Pelajaran Hidup dalam Serial Drama Korea Start-Up bagi Kamu yang Merintis Usaha

Belajar bisa dari mana saja, termasuk drama Korea. Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari perjuangan para tokoh di “Start-Up” dalam merintis usaha?

serial-start-up-suzy-bae

Pelajaran Hidup dalam Serial Drama Korea Start-Up bagi Kamu yang Merintis Usaha

Ini adalah rangkuman artikel versi Mobile. Buatlah sekitar 1-2 kalimat untuk rangkuman artikel untuk membimbing pembaca mengerti isi artikel.

Belajar bisa dari mana saja. Tak melulu dari sekolah atau buku, kamu bahkan bisa memetik pelajaran berharga dari tontonan seru yang jadi favoritmu. Bagi pecinta serial drama Korea, kamu beruntung lho. Sejumlah drakor alias K-Drama memiliki ide cerita yang sangat realistis dan relevan dengan kehidupan nyata. Salah satu drakor yang bisa jadi ladang ilmu bagi kamu adalah “Start-Up”.

Mengisahkan Seo Dal Mi yang diperankan oleh Bae Suzy, ikut sebuah acara kontes untuk menyabet kesempatan memimpin start-up di Sandbox, Sillicon Valley-nya Korea. Ini adalah tempat impian bagi mereka yang ingin merintis usaha. Pilihannya jatuh pada Samsan Tech, sebuah start-up yang telah didirikan oleh Nam Do-san (Nam Joo Hyuk), bersama Lee Chul San, (Yoo Sun Bin), dan Kim Yeong San (Kim Do Wan).

Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari perjuangan para tokoh di "Start-Up"?

Jangan takut mencari dukungan untuk mewujudkan mimpi

Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini jika kamu berusaha. Kiranya itu yang bisa kamu lihat dari perjalanan Seo Dal Mi. Awalnya dia diremehkan oleh dua orang di Samsan Tech, yakni Lee Chul San dan Kim Yeong San. Itu lantaran Dal Mi yang cuma tamatan SMA. Dia terpaksa drop-out dari Universitas dan berjualan untuk membiayai hidup demi membantu neneknya. Padahal dia punya mimpi untuk menjadi seperti Steve Jobs.

Tidak sepeti Do San mendukung penuh keterlibatan Dal Mi di perusahaannya, dua kawannya tersebut merasa perempuan ini tidak pantas menjadi CEO di Samsan Tech. Tapi, Dal Mi tidak gentar. Dia tidak takut mencoba hal baru demi menggapai mimpinya dan merancang aplikasi terbaik yang dia bisa.

Kegigihan Dal Mi berbuah hasil. Seorang pengusaha muda sukses yang menjadi mentor di Sandbox, Kim Seon Ho (Han Ji Pyeong), menegur trio San dan meminta mereka membiarkan Dal Mi mempresentasikan rancangannya. Ji Pyeong pun menunjukkan sikap berani mengambil risiko, demi melihat sebuah peluang dari potensi seseorang yang baru. Hasilnya, presentasi Dal Mi berhasil memikat para juri di Sandbox.

Mimpi harus disertai perencanaan

Kamu boleh bermimpi, tapi seperti apa cara kamu mewujudkannya itu harus diawali dengan langkah nyata. Mewujudkan mimpi itu bisa kamu mulai dengan membuat perencanaan awal. Kira-kira begitulah pesan yang bisa kamu pelajari dari serial drakor Start-Up.

Pesan penting ini bisa kamu tonton di awal cerita, saat Han Ji Pyeong sebagai mentor Samsan Tech memarahi tim yang masih dikepalai oleh Nam Do San. Mereka terhambat mengembangkan bisnis itu karena tidak memiliki business plan yang jelas. Hal ini berubah setelah kehadiran Dal Mi. Kamu bisa belajar bagaimana mereka melakukan riset awal. Mereka berusaha memahami situasi pasar agar produk teknologi yang mereka hasilkan relevan dengan masyarakat.

Kamu boleh bermimpi, tapi seperti apa cara kamu mewujudkannya itu harus diawali dengan langkah nyata.

Membangun dream team

Pelajaran penting lainnya yang bisa kamu petik dari Start-Up adalah bagaimana kamu membangun tim kerja agar bisnismu bisa sukses. Memilih rekan kerja sangat penting, apakah kamu bisa membangun dream team yang membawa kepada kesuksesan atau sebaliknya.

Ini juga sekaligus mengajarkan kamu bahwa kesuksesan tidak bisa diraih sendirian. Kamu perlu berjuang bersama orang-orang yang tepat. Maka, memilih rekan kerja yang pas untuk tim pun tidak bisa kamu lakukan asal-asalan. Tidak bisa hanya didasarkan pada pertimbangan kamu kenal atau berteman dengan orang itu. Kamu perlu yakin akan kualitas dan kompetensi orang tersebut.

Jangan menyerah saat hadapi tantangan

Dal Mi adalah sebuah sosok tangguh yang memberikan kamu inspirasi untuk berjuang dalam hidup. Bagaimana kehidupannya yang berat tidak membuatnya putus asa untuk menggapai mimpinya.

Do San di sisi lain, baru menghadapi ujian setelah mendirikan Samsan Tech. Sebelumnya hidupnya berjalan cukup mulus dengan kejeniusannya sejak kecil yang bahkan membuatnya memenangi olimpiade matematika. Namun sehebat apa pun kamu, pasti akan mengalami masa sulit dalam hidup. Ini terlihat dari Samsan Tech yang tidak juga dilirik investor selama beberapa tahun.

Tapi mereka berdua tidak putus asa dan menyerah dalam menghadapi kendala dalam hidup masing-masing. Setelah bertemu dan akhirnya bekerja sama di Samsan Tech, kegigihan mereka pun bisa menjadi contoh bagi kamu. Tantangan besar untuk mendapatkan 10 ribu user aplikasi mereka, perlu dicapai dengan usaha keras. Kamu akan melihat serunya perjuangan mereka menciptakan inovasi teknologi baru untuk mewujudkan itu.

Terimalah segala masukan dengan pikiran terbuka

Kegigihan saja tidak cukup. Sesekali, kamu juga perlu mendengarkan masukan atau kritik dari orang lain. Sikap antikritik seringkali menjadi penyebab kegagalan seseorang. Hal ini bisa kamu pelajari dari Dal Mi.

Saat mendapatkan kritik dari sang mentor, Han Ji Pyeong, dia tidak menjadikannya sebagai hal negatif. Malah itu dijadikannya motivasi untuk membuat start-up Samsan Tech menjadi lebih baik. Sikap ini bukan sekali ditunjukkan Dal Mi. Berbagai kritik dari sang mentor sepanjang mereka mengembangkan Samsan, selalu direspon dengan positif. Ini hal yang bisa kamu tiru.

Selain pantang menyerah, ada hal penting lain yang perlu dipetik saat kamu mengalami kegagalan. Nam Do San mengajarkan kamu untuk belajar dari kesalahan yang menyebabkan kegagalan. Do San akhirnya menemukan kesalahan-kesalahan itu atas bantuan masukan dari sang mentor. Dia pun kemudian berangkat dari kesalahan itu untuk terus membangun bisnisnya.

Jika kamu menghadapi kegagalan seperti Do San, cobalah menginventarisasi apa yang kira-kira menjadi kesalahanmu. Beruntung jika kamu memiliki mentor yang bisa menjadi tempat konsultasi. Tapi, jika tidak pun kamu bisa menganalisis sendiri apa yang tidak berjalan maksimal.

Saat apa yang kamu rintis dalam hidup tidak mencapai hasil yang kamu harapkan, jangan terpuruk dan berhenti. Jangan pula membiarkan kesalahan terjadi berulang-ulang seperti yang terjadi di Samsan Tech pada awalnya. Ambil jeda sejenak dan pelajarilah kesalahanmu untuk menyusun strategi baru. Pelajaran hidup bisa kamu temukan di mana pun. Asal mau menyimak, kamu bisa petik hal bermanfaat untuk jalani kehidupanmu.

Yang perlu kamu ingat juga, giat membangun bisnis start-up jangan sampai mengesampingkan masa depan. Lindungi masa depanmu dan keluarga dengan Flexi Life, asuransi jiwa ultra fleksibel dari Astra Life. Dengan uang pertanggungan hingga Rp5 miliar tanpa cek medis, kamu bisa #AturSendiri proteksi sesuai kebutuhanmu. #iGotYourBack

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!