10 Tips Aman Berobat ke Rumah Sakit di Masa New Normal

aman berobat ke rumah sakit di masa new normal

Fase new normal memang sudah datang, tapi kita tak boleh berhenti wasapada. Risiko terkena COVID-19 masih ada. Beberapa hal perlu kita pelajari dan perhitungkan kalau kita berada di keadaan yang sangat mengharuskan kita untuk berobat ke rumah sakit.

Tips Aman Berobat ke Rumah Sakit di Masa New Normal

Agar aman berobat ke rumah sakit saat new normal, kamu bisa menjalankan 10 tips berikut ini:

1. Buat janji dengan dokter

Sebelum datang ke rumah sakit, buatlah janji terlebih dahulu dengan dokter. Pastikan jadwal praktek dokter di tempat yang akan kamu tuju. Dengan itu, kamu bisa datang pada waktu yang tepat tanpa perlu lama menunggu dan terkena risiko terpapar virus.

2. Daftar secara online untuk hindari antrean

Untuk menghindari antrean, kamu bisa lakukan pendaftaran atau berobat secara online jika memang layanannya tersedia.

Dengan pendaftaran online, kamu akan mendapatkan nomor urut dan perkiraan waktu jam berapa harus datang ke rumah sakit atau klinik kesehatan. Lalu saat pendaftaran nanti, kamu hanya perlu menunjukkan nomor atau barcode pendaftarannya saja, tanpa perlu mengisi formulir pendaftaran lagi.

Baca Juga: 12 Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum di Era New Normal

12 Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum di Era New Normal

3. Gunakan kendaraan pribadi

Kendaraan pribadi lebih terjamin kebersihannya akan jauh lebih aman ketimbang naik transportasi umum.

Tapi jika terpaksa harus menggunakan transportasi umum, hindari jam sibuk seperti jam berangkat dan pulang kerja. Dengan demikian, kamu bisa menghindari kepadatan penumpang dan naik transportasi umum dengan lebih leluasa.

4. Pakai masker dan bawa hand sanitizer

Tips aman berobat selanjutnya yang tak kalah efektif ialah, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker yang menutupi mulut dan hidung. Penggunaan masker berfungsi untuk mencegah kuman atau virus masuk ke saluran pernapasan. Bawa pula hand sanitizer untuk membersihkan dan membunuh kuman dan virus yang mungkin menempel di tangan.

5. Jawab pertanyaan screening dengan jujur

Setelah tiba di rumah sakit atau klinik kesehatan, petugas medis biasanya akan melakuan screening pada setiap pasien. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan seperti apakah memiliki gejala sakit yang mengarah ke COVID-19, apakah pernah berkontak dengan pasien yang tertular virus tersebut dan lain-lain.

Jawablah pertanyaan tersebut dengan jujur agar petugas medis bisa memberikan tindakan medis yang tepat. Jawaban jujur kamu turut membantu melindungi para petugas medis yang selama ini berada di garda terdepan dalam penanggulangan virus corona.

Baca Juga: The New Normal: Cara Jalani WFO dengan Aman

The New Normal: Cara Jalani WFO dengan Aman

6. Tetap jaga jarak aman

Tips aman berobat selanjutnya ialah mematuhi tanda jaga jarak yang dipasang pihak rumah sakit di kursi ruang tunggu pasien atau tempat lain. Hindari berpindah-pindah tempat duduk. Semakin sering berpindah tempat duduk akan semakin sering kamu menyentuh permukaan yang berbeda. Usahakan untuk menjaga jarak minimal satu meter dengan pasien lain untuk menghindari kontak fisik secara langsung.

7. Hindari berbicara dengan pasien lain

Penularan virus dapat terjadi lewat cairan yang keluar dari mulut dan hidung atau droplet. Cairan tersebut bisa keluar saat orang berbicara, bersin atau batuk. Untuk itu, sangat disarankan untuk tidak berbicara atau mengobrol dengan pasien lain di rumah sakit. Berbicaralah seperlunya hanya jika diperlukan.

8. Jangan pegang benda-benda di rumah sakit

Kita tidak tahu benda-benda yang kita temui di rumah sakit atau klinik kesehatan steril atau tidak. Bisa jadi orang lain yang sudah terkena virus telah menyentuh benda tersebut sebelumnya. Jadi jangan asal menyentuh benda-benda yang ada rumah sakit untuk meminimalisir risiko tertular virus.

9. Cuci tangan dengan sabun

Cuci tangan dengan sabun masih menjadi tips aman berobat yang sangat efektif untuk membunuh kuman dan virus yang menempel di tangan. Jadi agar steril, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun terutama saat baru datang dan setelah selesai berobat.

Rumah sakit dan klinik kesehatan umumnya menyediakan fasilitas cuci tangan di beberapa tempat. Jika tidak, kamu bisa pergi ke toilet untuk cuci tangan dengan sabun.

10. Proteksi diri

Segala upaya harus kita lakukan untuk mencegah tertular virus. Tapi kita juga harus menyiapkan proteksi untuk keuangan kita dengan memiliki asuransi jiwa. Sehingga jika kita amit-amit harus terkena risiko, keuangan keluarga kita tidak akan goyah.

Flexi Life, contohnya. Asuransi jiwa yang akan memberikan keluarga kita dana hingga Rp5 Miliar kalau kita tutup usia karena COVID-19. Harga mulai dari Rp11.600/bulan.

Dengan 10 tips aman berobat ke rumah sakit di atas, semoga kini kamu bisa lebih berhati-hati saat akan berobat ke rumah sakit atau klinik kesehatan. Langkah antisipasi harus dilakukan, tapi tidak perlu takut berlebihan. Karena, cemas dan khawatir berlebihan justru akan memperlemah daya tahan tubuh kamu. Tetap tenang dan rileks. Untuk kebutuhan proteksi, percayakan pada Astra Life yang mendukung kamu lewat #iGotYourBack.

Related Posts

9 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik

Di tengah pandemi sekarang ini, kita tersadar bahwa harta yang paling berharga adalah kesehatan. Banyak orang berusaha m...

Menghargai Nilai Diri Bersama Andhika Diskartes

How much do you value yourself? Kalau harus memberi nilai diri sendiri, berapa angka yang menurut kamu layak? Dala...

Apa Fungsi Uang Pertanggungan (UP) Asuransi Jiwa?

Tahun 2020 bisa dibilang tahun yang selalu dimulai dengan kata "pertama". Pertama tinggal di rumah untuk sekian lama. Pe...




« | »
Read previous post:
Menghargai Nilai Diri Bersama Andhika Diskartes
Menghargai Nilai Diri Bersama Andhika Diskartes

How much do you value yourself? Kalau harus memberi nilai diri sendiri, berapa angka yang menurut kamu layak? Dalam merencanakan...

Close