<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pejuang LoveLife Archives - Love Life</title>
	<atom:link href="https://ilovelife.co.id/category/life/pejuang-lovelife/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ilovelife.co.id/blog/category/life/pejuang-lovelife/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Feb 2016 02:06:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://ilovelife.co.id/blog/wp-content/uploads/2020/08/cropped-tentang-32x32.png</url>
	<title>Pejuang LoveLife Archives - Love Life</title>
	<link>https://ilovelife.co.id/blog/category/life/pejuang-lovelife/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Membangun Mimpi Masa Kecil, Chris Lesmana Berhasil Jadi Desainer VW Terbaik</title>
		<link>https://ilovelife.co.id/blog/membangun-mimpi-masa-kecil-chris-lesmana-berhasil-jadi-desainer-vw-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2016 02:06:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Pejuang LoveLife]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Editor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ilovelife.co.id/blog/?p=1586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada April 2012, Volkswagen Up dinobatkan sebagai World Car of the Year 2012 pada New York International Auto Show. City car keluaran produsen mobil Jerman tersebut dipilih panel juri internasional yang terdiri dari 64 jurnalis dunia. Media massa Indonesia pun ikut memberitakannya. Namun, sorotan ditujukan khusus kepada Christian Lesmana. Siapa dia? Chris—sapaan akrab Christian—adalah satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://ilovelife.co.id/blog/membangun-mimpi-masa-kecil-chris-lesmana-berhasil-jadi-desainer-vw-terbaik/">Membangun Mimpi Masa Kecil, Chris Lesmana Berhasil Jadi Desainer VW Terbaik</a> appeared first on <a href="https://ilovelife.co.id/blog">Love Life</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada April 2012, Volkswagen Up dinobatkan sebagai World Car of the Year 2012 pada New York International Auto Show. <em data-redactor-tag="em">City car</em> keluaran produsen mobil Jerman tersebut dipilih panel juri internasional yang terdiri dari 64 jurnalis dunia. Media massa Indonesia pun ikut memberitakannya. Namun, sorotan ditujukan khusus kepada Christian Lesmana. Siapa dia?</p>
<p>Chris—sapaan akrab Christian—adalah satu dari tiga perancang VW Up. Chris menjadi buah bibir lantaran berasal dari Indonesia. Hasil rancangan pria kelahiran Bandung tersebut menyisihkan 34 mobil lainnya untuk menyabet gelar World Car of the Year 2012. Desain paten VW Up pun telah terdaftar di Amerika Serikat pada 2008.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Baca juga: <a href="https://ilovelife.co.id/blog/arsitek-yu-sing/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Yu Sing, Arsitek yang Peduli Kemanusiaan, Penerus Romo Mangun</a></strong></p>
<p>VW Up bukan satu-satunya buah tangan Chris dalam <a href="https://ilovelife.co.id/blog/rio-haryanto-mewujudkan-mimpinya-menembus-arena-formula-1/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">upaya menggapai mimpi.</a> Pria berusia 46 tahun ini juga merancang VW New Beetle 2011 yang dijuluki &#8220;The Beetle&#8221;.</p>
<p>Chris kepincut dengan VW sejak remaja. Ayahnya, Tony Lesmana, kebetulan merupakan penggemar VW. Dia memiliki bengkel las mobil di Bandung. Ketika Chris ulang tahun ke-17, ayahnya memberi kado mobil VW hitam seri 1303. Sejak itu, Chris getol mengoleksi VW.</p>
<p>Kegemaran Chris muda pada desain juga berdampak pada mobil VW kado dari ayahnya. Dia merombak tampilan VW &#8220;kodok&#8221; tersebut. Interiornya diubah dan eksteriornya dicat ulang. Kemampuannya mempercantik mobil bekas juga dipelajari dari sang ayah.</p>
<p>Menjadi desainer mobil adalah impian Chris sejak kecil. Dia rela melepas kuliahnya di jurusan desain produk Institut Teknologi Bandung (1988-1991) untuk mengejar cita-citanya. Dia membidik Sekolah TInggi Desain Fakultas Desain Industri jurusan desain transportasi di Pforzheim, Jerman. Chris meninggalkan kuliah di ITB untuk belajar bahasa Jerman agar bisa sekolah di Pforzheim.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Baca juga: <a href="https://ilovelife.co.id/blog/joshua-simandjuntak-ajak-pengrajin-kriya-ubah-nasih-lewat-karsa/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Joshua Simandjuntak: Ajak Pengrajin Kriya Ubah Nasib Lewat Karsa</a></strong></p>
<p>Memasuki semester 6 di Pforzheim, Chris praktik selama 6 bulan (1 semester) di pabrik Volkswagen (VW), di Wolfsburg. Ternyata VW puas dengan hasil kerja Chris. Walhasil, pria yang sempat praktik dua bulan di pabrik Audi di Muenchen ini ditawari memperpanjang masa praktiknya satu semester lagi dan menyelesaikan jenjang<em data-redactor-tag="em">diplom-ingenieur</em>&#8211;setingkat master. Tidak sampai di situ, manajemen VW menawari Chris bergabung. Sejak 1997, ia pun resmi menjadi karyawan VW.</p>
<p>Pada 2007, Chris bersama tim, Boris Grell, perancang interior berusia 34 tahun asal Slowakia, dan Susanne Gerken asal Jerman, perancang warna mobil, terpilih untuk mendesain The Beetle. Mereka mengalahkan tujuh proposal lainnya. &#8220;Pokoknya mobil ini mesti kelihatan <em data-redactor-tag="em">cool</em>,&#8221; kata Chris dalam wawancaranya dengan majalah intern VW, <em data-redactor-tag="em">Magazin 02.8</em>.</p>
<p>Hasilnya juga patut diacungi jempol. Mobil bergaya retro tersebut menjadi &#8220;bintang&#8221; di lantai pameran Auto Show Frankfurt dan di The Beetle Premiere Berlin pada 2011.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Baca juga: <a href="https://ilovelife.co.id/blog/tontowi-dan-liliyana-satukan-keberagaman-demi-berikan-emas-untuk-indonesia/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tontowi dan Liliyana: Satukan Keberagaman Demi Berikan Emas untuk Indonesia</a></strong></p>
<p>Kini Chris tinggal bersama keluarganya di Hannover. Dia bekerja 40 jam seminggu dengan waktu istirahat 45 menit setiap harinya. Ia masih menyimpan VW seri lama, yakni 1962, 1967, dan 1971, selain The Beetle ciptaannya. Dia berhasil mewujudkan impian masa kecilnya menjadi desainer mobil.</p>
<p>Seperti kata-kata mutiara dari Bung Karno, kisah Chris mengajarkan agar: &#8220;Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit.&#8221; Tapi tentunya lewat perjuangan keras. Lalu bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda <a href="https://ilovelife.co.id/blog/nila-tanzil-berikan-keberanian-bermimpi-untuk-anak-anak-indonesia-timur/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">berjuang meraih mimpi</a> Anda?</p>
<p>Agar perjuangan mengejar mimpi tersebut lebih maksimal, Anda juga harus tetap memperhatikan kesehatan dengan memiliki asuransi kesehatan. Saat ini tersedia beragam asuransi kesehatan, salah satunya <a href="https://ilovelife.co.id/produk/siap-sehatku" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Siap SehatKu</a> dari Astra Life. Siap SehatKu memberikan manfaat santunan rawat inap hingga Rp 300.000/hari dan perlindungan tambahan terhadap 6 penyakit kritis, termasuk serangan jantung. #AyoLoveLife dengan berkarya dan berbagi untuk kemanusiaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://ilovelife.co.id/blog/membangun-mimpi-masa-kecil-chris-lesmana-berhasil-jadi-desainer-vw-terbaik/">Membangun Mimpi Masa Kecil, Chris Lesmana Berhasil Jadi Desainer VW Terbaik</a> appeared first on <a href="https://ilovelife.co.id/blog">Love Life</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wempy Dyocta Koto: Sukses, Depresi, Bangkit dan Sukses Kembali</title>
		<link>https://ilovelife.co.id/blog/wempy-dyocta-koto-sukses-depresi-bangkit-dan-sukses-kembali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2016 03:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Pejuang LoveLife]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ilovelife.co.id/blog/?p=1553</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Muda kaya raya, tua bahagia” Ungkapan ini banyak diutarakan untuk mengungkapkan hidup ideal yang diimpikan banyak orang. Bagi Wempy Dyocta Koto, setengah bagian awal dari ungkapan ini telah berhasil ia penuhi. Di usia sangat muda dan masih berstatus sebagai mahasiswa, ia telah bekerja sebagai Brand Communication pada perusahaan financial service American Express dan menerima gaji [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://ilovelife.co.id/blog/wempy-dyocta-koto-sukses-depresi-bangkit-dan-sukses-kembali/">Wempy Dyocta Koto: Sukses, Depresi, Bangkit dan Sukses Kembali</a> appeared first on <a href="https://ilovelife.co.id/blog">Love Life</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em data-redactor-tag="em">“Muda kaya raya, tua bahagia”</em></p>
<p>Ungkapan ini banyak diutarakan untuk mengungkapkan hidup ideal yang diimpikan banyak orang. Bagi Wempy Dyocta Koto, setengah bagian awal dari ungkapan ini telah berhasil ia penuhi. Di usia sangat muda dan masih berstatus sebagai mahasiswa, ia telah bekerja sebagai Brand Communication pada perusahaan financial service American Express dan menerima gaji sekitar Rp 300 juta per tahun. Sebuah angka yang luar biasa untuk ukuran 20 tahun lalu. Apakah ia lantas merasa bahagia? Justru sebaliknya, Wempy merasa depresi.</p>
<p>“Apa lagi yang mau saya cari,” ujar pria kelahiran 14 Oktober 1976 ini pada sebuah wawancara dengan media. Meski memiliki aset properti senilai sejuta dolar ketika itu, ia merasa kosong. Kesuksesan yang rasanya datang terlalu mudah membuatnya merasa kehilangan tujuan hidup. Sekitar umur 21-24 tahun, ia merasa mengalami <em data-redactor-tag="em">midlife crisis.</em></p>
<p>“Ketika itu saya sudah nggak punya cita-cita lagi, semua kekayaan dicapai terlalu muda, dan itu jadi masalah besar,” ujar Wempy. Ia tersadar, manusia harus memiliki mimpi dan cita-cita dalam menjalankan hidupnya. Menurutnya, kegagalan terbesar manusia adalah ketika mereka tak memiliki tujuan hidup. Dari sini, putra kelahiran Padang Panjang yang dibesarkan di Australia ini kembali bangkit dari keterpurukan emosional.</p>
<p>Setelah lulus dari kuliahnya, University of Technology Sydney, bungsu dari tiga besaudara ini mendapatkan beasiswa magister dari perusahaan tempatnya bekerja. Ia lantas menyelesaikan gelar Master di usia sangat muda, di awal 20-an.</p>
<p>Dari sini, karirnya terus melesat, termasuk bekerja di perusahaan advertising dan komunikasi WPP Group, yakni OgilvyOne WorldWide dan Young &amp; Rubicam Brands. Di sini, ia memegang sejumlah brand internasional seperti Citigroup, Microsoft, LG dan Samsung. Tuntutan pekerjaan, membuatnya kerap berpindah tempat tinggal di sejumlah kota besar dunia seperti Singapura, Hong Kong, London, San Fransisco dan New York.</p>
<p>Di San Fransisco, Wempy bertemu dengan Baz, enterpreuneur yang menyewa kantor yang letaknya dekat dengan kantor Wempy. Ia sering melihat kenalannya ini kesulitan membayar sewa apartemennya sendiri, namun ia terus terlihat bersemangat. Baz inilah yang menginspirasi Wempy untuk mendirikan perusahaan sendiri.</p>
<p>&#8220;Dia bilang kamu sudah 12 tahun kerja di bidang <em data-redactor-tag="em">marketing advertising</em> dan komunikasi kok belum buka perusahaan sendiri. Awalnya saya cueki, tapi lama-lama kepikiran juga,&#8221; ujar Wempy</p>
<p>Karena terus terpikir mengenai gagasan ini, pada 2009 Wempy akhirnya mengajukan surat resign pada atasannya, namun ditolak. Atasannya berpikir ide Wempy ini gila, mengingat kala itu dunia tengah dihempas oleh krisis ekonomi global.</p>
<p>Tak menyerah, delapan bulan kemudian Wempy kembali mengajukan pengunduran diri, yang kali ini diterima oleh sang atasan. Ia, mendirikan perusahaan konsultannya sendiri, Wardour and Oxford, yang namanya diambil dari nama jalan tempat kantor ini berdiri. Uniknya, mantan atasannya di WPP Group adalah klien pertamanya. Pelan tapi pasti, perusahaannya terus melaju. Kliennya tersebar di Inggris, Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika, dan banyak di antaranya yang merupakan perusahaan dalam daftar Fortune 1000.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga mendapat sejumlah penghargaan seperti <em data-redactor-tag="em">Most Promising Entrepreneur</em> dalam <em data-redactor-tag="em">Asia Pacific Entrepreneurship Awards</em> tahun 2013 dan The World&#8217;s Ultimate &#8216;Social&#8217; Chief Executive Officers dari sebuah agensi komunikasi asal Kanada, Strategic Objective.</p>
<p>Lama dibesarkan di negeri orang, Wempy tak lupa pada tanah kelahirannya, Indonesia. Meski dilahirkan di Indonesia, ia memang telah pindah ke Australia sejak sekolah dasar. Baru pad 1997, ia ‘mencicipi’ budaya Indonesia setelah mendapat beasiswa kuliah selama satu tahun di Universitas Indonesia.</p>
<p>Wempy yang kala itu tak fasih berbahasa Indonesia, memang sempat mengalami gegar budaya. Namun setelahnya, ia malah kepincut suasana dan tradisi kebersamaan di Indonesia. ”Saya merasa inilah akar saya,&#8221; ujar pria yang masuk dalam daftar ‘<em data-redactor-tag="em">40 Under 40’</em> Fortune Indonesia ini.</p>
<p>Salah satu bentuk apresiasinya atas tanah airnya ini, ia kemudian ikut terjun menangani sejumlah merk lokal Indonesia <em data-redactor-tag="em">go international</em> sejak tahun 2010-an<em data-redactor-tag="em">.</em> Beberapa di antaranya adalah Kebab Turki Baba Rafi, Ayam Bakar Mas Mono, Sour Sally, Piramizza dan Bebek Garang.</p>
<p>Tak hanya itu, tahun lalu ia juga meluncurkan <em data-redactor-tag="em">The Wempy Dyocta Koto Award</em>. Dalam penghargaan ini, 12 warga Indonesia terpilih akan dibimbing oleh 12 tokoh Indonesia dan 12 mentor internasional. Sejumlah mentor yang terlibat antara lain Putri Reema Binti Bandar Al-Saud dari Keluarga Kerajaan Arab, CEO Saratoga Capital Sandiaga Uno, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Pendiri Tangan Di Atas Badroni Yuzirman serta aktor dan CEO Gerai Hawa Teuku Wisnu.</p>
<p>“<em data-redactor-tag="em">The Wempy Dyocta Koto Award</em> adalah tanda cinta saya untuk Indonesia, negara di mana saya lahir dan merupakan kewarganegaraan saya,” ujarnya. Dengan penghargaan ini, Wempy menunjukkan, bahwa keberhasilan bukan hanya hasil akhir, tapi juga kebahagiaan saat menjalankan prosesnya.</p>
<p>Baca Juga :</p>
<p><a href="https://ilovelife.co.id/blog/marzuki-kill-the-dj-tinggalkan-popularitas-demi-misi-mulia-di-kampung-halaman/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Marzuki &#8220;Kill The DJ&#8221; Banting Setir Jadi Petani Demi Kampung Halaman</a><br />
<a href="https://ilovelife.co.id/blog/kakaban-trip-ini-sosok-di-balik-kepopuleran-destinasi-wisata-indonesia-timur/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Sosok Di Balik Popularitas Wisata Indonesia Timur</a><br />
<a href="https://ilovelife.co.id/blog/modal-rp200-ribu-antar-theresia-deka-putri-jadi-pengusaha-beromzet-miliaran/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Modal Rp200 Ribu Antar Theresia Deka Putri Jadi Pengusaha Beromzet Miliaran</a></p>
<p>The post <a href="https://ilovelife.co.id/blog/wempy-dyocta-koto-sukses-depresi-bangkit-dan-sukses-kembali/">Wempy Dyocta Koto: Sukses, Depresi, Bangkit dan Sukses Kembali</a> appeared first on <a href="https://ilovelife.co.id/blog">Love Life</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Mengasah dan Mengelola Leadership dari Ainun Chomsun</title>
		<link>https://ilovelife.co.id/blog/belajar-mengasah-dan-mengelola-leadership-dari-ainun-chomsun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2015 19:09:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Pejuang LoveLife]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ilovelife.co.id/blog//?p=611</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nama Ainun Chomsun tersohor sebagai sosok di balik berdirinya organisasi Akademi Berbagi yang kini telah menyentuh tahun ke-5 nya. Namun siapa sangka, ada perjuangan berliku dari sosok ibu satu putri ini yang ia lalui hingga mencapai titik sekarang ini. Sosok perempuan 41 tahun ini pertamakali menjejakkan karir cemerlangnya saat bekerja di NGO. Kenyamanan bekerja dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://ilovelife.co.id/blog/belajar-mengasah-dan-mengelola-leadership-dari-ainun-chomsun/">Belajar Mengasah dan Mengelola Leadership dari Ainun Chomsun</a> appeared first on <a href="https://ilovelife.co.id/blog">Love Life</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Nama Ainun Chomsun tersohor sebagai sosok di balik berdirinya organisasi <a href="https://akademiberbagi.org/">Akademi Berbagi</a> yang kini telah menyentuh tahun ke-5 nya. Namun siapa sangka, ada perjuangan berliku dari sosok ibu satu putri ini yang ia lalui hingga mencapai titik sekarang ini. Sosok perempuan 41 tahun ini pertamakali menjejakkan karir cemerlangnya saat bekerja di NGO.</p>
<p>Kenyamanan bekerja dan karir cemerlang sempat Ainun rasakan hingga akhirnya ia menemui titik pertama terendah dalam hidupnya. Saat dirinya memutuskan untuk berpisah dan menjadi single parent untuk Kika, putri semata wayang yang kini tengah beranjak remaja. Disusul kemudian keputusan keluar dari tempat ia bekerja dan memulai semuanya dari nol. Tahap meninggalkan zona nyaman terasa sangat berat untuk semua orang, termasuk Ainun Chomsun. Salah satu alasan yang membuat Ainun akhirnya mengambil keputusan terberat dalam karir dikarenakan tak merasa bisa berkembang lagi saat berada di zona nyamannya.</p>
<p>Tak hanya jiwa, tapi juga kreatifvtas di dalam dirinya ternyata menuntut untuk terus berkembang. Keputusan besar tersebut juga atas pertimbangan ingin mengawasi; dekat; menyaksikan sendiri perkembangan putri satu-satunya. Tak bisa dipungkiri jika keinginan seorang ibu begitu besar untuk dapat mendampingi sang anaklah yang menggerakkan Ainun dalam setiap keputusannya hingga sekarang ini.</p>
<p>Termasuk ketika akhirnya menjalankan dan memilih pekerjaan sebagai <em>freelancer</em>. Ia tak perlu meninggalkan rumah untuk tetap produktif bekerja. Menurut pernyataan Ainun kepada iLoveLife, salah satu kemewahan sebagai freelancer ialah dapat menyambut sang anak saat pulang sekolah di rumah. Kini, Ainun telah menjalani pekerjaan sebagai <em>freelancer digital communication</em> selama 3 tahun dan mampu sukses meniti karir serta keluarga kecilnya.</p>
<h4>Baca juga: <a href="https://ilovelife.co.id/blog//yasa-singgih-sukses-bersaing-di-pasar-fashion-asia-umur-20-tahun/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Yasa Singgih, Sukses Bersaing di Pasar Fashion Asia Umur 20 Tahun</a></h4>
<p>Dalam masa masa memenuhi hasrat diri untuk berkembang ia merasa harus belajar dari para praktisi di bidang pekerjaan lain. Dari keinginan tersebutlah yang akhrinya mencetuskan dirinya membuat Akademi Berbagi. Organisasi Akademi Berbagi dibuat sebagai media menjembatani para praktisi dan puluhan orang yang ingin langsung belajar. Hal itu akhirnya dibuat karena ide belajar langsung dari praktisi disambut hangat oleh teman-teman di sekitarnya.</p>
<p>Akademi Berbagi sendiri kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta seperti Bali, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Medan, Lhokseumawe, Makassar hingga Gorontalo. Semangat berbagi menjadi landasan Akademi Berbagi semakin berkembang dan hingga kini terus dibuka kelas-kelas rutinnya.</p>
<p>Para peserta atau disebut murid yang kini sudah mencapai lebih dari 5000 murid ini pun bisa mendapatkan ilmu baru secara cuma-cuma dari para ahli. Akademi berbagi selain memperluas persebaran kelasnya juga menambah para guru yang berasal dari berbagai bidang. CEO General Electric Indonesia, Handry Satriago, hingga CEO Tigapijar, Janden Siregar, pun pernah menjadi guru dan berbagi cerita dan tips kesuksesan mereka.</p>
<p>Pada tahun pertama sejak dimulainya Akademi Berbagi telah menerima berbagai penghargaan di antaranya: The Most Inspiring Social Movement &#8211; Klik Hati Award dan The New Alternative &#8211; Editor&#8217;s Choice dari Majalah Rolling Stone Indonesia telah menjadi bukti kesuksesan organisasi yang dirintis oleh Ainun.</p>
<h4>Baca juga:<a href="https://ilovelife.co.id/blog//julianto-eka-putra-mendirikan-sekolah-gratis-penghasil-entrepreneur-muda/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> Julianto Eka Putra, Mendirikan Sekolah Gratis Penghasil Entrepreneur Muda</a></h4>
<p>Bagi Ainun, mendirikan dan membangun Akademi Berbagi merupakan keputusan terbaik yang ia lakukan. Melalui Akademi Bebagi, ia belajar banyak termasuk mengasah leadershipnya dalam mengelola banyak orang. Terlebih ketika kini Akademi Berbagi telah berkembang menjadi organisasi yang kuat. Dari organisasi inilah ia mendapatkan ksempatan dan networking yang luas, di mana salah satunya berkesempatan diundang ke Amerika oleh US Departement of State dan bertemu banyak orang hebat dalam sebulan di negeri Paman Sam.</p>
<p>Berawal dari meninggalkan zona nyamannya, lalu memilih keputusan terberat, berani bermimpi dan mewujudkannya serta memenuhi keinginan diri untuk berkembang hingga akhirnya Ainun berhasil menjadi seseorang yang sukses. Bukan jalan mudah, namun nyatanya memang berhasil dijalani. Kalau Anda bagaimana?</p>
<p>Baca <a href="https://ilovelife.co.id/blog//category/love-life/cerita-tokoh/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Cerita Tokoh lainnya di sini</a>.</p>
<p>The post <a href="https://ilovelife.co.id/blog/belajar-mengasah-dan-mengelola-leadership-dari-ainun-chomsun/">Belajar Mengasah dan Mengelola Leadership dari Ainun Chomsun</a> appeared first on <a href="https://ilovelife.co.id/blog">Love Life</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
