Cara Efektif Mengajarkan Anak untuk Bijak Menghargai Uang

Beberapa anak tumbuh tanpa pemahaman tentang cara menghargai uang, padahal mengajarkan ini adalah salah satu hal yang penting bagi kehidupan mereka.

Ajarkan Uang Pada Anak

Cara Efektif Mengajarkan Anak untuk Bijak Menghargai Uang

Beberapa anak tumbuh tanpa pemahaman tentang cara menghargai uang, padahal mengajarkan ini adalah salah satu hal yang penting bagi kehidupan mereka.

Sebagai orangtua, kita pasti menginginkan hal-hal yang terbaik untuk anak-anak kita, betul? Itulah mengapa kita selalu mengajarkan banyak hal penting dalam kehidupan sebagai bekal masa depan mereka. Namun sayangnya, beberapa dari kita terkadang melewatkan kesempatan untuk mengajarkan salah satu hal yang berperan penting bagi kehidupan mereka, yaitu tentang literasi keuangan.

Satu dari beberapa alasan mengapa hal ini terjadi adalah karena sebagian orangtua menganggap bahwa konsep keuangan lebih baik diajarkan setelah anak sudah mulai dewasa. Sungguh disayangkan, padahal mempersiapkan anak sejak dini untuk melek keuangan adalah hal yang menguntungkan dan juga sangat memungkinkan untuk dilakukan, lho. 

Lalu, bagaimana sih cara orangtua mengajarkan anak agar bijak dalam menghargai uang? Simak ulasan berikut.

Cara Efektif Mengenalkan Konsep Uang Pada Anak

Secara umum, beberapa anak tumbuh tanpa pemahaman yang bijak tentang cara menghargai uang. Mereka hanya tahu bahwa ketika mereka menginginkan sesuatu, maka orangtua akan mengeluarkan uang, membayar, dan membuat apa yang anak inginkan menjadi miliknya. Tentu kita tidak mau melihat anak kita tumbuh dengan anggapan bahwa uang jatuh dari langit, kan? Kita mau anak kita tumbuh dengan pemahaman konsep keuangan yang matang sehingga kelak ia bisa membuat keputusan keuangan yang bijak secara mandiri.

Nah, berikut adalah hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengenalkan konsep uang pada anak sejak dini:

1. Beritahu Fungsi uang

Karena pengenalan konsep uang dilakukan secara bertahap sesuai dengan usia anak, tahapan awal yang bisa kita lakukan adalah dengan mengenalkan bentuk uang. Kenalkan bahwa setidaknya ada dua bentuk uang, yaitu dalam bentuk koin dan kertas. Kenalkan juga bahwa keduanya memiliki nominal pecahan yang berbeda. Kemas aktivitas ini ke dalam bentuk permainan sederhana. Bentuk serta warna uang koin dan kertas yang beragam tentu akan menjadi daya tarik tersendiri untuk anak. 

Tak hanya itu, saat mengenalkan bentuk, kita juga bisa memberikan pemahaman sederhana tentang fungsi uang. Sampaikan bahwa uang bukanlah mainan, melainkan alat tukar yang memiliki nilai dan harus dijaga dengan baik. Ingat, pada tahap pengenalan konsep uang, lakukan aktivitas yang santai, menyenangkan, namun tetap berdampak ya!

2. Beritahu Asal Uang

Rachel Cruze, penulis buku “Know Yourself Know Your Money”, seperti dilansir dari laman nbcnews.com pernah mengatakan bahwa ketika kita mengenalkan konsep uang pada anak, jangan sampai kita lupa menjelaskan salah satu poin penting: Jelaskan dari mana uang berasal. “Ketika kamu bekerja, kamu akan mendapatkan uang. Sebaliknya, jika kamu tidak bekerja, maka kamu tidak akan mendapatkannya.” Menjelaskan dari mana uang berasal dan mengaitkannya dengan pekerjaan akan membuat anak paham bahwa butuh pengorbanan dan kerja keras untuk mendapatkan uang. Hal ini akan membuat anak lebih menghargai uang yang ia dan orangtuanya miliki.

3. Buat Daftar Belanja

Mengajak anak untuk membuat daftar belanja adalah salah satu hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengenalkan konsep uang. Komunikasikan ke anak bahwa setiap minggu atau setiap bulan, ada pengeluaran rutin yang harus kita belanjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Dengan melakukan hal ini, sebenarnya kita juga bisa secara tidak langsung mengenalkan konsep kebutuhan vs keinginan, lho. Hal ini sangat positif untuk mendorong pribadi anak yang lebih menghargai uang. Pastinya kita tidak mau anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang impulsif dan konsumtif, betul?

4. Libatkan Anak Dalam Aktivitas belanja

Setelah membuat daftar belanja, ajak anak untuk langsung terlibat dalam proses belanja, baik secara langsung di supermarket ataupun belanja secara online. Minta anak membelanjakan barang-barang yang sudah ada dan direncanakan dalam daftar belanja. Mengikutsertakan anak dalam berbelanja berarti turun memperkenalkan mereka tentang seluruh proses yang diperlukan, mulai dari mencari, mengambil, memilih sampai dengan membayar belanjaan yang ada. Mendampingi secara langsung bisa memberikan pengalaman dan pelajaran baru kepada anak, seperti memperkenalkan asal-usul dan manfaat dari macam-macam belanjaan yang dipilih, membandingkan kualitas tiap-tiap barang dan juga bersosialisasi di tempat umum. 

Tak hanya secara offline, penting adanya untuk secara langsung melibatkan dan mendampingi anak ketika melakukan transaksi online. Sebagai bentuk pembelajaran atas penggunaan teknologi baru penting untuk membuat anak kita familiar dengan transaksi online. Hal ini sangatlah berguna untuk memperkenalkan berbagai bentuk inovasi, serta mengajarkan proses membandingkan dan bernegosiasi yang terjadi dalam kegiatan jual-beli. Pada akhirnya hal ini juga bisa memberikan rasa  puas dan tanggung jawab tersendiri atas proses yang dilakukan oleh si anak.

Mengenalkan Konsep Mendapatkan Uang dan Menggunakannya Dengan Baik

Mengenalkan konsep uang kepada anak adalah hal penting yang dapat dilakukan orangtua untuk membangun pondasi literasi keuangan anak. Namun, jangan cepat berpuas diri ya, parents. Selain mengenalkan konsep uang, sebagai orangtua kita juga perlu lho mengenalkan konsep bagaimana mendapatkan uang dan menggunakannya dengan bijak. 

Nah, berikut adalah 3 cara mudah yang bisa kita lakukan:

1. Berikan Kesempatan Mendapatkan Uang

Setelah memahami dari mana uang berasal, berikan anak kesempatan untuk mulai terlibat dan belajar tentang bagaimana mendapatkan uang. Benar bahwa memberikan uang saku kepada anak adalah hal yang sangat lazim dilakukan oleh orangtua. Namun tak ada salahnya juga lho memiliki pertimbangan untuk memberikan “upah” atau “gaji” tambahan kepada anak saat mereka menyelesaikan tugas-tugas khusus. Dengan demikian, anak akan belajar secara langsung bahwa dengan bekerja, mereka bisa mendapatkan uang.

2. Buat Permainan Jual Beli

Belajar sambil bermain. Ya, konsep ini juga bisa lho kita terapkan untuk mengenalkan konsep pemasukan dan pengeluaran pada anak secara menyenangkan. Permainan Monopoly adalah salah satu permainan yang berkaitan dengan keuangan yang paling umum dimainkan. Ajak anak dan anggota keluarga yang lain untuk duduk bersama dan bermain. Melalui permainan sederhana ini, anak akan belajar banyak konsep keuangan, mulai dari earning dan spending hingga saving. Tunggu apa lagi? Yuk seru-seruan bareng anak sambil dampingi ia belajar!

3. Ajarkan Untuk Menabung

Spending (mengeluarkan uang) adalah interaksi awal yang biasanya paling sering terjadi di saat awal pembelajaran dan praktik tentang konsep uang. Tidak perlu khawatir jika hal itu terjadi karena memang anak biasanya melihat kita saat mengeluarkan uang. Contohnya seperti saat kita membeli makanan, membayar belanjaan, termasuk saat membelikan anak kita barang yang ia minta. 

Yang perlu kita lakukan adalah menunjukkan ke anak kita bahwa uang tidak hanya dipakai untuk dihabiskan, melainkan juga untuk disisihkan atau disimpan (saving). Libatkan anak untuk terlibat dalam proses penyimpanan uang seperti misalnya dengan mengajak anak ke bank. Biarkan ia melihat bagaimana kita menyimpan dan mengambil uang.

4. Perkenalkan Pentingnya Bersedekah

Bersedekah adalah bentuk empati dan tindakan nyata untuk menolong sesama. Pentingnya bersedekah ternyata tak dimiliki setiap orang, sehingga penting untuk para orang tua memperkenalkan hal ini sejak dini. Kenapa? karena hal ini dapat melatih si anak untuk memiliki perasaan tulus dan ikhlas saat melakukannya, bukan hanya sekedar kewajiban. Mengajari anak untuk bersedekah sejak kecil juga menjadi kesempatan untuk membuat anak belajar mengatur keuangannya, sehingga di masa depan ia tahu bagaimana caranya mengatur pemasukan dan pengeluaran. Di masa depan, si anak diharapkan bisa mendapatkan insting untuk selalu menyisihkan pendapatannya dan bukan sekedar bersedekah jika ada rezeki berlebih.

Be A Good Role Model

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengenalkan konsep uang pada anak dan mengajarkannya untuk menghargai uang tersebut. Bagaimana mendapatkan serta menggunakannya dengan bijak. Namun jangan sampai lupa bahwa semua hal dan pembelajaran yang kita berikan tidak akan ada artinya jika kita tidak menjadi contoh yang baik. Jika kita ingin melihat anak kita tumbuh menjadi pribadi yang bijak mengelola keuangan, maka kita harus tunjukkan hal tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tunjukkan juga bagaimana pengelolaan uang yang bijak akan berdampak positif ke aspek kehidupan yang lain seperti misalnya kesehatan. Dengan pengelolaan uang yang baik, kita bisa mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi, memfasilitasi diri untuk berolahraga secara rutin, liburan untuk menghindarkan diri dari kejenuhan, sampai melindungi diri dengan asuransi kesehatan yang tak hanya penting untuk melindungi kesehatan tapi juga dari resiko finansial di masa depan.   

Agar kamu tidak pusing lagi soal kesehatan kamu, Astra Life menyediakan beberapa produk kesehatan yang dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu dan keluarga, seperti Flexi Health dan Asuransi tambahan Medicare Premier. Flexi Health menawarkan manfaat rawat inap hingga Rp 1 Juta per harinya untuk kamu sehingga kamu tidak perlu pusing lagi saat sakit dan harus opname akibat kelelahan bekerja. Untuk kamu yang sudah berkeluarga, bisa pilih Medicare Premier yang dapat dibeli dengan asuransi unit link dari Astra Life, yang menawarkan manfaat 1 Polis 1 Keluarga, sehingga bisa diurus dengan lebih simpel.

Buat kamu yang ingin mencari tahu lebih lanjut soal proteksi Kesehatan, silakan kunjungi website astralife.co.id untuk melihat berbagai pilihan produk perlindungan lainnya. Jangan lupa juga follow Instagram @AstraLife untuk mendapatkan tips-tips bermanfaat lainnya. Urusan Sehat Jadi Tenang, #iGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Subscribe ke LoveLife Daily Blog untuk mendapatkan newsletter artikel ter-update!

Selamat Anda telah tergabung menjadi subscriber blog LoveLife

Terdapat kesalahan dari permintaan anda. Mohon coba lagi.

Love Life will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.