Ini Alasan Kenapa Pencari Nafkah Harus Memiliki Asuransi Jiwa

Suami dan Asuransi Jiwa

Dalam sebuah keluarga, pencari nafkah, baik suami ataupun istri, berperan penting dalam memastikan kebutuhan anak dan istri tercukupi, terutama kebutuhan keuangan. Bukan hanya untuk saat ini saja, keuangan keluarga juga harus dipersiapkan untuk masa depan, agar dapat mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi yang menyebabkan pencari nafkah berhalangan sehingga berdampak pada masalah keuangan.

Terlebih bila di dalam sebuah keluarga, ada anak atau salah satu pasangan yang tidak bekerja. Ini berarti, secara finansial, istri juga bergantung sepenuhnya pada sang pencari nafkah. Karena itu, seorang pencari nafkah harus mempersiapkan perencanaan keuangan untuk saling mengingatkan kepada pasangan akan lebih baik, untuk menjaga masa depan keluarga.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Ibu Rumah Tangga Harus Mulai Berinvestasi

Asuransi jiwa untuk suami: jangan tunda lagi! 

Dalam keluarga pencari nafkah, kebutuhan proteksi jiwa adalah hal yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Anda perlu meminimalisasi guncangan finansial apabila sebagai pencari nafkah tidak bisa lagi bekerja.

Hal lain yang menjadi alasan kenapa harus memastikan suami untuk memiliki asuransi jiwa, karena berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), angka harapan hidup bagi wanita di Indonesia ternyata lebih lama dibandingkan pria. Dari data tersebut, angka harapan hidup bagi wanita bisa mencapai 71 tahun, sedangkan pria hingga 67 tahun.

Makanya, proteksi dengan membeli asuransi jiwa adalah cara untuk meniminalisir segala risiko. Ini merupakan bentuk paling nyata yang harus disiapkan untuk melindungi keluarga dari segala risiko keuangan di masa depan. Uang Pertanggungan dari asuransi jiwa yang cair dapat digunakan oleh keluarga untuk melanjutkan hidup.

Memang, sih, di kantor mungkin sudah memiliki program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan juga Iuran Pensiun yang berfungsi sebagai santunan kematian untuk ahli waris. Namun, nilainya belum tentu memadai. Jadi, akan lebih baik bila Anda segera melengkapi kebutuhan proteksi tersebut dengan membeli asuransi jiwa untuk pribadi.

Baca juga: 5 Pandangan Salah Kaprah tentang Asuransi

Mari melihat contoh berikut.

Misalnya Anda saat ini berusia 34 tahun dengan dua anak, di mana yang terkecil masih berusia 3 tahun. Asuransi jiwa yang dibutuhkan paling tidak harus bisa menutup kebutuhan hingga anak terkecil bisa mandiri atau selesai menempuh pendidikan. Dengan begitu, tenor asuransi jiwa yang Anda butuhkan minimal 20 tahun.

Nah, sekarang misalnya penghasilan Anda adalah Rp10 juta per bulan. Dengan metode penghitungan Human Live Value, kebutuhan Uang Pertanggungan asuransi jiwa yang dibutuhkan keluarga Anda adalah Rp10 juta x 20 tahun x 12 bulan = Rp 2,4 miliar.

Kebutuhan dana yang cukup banyak itu tentu tak bisa dikumpulkan dalam waktu sekejap. Sehingga, ada baiknya tidak menunda lagi untuk mengikuti program asuransi jiwa. Selain pembayaran premi asuransi jiwa akan lebih ringan, Anda juga dapat lebih tenang karena keluarga sudah mendapatkan jaminan keuangan, jika suami sebagai tertanggung tak bisa lagi memenuhi kebutuhan nafkah keluarga.

Ada berbagai macam program asuransi jiwa yang bisa diikuti. Namun, akan lebih baik jika Anda memilih asuransi jiwa ultra fleksibel, yang mana nilai Uang Pertanggungan dan masa pembayaran dan periode perlindungan bisa Anda #AturSendiri sesuai kebutuhan dan kondisi finansial keluarga.

Adakah asuransi jiwa yang sefleksibel itu? Jawabnya adalah: Flexi Life, asuransi jiwa ultra fleksibel dari Astra Life, pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Flexi Life: asuransi jiwa paling mengerti hidup Anda 

Banyak produk asuransi jiwa yang ditawarkan di Indonesia, namun baru satu saja yang memberikan kemudahan menentukan premi dan Uang Pertanggungan sefleksibel Flexi Life. Asuransi jiwa ini bisa Anda miliki mulai dari masa perlindungan satu tahun.

Flexi Life juga bisa Anda dapatkan dengan Uang Pertanggungan hingga Rp5 miliar. Dengan masa perlindungan yang bisa Anda pilih hingga usia 85 tahun. Selain itu, proteksi jiwa ini bisa Anda dapatkan tanpa syarat cek medis.

Baca juga: Kenali Macam-macam Asuransi untuk Anda yang Sudah Berkeluarga

Selain itu, keunggulan utama dari Flexi Life adalah fleksibilitas yang diberikan pada Anda untuk menentukan premi dan Uang Pertanggungan sesuai kondisi finansial.

Sebagai contoh, Anda seorang ayah muda berusia 32 tahun dan membutuhkan Uang Pertanggungan sebesar Rp1 miliar. Dengan Flexi Life, Anda cukup mengeluarkan uang premi Rp282.000 per bulan untuk mendapatkan perlindungan selama setahun dengan nilai Uang Pertanggungan Rp1 miliar.

Suatu saat apabila sedang membutuhkan dana lebih untuk sekolah anak, Anda dapat memperpanjang masa pembayaran premi agar lebih terjangkau.

Keunggulan lainnya adalah fitur e-claim yang memungkinkan Anda melakukan klaim 100% online. Flexi Life cocok menjadi perlindungan jiwa bagi keluarga karena fleksibilitas yang ditawarkan membantu Anda leluasa memenuhi kebutuhan proteksi keluarga.

Dengan proteksi yang lengkap untuk suami tercinta, kestabilan finansial keluarga bisa lebih terjaga. Ayo mom, ajak suami lengkapi proteksi keluarga!




« | »
Read previous post:
Flexi Life
Yuk, Kenalan dengan Flexi Life: Asuransi Ultra Fleksibel Pertama di Indonesia

Ketika dulu masih kecil, kita mungkin sering berangan-angan supaya lekas besar sehingga bisa lebih leluasa mengatur hidup sendiri. Namun, begitu...

Close