The New Normal: Cara Jalani WFO dengan Aman

Jalani WFO dengan Aman

Selamat datang di era new normal, di mana kita harus hidup berdampingan dengan virus corona. Masa transisi ini dapat kita lihat pada sebagian perusahaan yang mulai menyarankan karyawan untuk kembali bekerja dari kantor atau work from office (WFO). Dengan berlakunya new normal, masyarakat diharapkan bisa tetap produktif bekerja, namun juga bisa jalani WFO dengan aman.

Cara Jalani WFO dengan Aman

Prokotol Kesehatan saat WFO

Mei 2020 lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kementerian Kesehatan telah merilis sejumlah panduan yang bisa kamu lakukan ketika menjalani new normal, termasuk panduan saat bekerja di kantor. Melalui buku yang berjudul “Serba COVID: Cegah COVID-19 Sehat untuk Semua” ini, BPOM mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan di tempat kerja dengan melakukan protokol bekerja berikut agar kita semua bisa jalani WFO dengan aman.

1. Tetap gunakan masker saat di luar rumah dan di kantor

Ada tiga macam masker yang direkomendasikan oleh BPOM. Pertama, masker kain untuk orang sehat. Kedua, masker bedah untuk tenaga medis dan orang sakit. Dan yang ketiga, masker N95 untuk tenaga medis dan mereka yang kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus corona. Jika kamu dalam kondisi sehat, pastikan kamu memakai masker kain ketika beraktivitas di luar rumah, termasuk ketika ke bekerja di kantor. Waktu pemakaian masker kain yang dianjurkan adalah maksimal 4 jam. Jadi, jika kamu berada di luar rumah lebih dari 8 jam, maka pastikan kamu membawa minimal 3 masker kain.

Setelah memakai masker kain, BPOM menyarankan agar masker tersebut dicuci dengan detergen di air panas bersuhu 60-65 derajat Celsius. Sementara jika kamu memakai masker bedah, maka guntinglah masker tersebut terlebih dahulu sebelum dibuang ke plastic tertutup.

Pelajari: Cara Jaga Kesehatan Tubuh Agar Tidak Tertular COVID-19

2. Siapkan new normal essential kit

Siapkan perlengkapan pencegahan di tas kamu. Perlengkapan ini misalnya hand sanitizer, tisu basah berbasis alkohol, sabun cuci tangan, alcohol swab, atau jika perlu, siapkan pula face shield, sarung tangan, dan sebagainya. Perlengkapan ini bisa kamu gunakan dalam perjalanan menuju dan dari kantor, serta di lingkungan kerja.

Selain itu, agar kamu dan rekan kerja di kantor juga merasa aman dan nyaman, siapkah pula alat-alat makan sendiri di tempat kerja. Alat makan ini terdiri dari piring, sendok, garpu, sedotan, cuci piring, sabun cuci piring, gelas, bahkan jika perlu, tempat minum sendiri. Tujuannya ialah untuk menghindarkan potensi berbagi makanan dengan orang lain dari satu tempat.

3. Hindari pertemuan sosial

Ingat, tujuan bekerja di kantor adalah agar kamu produktif. Sehingga, meski beraktivitas di luar rumah, tetaplah berusaha untuk menghindari pertemuan sosial yang tidak perlu selama di kantor. Contoh pertemuan sosial yang tidak perlu dilakukan saat ini misalnya hangout dengan teman. Tahan dahulu kerinduan untuk bercengkrama dengan orang lain demi kebaikanmu dan keluarga di rumah. Toh, kamu tetap punya opsi untuk bersosialisasi secara virtual melalui video call atau rapat online.

4. Tetap jaga jarak

Menjaga jarak alias physical distancing tetap menjadi salah satu cara efektif menghindari berpindahnya virus. Karenanya, tetaplah menjaga jarak minimal 1 meter dengan rekan kerja. Untuk memastikan hal ini, perusahaan juga dianjurkan untuk melakukan shifting hari kerja di kantor. Sehingga, karyawan dapat ganti-gantian bekerja di rumah dan di kantor, dengan batas maksimal kepadatan kantor sebesar 50%.

Baca juga: Cara WFH Yang Efisien Untuk Keluarga

5. Cuci tangan

Mencuci tangan masih menjadi cara paling efektif membunuh bakteri dan virus yang menempel di tangan. Karena itu, sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik. Lakukan ini terutama setelah menentuh benda-benda asing serta sebelum menyentuh makanan dan wajah.

6. Jaga kebersihan area kerja

Caranya ialah dengan memastikan tidak ada benda dari luar yang berpotensi sebagai tempat menempelnya virus di atas meja jera. Lakukan disinfeksi secara berkala untuk area kerja.

7. Bekerja dari rumah jika sakit

Yang tak kalah penting, jujurlah mengenai kondisi diri sendiri. Jika kamu merasa tidak enak badan atau bahkan sakit, utarakanlah pada atasanmu dan mintalah izin agar kamu bisa bekerja dari rumah. Selain mencegah kondisi diri semakin memburuk, hal ini juga berguna buat kolega kerjamu agar tidak ikut sakit.

8. Lakukan etika ketika meludah, batuk, dan bersin

Jika kamu meludah, batuk, atau bersin, tutuplah seluruh hidung dan mulut dengan tisu. Setelah itu, bungkuslah tisu bekas pakai ke dalam kantung plastic tertutup, lalu buang ke tempat sampah tertutup. Kamu juga disarankan menutup mulut dan hidung dengan bagian dalam siku ketika bersin atau batuk. Setelah itu, bersihkan siku tangan dengan air mengalir dan sabun.

Dapatkan: Cashback #generasi5miliar

Dengan melakukan protokol jalani WFO dengan aman di atas, semoga kamu bisa mengisi masa new normal dengan produktif, serta tetap aman terhindar dari infeksi virus corona. Betul memang protokol kesehatan perlu kamu jalani. Namun, tak bisa dipungkiri kalau kamu juga memerlukan upaya perlindungan untuk berjaga-jaga dan melindungi keluarga.

Di masa new normal ini, proteksi adalah hal yang esensial. Kamu bisa melengkapi diri dengan Flexi Life, asuransi jiwa murni ultra fleksibel dari Astra Life. Flexi Life menyediakan uang pertanggungan hingga Rp5 miliar dengan premi yang terjangkau sesuai dengan tahapan hidupmu. Pastikan kamu, yang sedang bekerja di luar rumah, dan keluarga sudah terlindungi.

#iGotYourBack.

Related Posts

12 Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum di Era New Normal

Fase new normal sudah hadir. Say goodbye to work from home (WFH), kini saatnya banyak dari kita kembali ke kantor. ...

Strategi Siapkan Dana Darurat sebagai Benteng Pertahanan di Masa Pandemi

Pandemi memberi pelajaran berharga tentang pentingnya memiliki dana darurat. Saat kondisi ekonomi tertekan dan pendapata...

3 Alasan Asuransi Jiwa Makin Penting saat Pandemi COVID-19

Selamat datang di masa "the new normal". Saat di mana semua orang mau tidak mau, suka tidak suka, harus berdamai dengan...




« | »
Read previous post:
cara mengakali anggaran keluarga
Gaji Dipotong atau Terkena PHK, Bagaimana Cara Mengakali Anggaran Keluarga?

Kaget, sedih, stres. Mungkin ini yang dirasakan 150.000 orang yang terkena PHK selama pandemi (Kementerian Tenaga Kerja, Kontan, 2020). Kalau kamu...

Close