Sudah Tepatkah Pilihan Menu Berbuka Puasa Anda? Temukan Daftarnya di Sini!

menu buka puasa sehat

Puasa. Ibadah yang mengimbau umat Islam untuk tidak makan dan minum, terutama pada bulan Ramadhan ini, merupakan hal wajib yang harus setiap muslim lakukan setiap tahun. Di samping sebagai alat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, puasa memang baik kita jalani karena memiliki manfaat bagi kesehatan. Apabila dikerjakan dengan benar, puasa berfungsi untuk mendetoksifikasi tubuh, menurunkan kadar gula dalam darah, serta menjaga fungsi kerja alat cerna.

Bagaimana tata cara berpuasa yang benar?

Puasa dimulai dari makan sahur. Sahur adalah makan dan minum sesaat menjelang tibanya waktu subuh. Dengan bersahur, tubuh menjadi lebih siap, semangat, dan ringan untuk diajak berpuasa seharian. Namun, pastikan untuk tidak tidur lagi setelah bersahur. Karena tidur setelah sahur justru berisiko menaikkan kadar gula di dalam darah.

Hal berikut yang tentunya penting untuk kita perhatikan adalah berbuka puasa. Setelah menahan lapar dan haus seharian, jadwal berbuka puasa pastinya menjadi momen yang sangat dinantikan. Sayang, sebagian besar dari kita kerap “kalap” saat waktu berbuka puasa tiba. Kita akan menyantap apa saja—terutama menu berbuka puasa yang manis dan dingin—, demi memuaskan selera yang tertahan seharian tadi. Ini membuat esensi puasa yang semula dimaksudkan untuk memperbaiki sistem kerja tubuh malah jadi sebaliknya.

Kalau memungkinkan, lebih baik hindari makanan manis yang berlebihan saat sahur dan berbuka puasa, termasuk kurma. Nabi Muhammad SAW memang mencontohkan kita untuk menyantap kurma sebagai makanan awal saat membatalkan puasa. Namun, yang perlu kita ketahui, dulu Nabi Muhammad SAW lebih sering mengonsumsi kurma dalam kondisi segar.

Hal ini tercermin dari hadist yang disampaikan HR Abu Daud 2356. Disebutkan bahwa “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab sebelum shalat (Maghrib). Jika tidak ada ruthab (kurma muda) maka dengan tamr (kurma matang), jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air putih.”

menu buka puasa

Lalu, makanan apa yang direkomendasikan untuk kita konsumsi waktu membatalkan puasa? Para ahli menyarankan kita untuk memilih makanan yang mudah untuk dicerna, seperti:

1. Air

Sudah jelas, air adalah hal utama yang tubuh kita butuhkan. Tanpa cairan yang cukup, tubuh bisa mengalami dehidrasi. Dehidrasi membuat kita sulit berkonsentrasi, sakit kepala, kelelahan, dan sulit fokus. Oleh karena itu, pastikan Anda meminum satu atau dua gelas air putih sebelum menyantap makanan lain. Air, selain mengembalikan cairan tubuh, juga akan mencegah Anda menderita sakit yang diakibatkan oleh menahan lapar (hunger pain).

2. Buah Segar

Saat berpuasa, otomatis tubuh akan kekurangan energi karena asupan makanan yang kita konsumsi tidaklah sebanyak seperti biasanya. Sebab itu, ketika memilih hidangan berbuka puasa, pastikan makanan pertama yang kita masukkan mengandung cukup banyak energi pengganti tetapi juga tetap mudah untuk dicerna. Pilihannya bisa jus atau buah-buahan segar yang mengandung banyak air, seperti semangka, melon, dan anggur. Hindari buah-buahan seperti jeruk karena dapat menimbulkan reaksi asam di dalam lambung.

3. Sayuran Segar

Sayuran mentah adalah sumber vitamin, mineral, fitonutrien, dan sumber nutrisi lainnya. Sayuran juga mengandung antioksidan yang tinggi. Nah, akan lebih baik kalau sayuran yang Anda konsumsi adalah organik karena tidak mengandung pestisida, herbisida, hormon, antibiotik, dan zat kimia berbahaya lainnya. Cobalah buat segelas jus wortel saat berbuka puasa. Saat menyiapkan, tambahkan sedikit daun seledri atau bit merah untuk menjadikannya segelas minuman bernutrisi. Kalau tidak, boleh juga Anda siapkan semangkuk salad segar berisi selada, tomat, dan mentimun.

minuman buka puasa yang segar

4. Ubi Manis

Bagi sebagian kita, belum puas rasanya berbuka puasa tanpa sesuatu yang “nendang”. Iya, ‘kan? Karena itu, ketika beduk berkumandang, banyak orang yang umumnya langsung mengincar karbohidrat supaya perut terasa berisi. Tidak salah, tetapi juga tidak boleh gegabah. Setelah tubuh beradaptasi dengan buah dan sayuran yang kita konsumsi sebagai pembuka, silakan melanjutkannya dengan karbohidrat. Namun daripada makan nasi, cobalah makan ubi. Ubi mengandung betakaroten, Vitamin C, dan potasium yang dapat menyediakan energi tanpa harus mendorong kadar gula dalam darah naik seperti rollercoaster.

Baca juga: Tetap Sehat dengan Tiga Resep Oatmeal yang Lezat

5. Telur

Selain mudah dicerna dan gampang dikreasikan, telur juga dapat dengan cepat mengembalikan kadar protein dalam tubuh. Sebutir telur mengandung 6 gram protein berkualitas dan kesembilan asam amino penting yang kita butuhkan. Cara mudahnya, siapkan telur menjadi telur rebus atau campurkan bersama sayuran menjadi seloyang quiche yang lezat.

Berikut ini contoh jadwal makan dan minum yang dianjurkan selama berpuasa:

Sahur

  • 03.00 – air putih hangat (bisa ditambahkan perasan jeruk nipis)
  • 03.15 – satu piring buah segar (pepaya, pisang, jeruk, dan apel)
  • 03.30 – segelas air putih
  • 03.45 – makan sahur (karbohidrat, lauk dari protein nabati, dan sayur)
  • 04.15 – segelas air putih

Berbuka puasa

  • 17.50 – jus/smoothie buah segar tanpa gula
  • 18.10 – air putih (1 sampai 2 gelas)
  • 18.30 – makan malam (nasi dan lauk-pauk)
  • 19.00 – shalat Isya
  • 20.00 – air putih (1 sampai 2 gelas)

Lewat pukul 8, sebaiknya hindari makan besar. Jika pun masih lapar, pilih camilan yang sehat seperti buah atau sayur. Tak berbeda dengan waktu lain, “Ketika seseorang mengudap di malam hari — terutama lewat jam makan malam — maka kalori yang masuk akan cenderung disimpan tubuh sebagai lemak daripada dibakar sebagai energi,” ucap Kelly Allison, dari Center for Weight and Eating Disorders di University of Pennsylvania School of Medicine.

Jadi, jangan lagi terpikir untuk menyantap jenis makanan berat seperti roti, goreng-gorengan, dan produk susu, apalagi daging, ya. Jenis makanan tadi hanya akan memicu masalah kalau perut tidak siap menerimanya. Pilihlah makanan sehat yang tidak hanya akan memberikan manfaat ke dalam tubuh tetapi juga terhadap usaha Anda untuk berpuasa.

Sedang berpuasa bukan penghalang untuk tetap semangat menjalani mimpi, kan? Selamat berpuasa dengan tubuh yang lebih sehat!




« | »
Read previous post:
olahraga saat berpuasa
Jangan Mager, Ayo Tetap Olahraga Saat Puasa!

Membayangkan olahraga saat puasa; perut kosong, tenggorokan kering dan badan lemas, rasanya malas sekali, apalagi kalau harus benar-benar melakukannya. Tapi...

Close