Persiapan Penting yang Perlu Dilakukan Penderita Kondisi Khusus yang Ingin Mudik

Mudik Aman Sehat

Mudik ke kampung halaman untuk berkumpul dengan sanak saudara merupakan hal lumrah dalam rangka merayakan Idul Fitri. Tentunya berbagai persiapan dilakukan agar perjalanan mudik dan balik dari mudik berlangsung nyaman. Pasalnya, perjalanan mudik kerap melelahkan terutama untuk orang dengan kondisi khusus. Karena, bagi orang-orang dengan kondisi khusus, ada persiapan ekstra yang perlu dilakukan agar perjalanan mudik terasa nyaman dan aman bagi kesehatan.

Persiapan Umum

– Lakukan Medical Checkup

Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya Anda melakukan medical check up untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi ada atau tidaknya penyakit sejak dini. Beberapa kondisi yang diperiksa pada saat medical check up yaitu berat badan, gula darah, tekanan darah, kadar kolesterol, serta kesehatan jantung, mata, tulang, gigi, dan kulit.

– Miliki Asuransi Personal Accident by Astra Life untuk Anda Sekeluarga

Melalui asuransi ini, Penanggung memberikan perlindungan kepada Tertanggung terhadap risiko meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi pada Masa Berlakunya Pertanggungan sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku dalam Polis (pengecualian manfaat asuransi meninggal dunia dapat dibaca di sini). Nilai pertanggungan untuk asuransi ini adalah Rp 10 juta per orang.

Program asuransi Personal Accident by Astra Life berlaku sejak 28 Mei sampai 16 Juni 2018, dengan periode pertanggungan adalah perjalanan yang dilakukan pada 11 Juni sampai 10 Juli 2018. Asuransi ini hanya berlaku untuk 3.000 keluarga. Sekali pendaftaran maksimal untuk 4 anggota keluarga (nilai pertanggungan maksimal 40 juta rupiah). Oleh karena itu, segera miliki asuransi ini dengan melakukan registrasi di http://seva.id/event/aman agar seluruh anggota keluarga mendapatkan perlindungan dalam perjalanan mudik.

Persiapan Khusus

– Perempuan Hamil

Sama seperti dengan orang yang memiliki kondisi khusus, calon ibu, juga harus melakukan medical check-up sebelum mudik. Bila dokter mengatakan kondisi kehamilan baik dan sehat, barulah ibu hamil boleh mudik. Umumnya, trimester kedua (18-24 minggu) adalah waktu paling ideal bagi ibu hamil untuk bepergian jauh. Agar perjalanan terasa nyaman, ibu hamil dapat melakukan hal berikut.

  • Kenakan pakaian yang nyaman selama di perjalanan.
  • Bawa serta identitas lengkap dan nomor telepon penting (dokter kandungan atau bidan) yang mudah dihubungi bila terjadi keadaan darurat di perjalanan.
  • Jika mudik menggunakan kendaraan pribadi, sempatkan untuk berhenti setiap beberapa jam sekali untuk menggerakkan badan dan melenturkan kaki agar tidak kram.
  • Jika punggung terasa sakit atau pegal, ganjal dengan bantal.

– Penderita Diabetes

Hal yang perlu diantisipasi penderita diabetes saat mudik adalah hipoglikemia, yaitu saat kadar gula darah sangat rendah di bawah normal. Bila tidak segera ditangani, Anda dapat kehilangan kesadaran. Maka berikut hal-hal penting lain yang juga perlu diingat.

  • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mudik.
  • Bawa obat dan alat ukur darah sehingga Anda dapat mengecek kadar gula darah secara rutin.
  • Jaga pola makan; usahakan tetap makan secara teratur dan membawa camilan sehat seperti buah untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.
  • Bagi penderita diabetes tipe 1, jangan lupa membawa insulin. Simpan di tempat yang aman namun mudah dicari saat dibutuhkan.

– Penderita Alergi

Anda tidak bisa memprediksi apakah alergi yang Anda derita akan muncul saat di perjalanan. Untuk mengantisipasinya, pastikan Anda membawa obat alergi, kartu alergi dan bekal makanan yang tidak memicu timbulnya alergi. Kartu alergi penting dibawa, terutama bagi Anda yang harus mudik seorang diri. Kartu ini berisi informasi tentang daftar alergen yang perlu Anda jauhi, obat yang perlu diminum bila gejala alergi Anda kambuh, serta pertolongan pertama untuk alergi yang Anda derita.

– Penderita Mabuk di Perjalanan

Sebagian orang menderita mabuk di perjalanan; saat bepergian menggunakan mobil, pesawat, ataupun kapal laut. Saat mabuk menyerang, tubuh terasa lemas, pusing, mual, dan ingin muntah tanpa sebab yang jelas. Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menghindari mabuk di perjalanan:

  • Makan sebelum berangkat; pastikan Anda makan cukup pada 1-2 jam sebelum bepergian sehingga tubuh memiliki energi cukup untuk menempuh perjalanan panjang.
  • Relaks selama di perjalanan; hindari melakukan kegiatan yang dapat membuat mata, telinga, dan otak Anda bekerja keras mencerna informasi seperti membaca buku atau bermain gawai karena dapat memicu rasa mual.
  • Minum obat anti-mabuk perjalanan; menimbulkan rasa kantuk sehingga tubuh Anda “dipaksa” untuk beristirahat sepanjang perjalanan dan terhindar dari mual atau pusing.

Tidak sulit kan persiapan sebelum mudik? #AyoLoveLife dan siapkan yang terbaik agar mudik Anda nyaman dan aman.




« | »
Read previous post:
Semangat Kembali Kerja
Balikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran, dengan Tips Berikut

Rasa malas kerap menghantui pikiran saat kembali bekerja setelah libur panjang. Pikiran masih terbayang suasana liburan tentunya. Tak ayal, dibutuhkan...

Close