Sembuh dari Virus Corona? Pastikan Kamu Lakukan Hal-hal Ini

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, tentu sebagian besar dari kita ingin kembali ke kehidupan normal seperti saat sebelum kita terinfeksi.

Sembuh Dari Corona Apa Yang Harus Dilakukan

Sembuh dari Virus Corona? Pastikan Kamu Lakukan Hal-hal Ini

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, tentu sebagian besar dari kita ingin kembali ke kehidupan normal seperti saat sebelum kita terinfeksi.

Untuk kamu yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, selamat ya! Akhirnya setelah menjalankan proses perawatan, kamu bisa dinyatakan sembuh. Tapi please jangan terlalu senang dulu dan tetap waspada. Meski sudah dinyatakan sembuh, bukan berarti kamu kebal, bisa lebih santai menjalani masa pandemi, dan tak mungkin kembali terinfeksi Covid-19 untuk kedua kalinya, lho.

Terlebih lagi, saat ini kita dihadapkan dengan muncul dan menyebarluasnya virus corona B.1.617.2 atau yang juga dikenal dengan varian Delta. WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa varian yang lebih mudah menular ini, telah teridentifikasi dan menyebar di berbagai negara di dunia – termasuk di Indonesia. Tentu kamu berharap tidak akan terinfeksi Covid-19 untuk kedua kalinya, kan? Tapi jika tidak terus berhati-hati, siapa yang bisa menjamin?

Artikel ini akan menjabarkan tentang hal-hal apa saja yang harus kamu lakukan setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Simak ulasannya ya!

Waspada Gejala Lanjutan Covid-19

Dalam situs resminya, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyampaikan bahwa para penyintas Covid-19 kerap mengalami gejala lanjutan setelah dinyatakan sembuh. Gejala tersebut adalah kondisi dimana mereka mengalami masalah kesehatan dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing. Ada yang mengalaminya selama satu atau dua minggu, namun ada pula yang memiliki gejala lanjutan ini selama berbulan-bulan setelah terinfeksi. 

Beberapa bentuk gejala lanjutan yang ada diantaranya: 

-Kelelahan

-Kesulitan berkonsentrasi

-Sering pusing

-Kehilangan indra penciuman dan perasa

-Jantung berdebar cepat

-Sesak napas

-Nyeri dada

-Nyeri sendi dan otot

-Batuk

-Demam

Jika nantinya kamu mengalami gejala-gejala di atas, tidak perlu khawatir yang berlebihan ya. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan perawatan yang sesuai. Sebelum diberikan tindakan, kamu akan diperiksa secara menyeluruh untuk mengetahui apakah keluhan yang kamu alami disebabkan oleh faktor fisik atau psikologis.

Perawatan Setelah Sembuh Dari Covid-19

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, tentu sebagian besar dari kita ingin kembali ke kehidupan normal seperti saat sebelum kita terinfeksi. Namun sayangnya, beberapa dari kita kadang justru cenderung mengabaikan protokol kesehatan dan tak lagi berhati-hati. Alhasil, proses pemulihan pun berjalan lambat. Nah, sebenarnya selain pemantauan dan perawatan medis, ada setidaknya 4 hal yang bisa kamu lakukan lho untuk memaksimalkan proses pemulihan dari Covid-19. Berikut adalah keempat hal tersebut:

1. Istirahat Cukup

Penting bagi penyintas Covid-19 untuk memiliki waktu istirahat yang cukup pada masa pemulihan. Hal ini karena tidur yang cukup adalah salah satu cara yang efektif untuk mengembalikan dan menjaga daya tahan tubuh. Namun, mesti diingat bahwa selain kuantitas atau waktu tidur yang cukup, kamu juga harus perhatikan kualitas tidurmu. Usahakan untuk bisa selalu tidur nyenyak tanpa gangguan. Kombinasi kuantitas dan kualitas istirahatmu akan memberi pengaruh yang sangat positif pada proses pemulihan yang sedang kamu jalani.

2. Makan Makanan Bernutrisi

Makanan bernutrisi yang kamu konsumsi sehari-hari setelah sembuh dari Covid-19 akan mempercepat proses pemulihanmu. Pilihan makanan yang tepat akan mengembalikan tenaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Konsumsilah makanan-makanan sehat yang mengandung vitamin C, vitamin E, karotenoid, dan asam lemak omega 3. Untuk sementara waktu, hindarilah jenis makanan dan minuman yang tidak direkomendasikan para dokter dan ahli gizi seperti makanan kaleng, makanan yang terlalu banyak mengandung daging merah, makanan yang digoreng, minuman manis, dan juga alkohol.

3. Melakukan Olahraga

Bagi sebagian orang, olahraga bukanlah hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Namun jika kamu berada dalam masa pemulihan Covid-19, sempatkanlah melakukan olahraga yang teratur. Lakukan jenis-jenis olahraga ringan selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Olahraga yang rutin akan memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh yang pastinya akan sangat bermanfaat bagi proses pemulihanmu. Ingat, jangan paksakan diri untuk melakukan olahraga berat yang terlalu melelahkan ya. Juga pastikan bahwa kamu tidak berolahraga di tempat yang ramai.

4. Latihan Pernapasan

Latihan pernapasan pada masa pemulihan akan mampu membantu kamu meningkatkan kemampuan paru-parumu seperti sedia kala. Beberapa bentuk latihan pernapasan yang bisa kamu lakukan diantaranya: 

  1. Deep Breathing – Dalam metode pernapasan ini, kita diharapkan menarik napas dalam dari hidung, menahannya selama beberapa detik, dan menghembuskannya dari mulut secara perlahan. 
  2. Humming – Bersenandung saat menghembuskan napas juga menjadi rekomendasi dalam latihan pernapasan pada masa pemulihan. Aktivitas ini membangun dan memperbaiki sistem saraf serta melebarkan pembuluh darah sehingga tubuh menerima lebih banyak oksigen.
  3. Proning – Latihan pernapasan ini dilakukan dengan cara tengkurap. Posisi seperti ini membuat kita bisa mengatur napas dengan stabil serta meningkatkan oksigenasi paru-paru

Waktu Vaksinasi Yang Tepat Bagi Penyintas Covid-19

Merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/II/368/2021 dan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), penyintas Covid-19 dapat divaksinasi setelah 3 bulan sejak dinyatakan sembuh. Sebuah studi menunjukan bahwa antibodi penyintas Covid-19 dapat bertahan selama 6-8 bulan setelah sembuh, namun hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Pasalnya, masih ada kemungkinan bahwa seseorang yang telah terinfeksi virus corona bisa kembali terjangkit meski sebelumnya sudah pernah sembuh dari Covid-19. Dengan vaksinasi, kekebalan tubuh akan menjadi lebih kuat dan risiko terkena infeksi virus akan menjadi lebih kecil.

Sebagai ilustrasi, vaksin Covid-19 Sinovac yang digunakan pemerintah akan bekerja secara 60% di 14 hari setelah suntikan pertama. Setelahnya itu akan dilakukan penyuntikan kedua, hingga vaksin dapat bekerja secara optimal, setelah 28 hari sejak suntikan pertama.

Waktunya Refleksi Diri

Setelah mengenali gejala lanjutan Covid-19 dan melakukan 4 hal sederhana di atas, kamu juga disarankan untuk melakukan refleksi diri. Coba ingat-ingat lagi bagaimana awalnya kamu terinfeksi. Apakah kamu tidak rajin mencuci tangan? Apakah kamu sering pergi ke tempat ramai? Ataukah karena kamu tidak menggunakan masker dengan benar? 

Melakukan refleksi diri akan membantu kamu untuk belajar dari pengalaman yang pernah terjadi. Kamu pun diharapkan memiliki kesadaran diri yang tinggi dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kurangi atau bahkan hilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang pernah kamu lakukan. Ingat, jangan karena sudah dinyatakan negatif, kamu bisa seenaknya karena merasa sudah kebal dari infeksi virus ya. 

Komitmen Melindungi Diri

Langkah terakhir yang harus kamu lakukan adalah berkomitmen menyayangi dan melindungi diri. Belakangan ini, penyebaran Covid-19 di Indonesia terus melonjak tinggi dan rekor kasus harian pun masih tercipta. Bahkan pada 21 Juni 2021 lalu Indonesia sempat mencatatkan kasus harian tertinggi nomor 2 di Asia menurut data dari ourworldindata seperti dilansir di akun Instagram @pandemictalks. 

Benar bahwa pandemi ini telah berlangsung dalam waktu yang lama. Ada rasa rindu yang mendalam untuk bisa beraktivitas secara normal lagi, seperti pergi kemana-mana tanpa masker, berkumpul dengan teman atau keluarga di café, berolahraga di tempat terbuka secara berkelompok, dll. Namun kita harus sama-sama sadar bahwa semua ini belum usai. Kita harus berkomitmen melindungi diri dengan terus menjaga protokol kesehatan dan menjalani gaya hidup sehat. 

Agar lebih merasa aman, kamu juga bisa ikut memberi perlindungan kesehatan untuk diri dan keluargamu. Ada beberapa pilihan asuransi dari Astra Life yang bisa kamu pertimbangkan lho.

Miliki Medicare Premier asuransi tambahan yang dapat dibeli dari AVA iBright Protector, asuransi berbasis unit link dari Astra Life. Asuransi ini memiliki kenyamanan dan prioritas sebagai sebuah asuransi kesehatan seperti layanan privat ‘one bed & one bathroom’ cocok untuk kamu yang ingin mencari proteksi komprehensif. Medicare Premier juga memberikan kemudahan melalui 1 Polis 1 Keluarga, jadi kamu tidak perlu pusing lagi membayarkan beberapa polis asuransi dan seluruh keluarga memiliki perlindungan, kenyamanan dan prioritas yang sama.

Jika kamu ingin melihat alternatif pilihan perlindungan kesehatan lainnya, kamu bisa langsung kunjungi astralife.co.id. Jangan lupa juga follow  instagram @AstraLife untuk mendapatkan tips-tips bermanfaat lainnya. Urusan Sehat Jadi Tenang, #iGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!