendiri. Kalau kita tahu kelebihan dan kekurangan diri sendiri, kita bisa membedakan apakah omongan orang lain berupa kritikan yang membangun atau kritikan sampah yang tak perlu kita respon,” paparnya.

“Aku menumpahkan kisah hari-hari ku dalam sebuah jurnal. Itu bisa jadi saluran untuk meluapkan emosi hingga rasa syukur.” Kebanyakan orang biasanya tidak tahu mau menulis apa saat ingin mengawali membuat jurnaling. Untuk mengatasi masalah ini, lakukan dengan pelan-pelan dan bertahap.

4. Peduli diri sendiri dengan menata pikiran

Otak kita terdiri dari jutaan pikiran-pikiran yang seringkali bisa terasa ‘ruwet’. Cara Andra selanjutnya untuk peduli diri sendiri ialah menata pikiran dengan melakukan journaling.

“Aku menumpahkan kisah hari-hari ku dalam sebuah jurnal. Itu bisa jadi saluran untuk meluapkan emosi hingga rasa syukur.” Kebanyakan orang biasanya tidak tahu mau menulis apa saat ingin mengawali membuat jurnaling. Untuk mengatasi masalah ini, lakukan dengan pelan-pelan dan bertahap.

5. Belajar merasa cukup

Bersyukur. Itu bisa jadi jalan keluar untuk semua permasalahan pikiran negatif kita. Tapi nampaknya sangat sulit untuk dilakukan ketika pikiran kita sedang ‘ruwet’ dan kelam. Dan itu sangatlah wajar.

Andra belajar merasa cukup dengan jurnalnya. Mulai dari kebiasaan kecil hingga menjadi mindset.

Peduli diri sendiri dengan bersyukur melalui jurnal bisa jadi mudah, dimulai dari menceritakan hal-hal yang menyenangkan pada hari itu. “Kita bisa mulai menulis tentang 5-10 hal yang harus disyukuri setiap hari. Hal-hal kecil saja, seperti bisa bangun pagi, bisa mengerjakan sesuatu dan hal lainnya. Kalau setiap hari dijalani, dalam setahun kita bisa sadari bahwa ada 3.600-an hal yang patut disyukuri dalam hidup.”

6. Berhenti limitasi diri

Kita sudah cukup terbebani dengan kritik non-empatik dari orang lain. Jangan menambah beban diri dengan menaruh limitasi terhadap diri sendiri.

Ingin memulai journal? “Tapi aku bukan penulis yang bagus.”

Ingin menjadi pebisnis? “Tapi aku bukan ahli ekonomi.”

Support system terdekat adalah diri sendiri. Latih positive self-talk dan mulai peduli diri sendiri dengan memberikan afirmasi positif yang selama ini kamu butuhkan.

Love yourself. #iGotYourBack

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!