Hati-hati! Penyakit Jantung Menyasar Kaum Muda Urban Indonesia

Penyakit jantung di Indonesia sudah menyerang usia yang lebih muda, antara 15 sampai 45 tahun.

47720961_L

Hati-hati! Penyakit Jantung Menyasar Kaum Muda Urban Indonesia

Penyakit jantung di Indonesia sudah menyerang usia yang lebih muda, antara 15 sampai 45 tahun.

Dulu, serangan jantung dianggap sebagai penyakit orang tua. Sebab memang kebanyakan penderita sakit jantung adalah pasien berusia lanjut. Namun kini anggapan itu tidak lagi pas.

Menurut laporan Economics of Non-Communicable Diseases in Indonesia yang dirilis Harvard School of Public Health dan World Economic Forum pada tahun 2015, penyakit jantung akan membuat Indonesia mengalami kerugian ekonomi hingga 1,77 triliun dolar AS. Ini karena penyakit jantung di Indonesia sudah menyerang usia yang lebih muda, antara 15 sampai 45 tahun. Padahal, usia tersebut adalah usia ekonomi produktif. Penyebabnya sendiri tak lain adalah gaya hidup yang tidak sehat. Lalu bagaimana agar generasi muda terhindar dari penyakit jantung, berikut tipsnya:

1. Nutrisi adalah kunci

Sarapan bubur gandum

Gandum mengandung beta-glucan atau serat yang dapat menurunkan kolesterol jahat, penyebab sakit jantung. Ketika Anda menyantap makanan berbahan dasar gandum, serat yang terkandung di dalamnya akan membentuk gel tebal seperti pasta. Di dalam usus, serat itu akan mengikat kolesterol dan mencegah penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah.

Menurut ahli gizi Dr Sarah Schenker dari British Dietetic Association, Anda memerlukan 3 gram beta-glucan per hari atau setara dengan semangkuk bubur (ukuran rata-rata). Dengan menyantap semangkuk bubur gandum setiap pagi, Anda dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh Anda sebanyak 5 sampai 10 persen, dibanding bila sama sekali tidak mengonsumsinya.

Makan semangkuk yogurt

Sekitar 80 persen imunitas tubuh manusia ada di pencernaannya. Jika saja pencernaan sehat, bisa dipastikan Anda tidak mudah terserang penyakit, termasuk jantung. Nah, untuk memiliki pencernaan yang sehat, Anda memerlukan bakteri baik atau probiotik. Bakteri ini bisa diperoleh dari susu dan produk turunannya seperti yogurt.

Sebuah studi dari Institut Kesehatan Griffith dan School of Medicine di Australia menuliskan jika probiotik dari yogurt bisa membantu Anda menurunkan tekanan darah, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi. Selain itu, bakteri ‘baik’ juga dianggap mampu melawan proses inflamasi terkait dengan penyakit jantung.

Mengurangi konsumsi gula

Satu bahan makanan yang disinyalir menjadi kontributor besar untuk tekanan darah tinggi adalah gula. Dr James DiNicolantonio, ilmuwan penelitian kardiovaskular di St Luke Mid America Heart Institute, mengatakan, “Mendorong orang untuk mengatakan tidak pada gula, bukan garam, mungkin strategi diet yang lebih baik untuk mengontrol tekanan darah.”

Gula berpotensi meningkatkan tekanan darah, karena zat pangan ini membuat tubuh memproduksi lebih banyak insulin dan leptin yang pada akhirnya membuat tubuh Anda resisten terhadap leptin/insulin. Bila tubuh Anda sudah resisten terhadap insulin, Anda tidak dapat menyimpan magnesium. Padahal, magnesium yang tersimpan di dalam sel tubuh dapat membuat otot lebih relaks. Otomatis, kekurangan magnesium di dalam tubuh membuat pembuluh darah menjadi kaku dan pada akhirnya meningkatkan tekanan darah.

2. Membersihkan gigi secara teratur

Tahukah Anda bila penyakit gusi memiliki dampak pada pengerasan arteri dan serangan jantung? Sejumlah ahli kesehatan menyatakan, bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi diperkirakan dapat memicu peradangan, hingga memicu penyakit jantung.

Karena itu Anda harus menyikat gigi secara teratur. Sebaiknya gunakan pula benang gigi untuk membersihkan makanan yang terjebak di antara gigi. Ini penting, sebab benang gigi dapat memecah biofilm yang memerangkap massa lengket bakteri. Sehingga, menggunakan benang gigi dapat mengusir keberadaan bakteri dari dalam mulut.

3. Jangan menunda buang air kecil

Mungkin Anda pernah menunda buang air kecil, meski hasrat itu sudah datang. Bila ya, sebaiknya jangan membiasakan hal itu. Sebab kandung kemih yang terlalu penuh dapat menyebabkan jantung Anda berdetak lebih cepat dan menyebabkan tekanan yang tidak perlu pada arteri koroner. Itu pula yang memicu terjadinya serangan jantung.

4. Tidur dalam gelap

Anda yang kerap tidur dengan lampu menyala sebaiknya mulai mengurangi kebiasaan itu. Berdasarkan penelitian Joan Roberts, seorang ahli biologi, ada hubungan antara lampu dan kesehatan. Menurut dia, cahaya lampu (termasuk pancaran dari layar televisi) dapat menyebabkan penurunan kadar hormon melatonin di dalam tubuh.

Melatonin sendiri adalah hormon yang berfungsi sebagai antioksidan dan mengontrol tidur. Hormon ini pula yang menyebabkan Anda menjadi mengantuk di malam hari dan membuat tidur menjadi lelap. Kadar melatonin yang menurun akan berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit, termasuk sakit jantung.

Lalu bagaimana jika Anda tidak bisa tidur tenang dengan lampu menyala? Kalau begitu, Anda dapat menggunakan masker atau penutup mata selama tidur malam.

5. Jangan terlalu lama duduk

Profesor ilmu olahraga terapan di Chester University, John Buckley pernah mengatakan, duduk selama 8 jam sehari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes hingga 40 persen. Karena itu, ia menyarankan agar Anda tidak duduk lebih dari 4 jam.

Kalau pun terpaksa duduk dalam durasi panjang, misalnya Anda tengah dalam perjalanan menuju kota lain atau luar negeri, cobalah sekali-kali berdiri. “Maksimal duduk dua jam, selingi dengan berdiri 30 menit,” kata Buckley. Ketika berdiri, Anda juga dipaksa untuk beraktivitas. Hal ini dapat membantu memperlancar peredaran darah Anda.

6. Berlibur ke tempat cerah

Pergi berlibur tidak hanya akan membuat Anda senang atau sekadar melepaskan stres saja. Berdasarkan penelitian di University of Pittsburgh, Amerika, liburan secara teratur dapat membantu Anda mengurangi sepertiga risiko kematian akibat penyakit jantung.

Sementara penelitian beberapa universitas di Southampton, Inggris; dan Edinburgh, Skotlandia, menyatakan jika liburan di tempat yang cerah memiliki efek positif pada kesehatan Anda. Sebab paparan sinar matahari mampu mengubah kadar oksida nitrat dalam merenggangkan pembuluh darah. Sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Liburan di tempat yang cerah memiliki efek positif pada kesehatan Anda.

7. Menonton film komedi dengan teman

Jika Anda belum sempat mengatur jadwal liburan, atau tidak memiliki bujet khusus untuk berwisata, jangan sedih. Bersama teman dan sahabat, Anda bisa melakukan aktivitas menyenangkan, murah meriah, dan berefek positif pada kesehatan. Yakni menonton film komedi.

Mengapa begitu? Sebab dengan tertawa, Anda dapat meningkatkan aliran darah dengan lebih dari 20 persen. Selain bisa menjadi penghilang stres, tertawa juga dapat dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Menghindari penyakit jantung sesungguhnya bukanlah hal yang susah, bukan? Anda hanya perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, bersih, dan santai. Agar Anda dapat menjalani hidup dengan lebih maksimal, lengkapi juga dengan perlindungan asuransi seperti Flexi Life. Ini merupakan asuransi fleksibel pertama di Indonesia yang bisa memberikan perlindungan hingga Rp5 miliar. Untungnya dengan memiliki produk asuransi jiwa murni ini, kamu bebas mengubah uang pertanggungan, masa pertanggungan, masa pembayaran premi, dan mengajukan perubahan lainnya secara online sesuai kebutuhan seiring dengan perubahan tahapan kehidupanmu. Kamu bisa membelinya secara online di ilovelife.co.id. Jangan lupa juga untuk mulai menikmati hidup dan menjalani mimpi.

Sementara penelitian beberapa universitas di Southampton, Inggris; dan Edinburgh, Skotlandia, menyatakan jika liburan di tempat yang cerah memiliki efek positif pada kesehatan Anda. Sebab paparan sinar matahari mampu mengubah kadar oksida nitrat dalam merenggangkan pembuluh darah. Sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Subscribe ke LoveLife Daily Blog untuk mendapatkan newsletter artikel ter-update!

Selamat Anda telah tergabung menjadi subscriber blog LoveLife

Terdapat kesalahan dari permintaan anda. Mohon coba lagi.

Love Life will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.