Kini WillGoz sukses menjadi salah satu chef ternama di tanah air. Apa saja mantra chef William Gozali raih kesuksesan?

lovelifetalks Chef William Gozali Raih Kesuksesan

Kini WillGoz sukses menjadi salah satu chef ternama di tanah air. Apa saja mantra chef William Gozali raih kesuksesan?

Nama William Gozali tentu tidak asing lagi, khususnya bagi kamu para pecinta kuliner. Pamor pria yang akrab dengan sebutan WillGoz ini mulai melejit sejak ia menjuarai MasterChef Indonesia season 3 pada 2012. Berani (bold) dan semangat (passionate) merupakan dua kata yang tepat untuk menggambarkan pria berusia 29 tahun ini. Lewat sesi #LoveLifeTalks “QnA #DiRumahAja” dari Astra Life yang berlangsung Jumat, 24 April 2020 lalu, William Gozali berbagi kisah tentang bagaimana berani dan semangat (bold & passionate) berhasil membuat Chef William Gozali raih kesuksesan di usia muda. Topik ini dikemas dalam konten berjudul “Berapa Gaji Youtube Gue?” di channel Youtube WillGoz.

Bagi WillGoz, kesuksesan yang ia raih merupakan perjalanan yang panjang. Kecintaannya pada dunia kuliner dimulai sejak ia kecil. Kala itu, ia sering membantu ibunya memasak. “Dari situ, saya merasa masak itu menarik. Saking enaknya masakan ibu saya, saya ingin tahu bagaimana cara memasaknya dan saya suka proses masak-memasak,” tutur ayah dua anak ini. Bermula dari kecintaan terhadap dunia kuliner, kini WillGoz sukses menjadi salah satu chef ternama di Tanah Air. Apa saja kunci sukses WillGoz?

Mantra Chef William Gozali Raih Kesuksesan

1. Berani berjuang di bidang yang disukai

Meski ia suka dengan dunia kuliner sejak kecil, tak berarti WillGoz langsung berhasil di dunia masak-memasak. Tidak banyak yang tahu, ternyata WillGoz pernah ditolak dalam audisi acara MasterChef Indonesia season 2. Menurut WillGoz, kegagalannya saat itu disebabkan karena ia masih malu berakting di depan kamera. Namun, ditolak bukanlah akhir bagi WillGoz. “Saya anti ditolak. Apalagi saya punya skill masak, jadi saya yakin saya pasti bisa di bidang ini,” ujar WillGoz.

Tujuan awal WillGoz mengikuti kontes jago masak ini awalnya hanyalah materi. Hadiah yang menggiurkan membuat dia ingin beradu kebolehan di ajang masak-memasak tersebut. Akhirnya, WillGoz kembali mencoba di audisi season 3 dan kali ini berhasil masuk. Sejak saat itu, WillGoz membuat target bertahap, mulai dari target top 10, top 5, hingga akhirnya jadi juara.

“Tato ini menggambarkan komitmen saya agar tidak boleh gagal, harus ‘tajir’ lewat masak,” kata WillGoz.

2. Visualisasi sukses

Semenjak menamatkan kuliah di Le Cordon Bleu Australia Institute, WillGoz berkomitmen untuk meniti kesuksesan di dunia kuliner. Untuk membulatkan tekadnya tersebut, ia pun menggambar tato tengkorak dan pisau di lengan kanan. “Tato ini menggambarkan komitmen saya agar tidak boleh gagal, harus ‘tajir’ lewat masak,” kata WillGoz.

3. Realistis menentukan target

Meski berani dan semangat dalam bidang yang digeluti, namun menurut WillGoz, setiap orang harus realistis dalam menentukan target. Resep ini ia terapkan ketika memutuskan untuk membuat channel Youtube pada tahun 2018. Kala itu, WillGoz menyiapkan modal cukup besar untuk membuat channel Youtube, mulai dari sewa studio Rp60 juta, kitchen set Rp100 juta, hingga kamera Rp80 juta.

Waktu itu, ia menargetkan harus punya 50.000 subscribers dalam waktu dua tahun. Tak disangka, sebelum genap dua tahun, channel Youtube WillGoz sudah berhasil menghimpun lebih dari 700.000 subscribers. Dengan membuat target seperti ini, kata WillGoz, seseorang akan terpacu untuk mencapainya. Sebaliknya, jika target tersebut tidak tercapai dalam waktu yang ditentukan, maka seseorang harus realistis dan move on pada hal lain yang lebih realistis untuk dicapai.

“Gordon merupakan chef dan selebritas, dua kombinasi yang hanya dia yang punya,” kata WillGoz.

4. Punya tokoh yang menginspirasi

Tokoh yang menginspirasi bisa menjadi semangat bagi seseorang dalam mencapai kesuksesan. Begitu pula dengan WillGoz. Bagi WillGoz sendiri, ada beberapa tokoh yang menginspirasi. Karena ia bekerja di bidang kuliner dan content creation, maka tokoh-tokoh yang menginspirasi WillGoz pun tidak jauh-jauh dari kedua bidang ini.

Pertama, ia kagum akan Mamank Kuliner, sosok pecinta kuliner pinggir jalan yang punya multitalenta, terutama karena ia menghasilkan konten Youtube secara mandiri, mulai dari shooting hingga mengedit sendiri. WillGoz pun terinspirasi oleh Gordon Ramsaychef kenamaan yang tersohor lewat program kompetisi masak MasterChef di Amerika. Meski Gordon terkenal sebagai chef yang sangar dan keras, namun bagi WillGoz, hal itu merupakan salah satu gambaran nyata dunia kuliner penuh kedisiplinan. “Gordon merupakan chef dan selebritas, dua kombinasi yang hanya dia yang punya,” kata WillGoz.

Tokoh yang menginspirasi bagi WillGoz selanjutnya ialah Daniel Schiffervideographer dan content creator yang banyak menghasilkan video kuliner. WillGoz juga banyak belajar dari fotografer dan pembuat film Peter Mckinnon untuk menghasilkan karya videografi yang ciamik.

5. Rencanakan keuangan

Pada sesi #LoveLifeTalks, tak sedikit subscribers yang bertanya soal berapa penghasilan WillGoz dari Youtube. Dengan diplomatis, WillGoz menjawab bahwa penghasilannya saat ini cukup untuk memenuhi semua yang ia inginkan sekarang, seperti tidur enak, makan enak, bisa ganti mobil, dan bisa menggaji karyawan. Lanjut WillGoz, kesuksesan dalam bekerja bukan hanya terletak pada seberapa banyak penghasilan seseorang, tetapi bergantung juga pada cara seseorang mengelola keuangan.

Ia mengakui, mencapai prestasi dan membuka usaha di usia muda membuatnya bisa menghasilkan banyak uang. Agar penghasilan ini tidak menguap sia-sia, WillGoz terbiasa mengelola keuangannya dengan cermat. Pertama-tama, ia akan menggunakan penghasilan untuk menutupi biaya primer seperti sandang, pangan, papan serta enjalani pola hidup yang tidak berlebihan. Dalam hal ini, WillGoz mengaku bukan termasuk orang yang suka menghambur-hamburkan uang. “Saya orangnya tidak suka yang fancy dalam hal berpakaian dan makan. Jadi untuk kebutuhan primer, saya tidak mahal-mahal sekali,” katanya. Setelah kebutuhan primer terpenuhi, barulah ia akan memakai penghasilan untuk kebutuhan sekunder seperti asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

“Saya ingin hidup ini bisa tidur nyenyak, bisa tenang. Dengan membeli asuransi, hidup saya bisa lebih nyaman, tidak perlu khawatir apa yang akan terjadi pada anak dan istri, jika saya wafat. Jadi menurut saya, ketika kamu mampu, maka lebih baik kamu membeli asuransi,” jelas WillGoz.

Ketika kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi, barulah WillGoz berusaha memenuhi kebutuhan tersier. Yang termasuk kebutuhan tersier menurutnya misalnya traveling, beli rumah, ganti mobil, dan ganti studio. Selain ketiga kebutuhan tadi, WillGoz juga selalu mengalokasikan kelebihan penghasilannya untuk membuka usaha baru agar dapat menghasilkan uang kembali. Uang ini kemudian akan ditabung atau kembali digunakan untuk investasi agar senantiasa berkembang.

Jika kamu juga ingin melindungi keluarga tercinta dengan asuransi jiwa, maka salah satu asuransi yang bisa kamu lirik ialah Flexi Lifeasuransi jiwa murni dari Astra Life. Dengan Flexi Life, kamu bisa memperoleh perlindungan hingga Rp5 miliar tanpa cek medis, upgrade dan downgrade perlindungan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu, serta premi efisien karena sesuai dengan risiko yang kamu hadapi setiap tahun. Dengan begitu, kamu bisa meraih sukses sekaligus memastikan keluarga tercinta terlindungi.

Dari kisah chef William Gozali meraih kesuksesan di atas, harapnya semangat kita untuk meraih kesuksesan makin membara.

Be bold, be passionate. #iGotYourBack.

Artikel Lainnya



Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!


Instagram


Facebook


Twitter


Youtube


Linkedin

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!


Instagram


Facebook


Twitter


Youtube


Linkedin