Ragam Penipuan Online: Dari Bagi-Bagi Link hingga Pamer Kekayaan

Tawaran mendapat tambahan penghasilan dari bisnis atau investasi online memang menggiurkan. Namun, kamu harus hati-hati. Tak jarang tawaran tersebut justru jadi iming-iming yang banyak dipakai dalam modus penipuan online.

Durasi baca: 4 menit

Ragam Penipuan Online: Dari Bagi-Bagi Link Hingga Pamer Kekayaan

Ragam Penipuan Online: Dari Bagi-Bagi Link hingga Pamer Kekayaan

Tawaran mendapat tambahan penghasilan dari bisnis atau investasi online memang menggiurkan. Namun, kamu harus hati-hati. Tak jarang tawaran tersebut justru jadi iming-iming yang banyak dipakai dalam modus penipuan online.

Durasi baca: 4 menit

Perkembangan dunia digital yang semakin pesat memang membuka banyak peluang baru bagi kita. Mulai dari menambah wawasan hingga menambah pundi penghasilan. Kalau kamu aktif di media sosial tentu sering melihat iklan yang seakan menggambarkan peluang meraup penghasilan atau keuntungan dengan sangat mudah. ‘Hanya’ duduk manis di depan komputer atau rebahan bersama gadget. Atau, bagi ibu-ibu banyak juga tawaran yang menggiurkan untuk berbisnis online tanpa harus meninggalkan kewajibannya menjaga anak-anak.

Pamer penghasilan hingga hidup mewah pun seringkali ditonjolkan sebagai contoh sukses kegiatan mereka. Tentu hal itu bisa saja benar. Namun sayangnya ada juga oknum yang memamerkan kekayaan untuk tujuan lain yakni menjerat calon korban agar percaya dengan modus penipuannya. Jika kita tidak berhati-hati, bukannya untung malah menjadi ‘buntung’.

Jadi, modus penipuan online saat ini benar-benar sangat beragam mulai dari tawaran hadiah, menebar pesan berisi link tertentu, hingga yang cukup ramai belakangan yakni pamer ‘kekayaan’ di media sosial untuk menarik minat calon korban.

Hati-Hati Sosialita Gadungan

Sudah menonton film Inventing ‘Anna’ atau ‘Tinder Swindler’? Kedua film yang tayang di platform streaming Netflix itu menceritakan tentang beragam aksi penipuan berkedok sosialita kaya-raya. Dengan berpura-pura memiliki kehidupan yang mewah, kedua tokoh dalam serial itu berhasil mengelabui para korbannya karena menjadi crazy rich palsu.

Dari kedua cerita yang diambil dari kisah nyata itu kita bisa mengambil pelajaran bahwa jangan mudah percaya dengan apa yang ditampilkan di media sosial. Kekayaan yang ditampilkan seseorang di dunia maya bisa saja hanya sebuah kamuflase yang membuat orang ingin memiliki kehidupan seperti itu. 

Pamer kekayaan atau yang sekarang dikenal dengan istilah flexing bisa saja dilakukan sebagai salah satu strategi marketing pelaku penipuan. Membuat calon korban terkesima sehingga menuruti apa saja arahannya agar bisa menjadi kaya seperti dirinya.

Ragam Penipuan Online

Dalam dunia nyata, modus flexing memang cukup mudah ditemui. Apalagi di era media sosial. Terungkapnya kasus penipuan platform trading online abal-abal yang melibatkan sejumlah nama dan dikenal sebagai seorang crazy rich, membuat kita harus semakin waspada dengan ragam penipuan online. Berikut beberapa contoh modus penipuan online yang harus kamu waspadai:

1. Link hadiah atau diskon

Apakah kamu pernah mendapat pesan berisi kiriman link hadiah atau voucher diskon? Namun saat link dibuka, kamu diminta mengisi sejumlah data diri untuk klaim hadiah atau vouchernya. Jika seperti ini, maka kamu wajib waspada. Apalagi jika link tersebut mengarahkan kepada website yang tidak jelas atau mencurigakan. 

Biasanya link tersebut dikirim via whatsapp dengan iming-iming hadiah atau diskon besar, atau kamu diminta untuk menyebarkannya lagi ke orang lain. Sebaiknya kamu hiraukan atau bahkan segera menghapusnya saat kamu menerima link berisi hadiah atau promosi atau diskon. Karena kemungkinan besar link tersebut telah disusupi malware atau virus yang bisa menyalin data-data di ponsel kamu.

2. Meminta kode rahasia

Mendapat kiriman kode OTP (One-Time Password) merupakan hal yang biasa saat ini apalagi jika kita baru melakukan registrasi layanan secara online. Dari mulai layanan e-commerce hingga perbankan. OTP ini merupakan kode rahasia yang tidak boleh disebar ke siapapun termasuk kerabat dan orang yang bekerja di instansi tersebut. Sehingga abaikan saja jika ada orang yang meminta kamu menyebutkan kode OTP, sekalipun dia mengaku-ngaku sebagai staff instansi yang mengeluarkan OTP tersebut. Selain OTP kamu juga perlu waspada jika ada yang meminta tiga digit nomor Card Verification Value (CVV).

3. Selfie dengan identitas pribadi

Berswa-foto atau selfie dengan identitas pribadi biasanya diperlukan sebagai konfirmasi saat kita mendaftar suatu layanan. Namun kamu perlu hati-hati dengan hal ini. Jangan pernang mengunggah foto tersebut ke platform manapun termasuk ke website dan aplikasi yang tidak kamu kenal. Karena orang bisa dengan mudah mendapat rincian data pribadimu dari foto tersebut, atau bahkan foto kamu bisa disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak bertanggung jawab.

4. Transfer dana

Masih ingat dengan penipuan sms: Mama Minta Pulsa? Saat ini tak hanya penipuan minta pulsa saja, tetapi banyak pelaku kejahatan online yang menggiring calon korbannya untuk mentransfer sejumlah dana. Caranya pun bermacam-macam. Yang paling sering adalah mengumumkan menang undian. Namun untuk menebusnya kamu perlu membayar pajak dan ditransfer ke nomor rekeningnya. Penipuan ini tidak hanya melalui teks tetapi juga sering kali melalui telepon.

 

5. Penipuan via email

Jenis penipuan ini juga masih sering terjadi. Biasanya penipu akan mengirimkan pesan melalui surat elektronik tersebut dan meminta kamu membuka sebuah website. Di sana, kamu akan diminta untuk login dan mengisikan username beserta password. Hati-hati dengan hal ini karena mereka sedang mengincar informasi penting berupa username dan password untuk mengakses ke rekening bank atau dompet digital kita.

 

6. Pengambilalihan akun

Jenis penipuan ini biasanya terjadi setelah penipu mendapat data informasi pribadi seseorang. Adapun data informasi itu bisa didapatkan penipu dengan berbagai cara seperti cara di atas. Saat penipu sudah mendapatkan data tersebut, dia bisa mengambil alih akun dan menyamar menjadi dirimu.

7. Penipuan lewat jaringan wifi publik

Saat kamu memakai jaringan wifi publik seperti di restoran, hotel, atau tempat umum lainnya maka kamu perlu berhati-hati saat mengakses internet. Penggunaan internet dengan jaringan publik mudah diretas oleh seseorang terhadap gadget termasuk aplikasi yang biasa dipakai untuk bertransaksi.

8. Penipuan lewat pamer kekayaan lewat media sosial

Seperti yang sudah dibahas di awal, flexing atau pamer kekayaan lewat media sosial bisa menjadi salah satu cara atau strategi penipu untuk menjebak seseorang. Dia sengaja memamerkan sesuatu, seperti kehidupan yang mewah hingga sumbangan bernilai fantastis. Tujuannya, agar orang-orang percaya dengan kekayaan yang dimiliki dan mau mengikuti caranya dalam memperoleh harta.

Tips Mencegah Penipuan Online

Agar terhindar dari beberapa jebakan penipuan di dunia maya, berikut hal-hal yang perlu kamu lakukan:

1. Jangan mudah percaya dengan pesan dari nomor tak dikenal

Kamu harus hati-hati saat menerima pesan dari nomor yang tak dikenal. Apalagi yang mengatasnamakan institusi atau lembaga tertentu. Lakukan konfirmasi kepada institusi terkait atau jika perlu gunakan aplikasi pendeteksi nomor kontak. Termasuk jika kamu mendapat undangan bergabung di sebuah grup Telegram atau WhatsApp dari nomor yang mencurigakan. Segera keluar dari grup dan kamu bisa langsung block nomor-nomor tak dikenal dan mencurigakan tersebut.

2. Jangan asal klik link yang diterima

Biasakan untuk selalu mengecek keamanan website yang akan kamu kunjungi. Caranya, lihat address bar pada browser. Jika  alamat website dimulai dengan https (bukan http) dan terdapat ikon gembok kecil dengan tulisan aman, artinya website tersebut telah  memiliki sertifikat Secure Sockets Layer (SSL) yang melindungi informasi yang kalian masukkan.

3. Gunakan password dengan kombinasi yang unik

Gunakan password dengan tingkat keamanan yang tinggi. Misalnya password dengan kombinasi angka, huruf kapital dan huruf kecil, serta karakter yang tak terlalu pendek. Hindari penggunaan password yang sama untuk beberapa akun dan ubah password tersebut setiap 3-6 bulan sekali.

4. Hati-hati saat menggunakan wifi publik

Tingkatkan kewaspadaan saat kamu menggunakan wifi publik yang tersedia di tempat umum, seperti restoran, hotel, bandara, dan lainnya. Apalagi menggunakannya untuk bertransaksi dan mengakses data penting seperti transaksi m-banking ataupun e-commerce.

5. Jangan mudah tergiur tawaran hadiah

Jangan mudah percaya jika kamu mendapat kabar memenangi sebuah undian atau tawaran diskon fantastis produk tertentu. Konfirmasikan terlebih dahulu informasi tersebut kepada pihak-pihak terkait dan jangan langsung menuruti permintaan pelaku.

6. Rahasiakan kode OTP

Jangan membagikan kode OTP yang kamu terima dari pihak-pihak yang kerahasiaan informasinya perlu kamu jaga, seperti perbankan, aplikasi atau operator seluler, kepada siapapun, termasuk keluarga, kerabat dekat, terutama orang yang tidak dikenal termasuk yang mengatasnamakan karyawan di instutisi penerbit OTP.

7. Hati-hati saat mengunduh aplikasi

Jangan sembarangan mengunduh aplikasi. Jika aplikasi tersebut mencurigakan atau tidak dikenal, bisa saja ada malware yang bisa menyadap data pribadi kita. Oleh karena itu, pastikan kita mengunduh aplikasi yang terpercaya.

8. Jangan mencantumkan identitas diri di media sosial

Kebocoran data bisa terjadi melalui media sosial, oleh karena itu jangan pernah memposting informasi pribadi di media sosial. Kamu juga perlu waspada jika diminta mengunggah foto selfie kamu dengan identitas diri.

9. Aktifkan fitur pengamanan ganda pada perangkat

Fitur keamanan ganda seperti Two-Factor Authentication (2FA) atau verifikasi dua langkah bisa kamu pakai untuk melindungi email, aplikasi pesan, media sosial, situs belanja dan layanan perbankan dari ancaman peretasan. Fitur ini akan menampilkan notifikasi ketika ada pihak lain yang mengakses akun dari browser yang tidak dikenali sistem.

10. Update antivirus secara berkala

Penggunaan antivirus dapat melindungi perangkat dari serangan malware. Untuk itu, sebaiknya selalu update antivirus yang ada di perangkat kamu secara berkala.

11. Jangan mudah percaya dengan sosial media

Kamu perlu berhati-hati dan lebih bijak dalam bersosial media. Jangan mudah percaya semua konten yang ada di media sosial. Karena bisa jadi kenyataannya tak sesuai yang terlihat. Jangan pula mudah tergiur dengan iming-iming besar tanpa upaya yang keras untuk mendapatkannya.

Perkembangan dunia digital yang semakin pesat memang seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi membawa banyak kemudahan bagi kita mengakses informasi dan pengetahuan, termasuk mencari berbagai peluang. Di sisi lain, modus kejahatan online pun semakin beragam.

Selalu lindungi diri kita dengan melakukan check dan recheck segala informasi yang kita terima. Tak hanya tawaran untuk berinvestasi, kamu pun perlu berhati-hati dalam membeli produk melalui dunia maya. Pilihlah produk yang memang sudah memiliki kredibilitas baik dan dari situs resminya.

Bagi kamu yang sedang mencari produk asuransi kesehatan untuk menambah perlindungan diri kamu dan keluarga, kamu bisa kunjungi ilovelife.co.id. Di sana kamu bisa melihat beragam produk asuransi dari Astra Life yang tentunya kredibel untuk kamu miliki.

Flexi Health dari Astra Life bisa menjadi pilihan bagi kamu yang senang dengan fleksibilitas, karena kamu bisa #AturSendiri manfaat perlindungan kesehatan sesuai kebutuhan kamu dan keluarga. Tak tanggung-tanggung, tanggungan rawat inap Flexi Health bisa mencapai Rp 1 juta per harinya.

Jika kamu tertarik untuk mengetahui informasi lebih lengkap tentang Flexi Health atau produk asuransi terpercaya lainnya, kamu bisa langsung kunjungi laman ilovelife.co.id.

Jangan lupa follow Instagram @astralifeid untuk update informasi soal kesehatan, keuangan, dan kehidupan.

Urusan Sehat, Jadi Tenang. #IGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!