Ragam Solusi untuk Dapatkan Modal Usaha Rumahan

modal_rumahan1

Saat ini banyak orang yang mulai banting stir untuk bekerja di rumah ketimbang kantoran. Selain dianggap lebih menyenangkan karena tidak harus bangun pagi dan begulat dengan kemacetan, bekerja di rumah juga terkadang memberikan keuntungan finansial yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Belum lagi keuntungan tambahan yaitu Anda bisa menghabiskan waktu dengan keluarga tercinta.

Banyak sekali usaha rumahan yang saat ini sedang booming. Apalagi didukung makin canggihnya fasilitas internet di Indonesia untuk mempromosikan usaha tersebut.

Para pebisnis rumahan juga makin kreatif. Kalau dulu usaha rumahan cuma sekedar membuat kerajinan tangan, membuka toko kelontong, menjahit pakaian, membuat kue atau katering, kini usaha rumahan sudah menjelajah ke areal yang tak terbayangkan. Misalnya saja kini sudah ada usaha jasa laundry, jual pulsa, warung internet, video shooting, jasa blogger, konsultan, jual beli online dan lain-lain.

Yang namanya usaha, pasti perlu modal awal untuk usaha. Termasuk untuk usaha rumahan. Pada prinsipnya ada tiga jenis modal usaha yang harus dipersiapkan oleh seseorang yang ingin melakukan usaha. Ini berlaku, bukan saja untuk usaha rumahan, tetapi juga untuk usaha lain yang memiliki wilayah kerja lebih besar.

Modal-modal usaha tersebut adalah:

Modal Investasi

Modal ini dikeluarkan di awal usaha dan bisa bertahan lama. Misalnya ruko, komputer/laptop, dan alat-alat lain yang mendukung sebuah usaha. Misalnya usaha rumahan Anda adalah sebuah restoran, maka modal investasi termasuk di dalamnya meja, kursi, sendok dan lain-lain.

Modal Kerja

Modal jenis ini dikeluarkan setiap waktu. Misalnya Anda akan membuka restoran bebek panggang, maka Anda akan mengeluarkan modal kerja untuk membeli bebek dan bumbu-bumbunya.

Modal Operasional

Modal yang dikeluarkan untuk membayar biaya pendukungusaha Anda. Misalnya gas untuk memasak, listrik, dan juga gaji pegawai. Dengan memahami jenis modal usaha, Anda bisa lebih cermat lagi dalam menanam modal usaha yang didapat, termasuk mengalokasikan berapa persen dana untuk setiap jenis modal tersebut di atas.

Nah, berikut ada beberapa solusi mencari modal usaha yang bisa Anda lakukan jika berminat membuka usaha rumahan.

1. Tabungan

Anda bisa mempergunakan tabungan untuk modal usaha rumahan. Cara ini termasuk paling aman dan juga konvensional karena Anda tidak perlu berhutang kemana-mana.

2. Pinjam dari Saudara atau Teman

Tidak punya tabungan? Coba minta bantuan pada teman dan saudara. Mungkin mereka bisa menolong. Meminjam uang pada teman atau saudara akan lebih murah karena tidak ada sistem bunga, yang ada justru sistem kepercayaan. Pastikan Anda mengembalikan pinjaman itu secepatnya.

Harus diakui kalau cara ini sering menimbulkan masalah, misalnya terselisihan dengan teman atau saudara akibat dana yang dipinjamkan itu. Terkadang kasus bisa sampai ke pengadilan. Buntut-buntutnya persaudaraan atau persahabatan yang sudah lama terjalin putus begitu saja.

Untuk menghindari hal ini, diharapkan ada perjanjian hitam di atas putih saat peminjaman dana dan disaksikan oleh beberapa orang. Perjanjian itu memuat tentang jumlah dana pinjaman dan waktu pengembalian. Ini sangat penting untuk mencegah yang meminjamkan dana mau pun yang dipinjamkan dana tidak bisa mengelak atau membuat cerita versi sendiri.

3. Pinjam dari Bank

Bank memiliki banyak fasilitas kredit untuk modal usaha, baik dengan agunan maupun tanpa agunan. Hubungi bank terdekat untuk bertanya informasi lebih lengkap. Jangan cuma mendatangi satu bank, tetapi bandingkan tingkat suku bunga dengan bank-bank lain untuk mendapatkan bunga pinjaman termurah.

4. Menjual Aset

Bila Anda mempunyai mobil, motor atau emas, Anda bisa menjualnya untuk modal usaha. Bila ternyata balik modal, Anda bisa membeli penggantinya.

5. Menggadaikan Aset

Selain menjual, Anda juga bisa mengadaikan aset yang Anda miliki. Untuk barang yang digadaikan biasanya berupa aset properti seperti rumah dan tanah. Pastikan Anda bisa menebus aset Anda sesuai dengan perjanjian yang disetujui.

6. Joint Venture

Melakukan kerja sama bisnis rumahan juga salah satu alternatif untuk mendapatkan modal usaha. Selain beban bisa dipikul bersama, mekanisme joint venture bisa menjadi ajang tukar pendapat antara Anda dan partner untuk memajukan usaha. Namun pastikan partner Anda adalah orang yang bisa dipercaya dan seiya sekata dengan Anda.

Sistem joint venture ini sebenarnya lumayan tricky juga karena melibatkan orang lain dalam bisnis Anda. Risikonya hampir sama dengan meminta pinjaman pada teman atau saudara alias sering menimbulkan konflik. Meskipun demikian Anda bisa mencegah konflik yang akan timbul dengan melakukan pembagian modal dan keuntungan se-transparan mungkin, sehingga tidak ada yang merasa ditipu.

Cara lain yang sering dilakukan dalam joint venture ini adalah membuat perjanjian hitam di atas putih yang disaksikan pihak lain.

Semua jenis usaha, baik usaha kantoran maupun rumahan memiliki kesamaan yaitu membutuhkan tersedianya modal. Meskipun demikian harus diakui kalau usaha rumahan membutuhkan modal yang lebih sedikit dan lebih mudah dalam hal pengaturan keuangannya.

Yang paling penting adalah sebelum memulai usaha rumahan Anda mesti tahu terlebih dahulu usaha apa yang cocok dan menguntungkan, sehingga usaha Anda tidak sia-sia karena menderita kerugian. Jadi tunggu apa lagi, selamat berbisnis




« | »
Read previous post:
NATASIA_1-1
Menyambung Kasih Lewat Donor ASI

Apa yang akan kita lakukan jika mendengar kabar bayi-bayi berusia sebulan ditinggalkan ibu untuk selamanya? Mayoritas dari kita kemungkinan tergerak...

Close