Efektifkah Menggunakan Masker Rangkap atau Double Masking?

Double masking atau masker rangkap dilansir dapat memperketat filtrasi droplet dari lingkungan sekitar serta dari hembusan nafas kita.

Double Masking

Efektifkah Menggunakan Masker Rangkap atau Double Masking?

Double masking atau masker rangkap dilansir dapat memperketat filtrasi droplet dari lingkungan sekitar serta dari hembusan nafas kita.

Meski vaksinasi semakin gencar,  kenyataannya Indonesia terus mencatatkan angka pasien Covid-19 baru. Data terkini (14/7) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan penambahan kasus positif Covid-19 hingga lebih dari 54ribu orang.

Pentingnya Penggunaan Masker Rangkap

Di tengah kondisi genting ini, seluruh lapisan masyarakat terus berupaya untuk menjaga  kesehatan dan keamanan dengan berbagai cara. Mulai dari rutin berjemur, mengonsumsi makanan dan vitamin, serta berbagai protokol kesehatan lainnya.

Mengutip dari UCSF, disebutkan bahwa saat seseorang mengucapkan beberapa kata sederhana, ada ratusan droplet mulai dari 20 hingga 500 mikrometer. Berangkat dari hal tersebut double masking atau masker rangkap dilansir dapat memperketat filtrasi droplet dari lingkungan sekitar serta dari hembusan nafas kita. Maka, protokol kesehatan masker rangkap ini bisa membuat kamu lebih aman saat terpaksa bepergian ke luar rumah.

Cara Tepat Menggunakan Masker Rangkap

Apabila kamu sering bepergian ke tempat umum yang ramai  sebaiknya pakailah masker rangkap sebanyak dua lapis. Ini penting untuk melindungi diri dari serangan  Covid-19 yang semakin mengganas. Yuk, mari simak aturan penggunaan masker rangkap yang tepat.

Yang Harus Dilakukan

1. Penggunaan Rangkap (Masker Bedah + Masker Kain)

Ketika  menggunakan masker rangkap, pakailah masker bedah terlebih dahulu kemudian lapisi dengan masker kain di bagian luar. Pilihlah masker kain yang terdiri dari beberapa helai kain. Penggunaannya akan semakin meningkatkan efektivitas   masker rangkap. Umumnya masker bedah memiliki 3 lapisan yaitu:

  1. Lapisan luar, yang anti air
  2. Lapisan tengah, yang berfungsi sebagai filter kuman
  3. Lapisan dalam, yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut.

Usahakan mengganti masker lapisan dalam setiap 4 jam sekali. Saat membawa cadangan masker, jangan lupa gunakan tempat tersendiri agar masker tidak kotor saat akan digunakan. Sebisa mungkin, gantilah masker di tempat yang jauh dari kerumunan orang.

2. Penggunaan Tunggal KN95

Masker ini merupakan jenis respirator. Tipe ini dinilai memberikan perlindungan lebih baik dibandingkan masker bedah. Kenapa? karena dapat menyaring partikel besar dan kecil saat digunakan. Masker N95 dirancang untuk memblokir 95% partikel berukuran sangat kecil.

Yang Harus Dihindari

1. Menggunakan Dua Gunakan Masker Bedah

Penggunaan masker rangkap akan lebih efektif apabila mengkombinasikan masker bedah dengan masker kain. Satgas Covid-19 menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan masker bedah secara rangkap. Kenapa? Karena penggunaan rangkap dari kedua masker ini tidak akan menambah filtrasi melainkan hanya menumpuk dua masker yang sama. Alhasil, akan sekedar memberikan hasil yang sama saja.

2. Menggunakan Masker Bedah + Masker KN95

Pada dasarnya fungsi penggunaan masker rangkap ini adalah memberikan kombinasi filtrasi yang berbeda. Pertama, KN95 ini sudah memiliki kemampuan filtrasi yang tinggi yaitu 95%. Kedua, penggunaan rangkap dari kedua masker ini tidak akan menambah filtrasi. Alhasil, hanya menjadi tidak efisien.

Tips Pemakaian Masker Rangkap

1. Cuci Tangan Sebelum Memakai Masker dan Setelah Melepas Masker

Hindari menyentuh bagian tengah masker saat menggunakan dan melepas masker.

2. Pastikan Ketetatan Masker

Mohon untuk memastikan kedua masker yang kamu gunakan menutupi seluruh area hidung dan mulut. Pastikan bagian atas masker tidak berongga. Begitu pula untuk area bawah mulut yang biasanya sering luput. Dilarang gunakan masker kain yang sudah kendor ya. CDC juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengikat tali masker yang tidak kencang serta melipat bagian masker di area wajah yang mungkin kendor. Dengan melakukan ini, dapat menghalau virus Corona hingga 96% lho.

3. Pastikan Menekan Kawat Penyangga masker

Seringkali ada orang yang menggunakan masker sekedarnya. Masker sudah menutup dagu dengan sempurna tetapi bagian atasnya hanya tercantol di ujung hidung. Ini menjadi berbahaya karena ada rongga yang terbuka di area lekukan hidung. Jangan lupa, menekan kawat penyangga sehingga masker menutup dengan sempurna.

Efektivitas Masker

Hadirnya varian Delta pada virus Covid-19 yang disinyalir lebih berbahaya dari varian sebelumnya, membuat masyarakat semakin was-was. Masker rangkap pun dinilai dapat menjadi salah satu solusi preventif dalam menekan laju penyebaran varian Delta.

Menurut publikasi oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat, menggunakan masker rangkap dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 90% . Hal ini disebabkan oleh banyaknya lapisan kain masker ternyata dapat menahan partikel virus yang hendak masuk ke area hidung dan mulut.

Lebih lanjut, CDC AS juga merilis survei terkait efektivitas penggunaan masker dalam menurunkan risiko tertular virus Covid-19. Berikut adalah data yang diberikan tentang efektivitas dari penggunaan masker berlapis:

1 Lapis

Penggunaan 1 lapis masker kain biasa atau masker bedah memiliki risiko tertular sebesar 60%. Masker kain disebutkan mampu memberikan perlindungan sekitar 50-70%. Di sisi lain, masker bedah dinyatakan dapat menyaring sekitar 80-85% partikel yang terhirup.

2 Lapis

Penggunaan kombinasi 2 lapis masker atau rangkap berupa masker bedah plus masker kain dapat menurunkan risiko penularan hingga 20%. Dengan filtrasi yang sudah ada, kombinasi keduanya mampu meningkatkan perlindungan hingga 96,4%. Mengapa demikian? karena masker bedah biasanya terpasang longgar dan masih menyisakan celah di atas hidung dan di pipi. Akibatnya, masih ada partikel udara maupun droplet yang bisa masuk dari celah ini. Selain itu, masker bedah yang longgar juga mudah melorot ke bawah hidung.

Berbeda dengan masker bedah, masker kain umumnya dapat diatur kekencangannya dan pas dipakai di wajah. Oleh karena itu, kombinasi antara masker bedah dan masker kain bisa memberikan perlindungan yang lebih baik.

Ciri-ciri Masker Layak Pakai

Tentu saja kita tak ingin usaha double masking atau masker rangkap ini sia-sia akibat kelalaian dan ketidaktahuan dalam memilih masker. Untuk masker bedah, kamu perlu memastikan masker tersebut sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan RI ya. Kamu bisa cek di box atau kemasannya.

Untuk masker kain, upayakan tidak memilih masker dengan bahan kain tipis dan menerawang. ​​Tidak dianjurkan menggunakan masker scuba atau buff karena begitu masker tersebut ditarik pori-porinya akan terbuka lebar. Masker tersebut tidak memenuhi syarat. Pilih juga masker kain yang memiliki beberapa lapis (umumnya 3 lapis) atau dapat ditambah tisu di dalamnya.

Selain itu, tolong pastikan tak ada lubang dan kotoran yang menempel pada bagian dalam masker sebelum kamu gunakan. Cucilah setiap hari masker kain setelah digunakan. Kalau masker bedah, kamu bisa menggunakannya sampai dengan 5 hari berturut-turut. Cukup jemur di udara terbuka setelah menggunakannya, tapi jangan dicuci ya.

Pandemi virus Covid-19 ini nampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Tetapi, kita tetap harus tetap siaga dalam memproteksi kesehatan diri dan keluarga. Kekhawatiran tentu akan terus muncul di hari-hari yang akan datang, sehingga kita perlu siap.

Kesehatanmu Tanggung Jawab Mu

Dengan komitmen memberikan perlindungan menyeluruh, Astra Life menyediakan beberapa produk kesehatan yang dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu dan keluarga, seperti Flexi Health.

Flexi Health menawarkan manfaat santunan rawat inap hingga Rp 1 Juta per harinya untuk kamu sehingga kamu tidak perlu pusing lagi saat pendapatanmu berkurang karena sakit dan harus opname. Dan tak hanya itu, dapatkan juga manfaat tambahan lainnya seperti Santunan Rawat Inap ICU, Penggantian Biaya Pembedahan dan manfaat tambahan lainnya agar kamu tetap tenang dalam urusan kesehatan.

Yuk kunjungi ilovelife.co.id untuk info lebih lanjut terkait produk Astra Life dan ikuti Instagram @AstraLife agar tak ketinggalan tips menarik seputar kesehatan dan keuangan.

Urusan Sehat, Jadi No Worries! #IGotYourBack

 

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!