Penting, Berolahraga Harus Rutin Anda Lakukan secara Bertahap

Gaya hidup sehat bisa diwujudkan juga dengan berlatih kebugaran secara rutin untuk mendapat manfaat yang maksimal. Berikut tahapan berlatihnya.

Kebugaran

Penting, Berolahraga Harus Rutin Anda Lakukan secara Bertahap

Gaya hidup sehat bisa diwujudkan juga dengan berlatih kebugaran secara rutin untuk mendapat manfaat yang maksimal. Berikut tahapan berlatihnya.

Gaya hidup sehat melibatkan beberapa faktor, seperti pola makan sehat, tidur berkualitas, dan berlatih kebugaran. Dari ketiganya, mungkin Anda lebih mudah menjalani pola makan sehat dan cukup tidur. Sedangkan untuk menjaga kebugaran, ada kalanya rasa malas menyergap.

Belum lagi dampak dari kurangnya latihan kebugaran berbeda dengan kebutuhan makan. Jika asupan harian Anda tidak sesuai dengan kebutuhan, dampak langsung bisa dirasakan seperti lapar, dehidrasi, kembung, diare, hingga tidak stabilnya berat badan. Sedangkan dampak dari kurangnya latihan kebugaran baru akan muncul dalam jangka panjang.

Padahal segudang manfaat bisa Anda nikmati dengan rutin berlatih kebugaran, antara lain:

Semakin bertambah usia, fungsi kognitif orang dewasa mengalami penurunan yang ditandai dengan menurunnya daya ingat, konsentrasi dan ketelitian. Saat berolahraga, otak akan terus berkembang dengan membentuk jaringan-jaringan baru serta menciptakan ratusan koneksi baru antar saraf otak.

Cegah Penyakit

Rutin berolahraga dapat mencegah berbagai penyakit menghampiri Anda. Mayo Clinic menyatakan bahwa gabungan antara berolahraga selama 30 menit setiap hari dengan diet rendah lemak jenuh, serta menghindari penggunaan tembakau bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Sedangkan American Cancer Society menyebutkan bahwa berolahraga teratur yang disertai dengan pola makan bergizi dapat membantu mencegah perkembangan kanker pada orang dengan risiko genetik. Penyakit lain yang bisa dihindari dengan rutin berolahraga adalah diabetes, sakit punggung, obesitas, osteoporosis, kehilangan massa otot, dan depresi.

Menjaga Fungsi Kognitif

Semakin bertambah usia, fungsi kognitif orang dewasa mengalami penurunan yang ditandai dengan menurunnya daya ingat, konsentrasi dan ketelitian. Saat berolahraga, otak akan terus berkembang dengan membentuk jaringan-jaringan baru serta menciptakan ratusan koneksi baru antar saraf otak. Anda pun bisa menghindari risiko dementia, Alzheimer dan gangguan fungsi kognitif lainnya. Fungsi kognitif yang tetap terjaga tentunya mampu meningkatkan produktivitas Anda dalam bekerja.

Menjaga Kesehatan Mental

Bukan hanya tubuh yang sehat, mental pun sehat dengan rutin berolahraga. Pasalnya, berolahraga dapat melepas hormon endorfin yang memproduksi rasa bahagia sehingga dapat meminimalisir stres. Wajar jika setelah berolahraga Anda merasa lebih segar dan rileks.

Segudang manfaat tersebut bisa Anda dapatkan dengan latihan kebugaran secara rutin. Tidak perlu langsung berolahraga jenis kardio kelas berat. Cukup sesuaikan dengan kemampuan tubuh yang nantinya bisa ditingkatkan secara perlahan. Berikut tingkatan latihan kebugaran yang bisa dilakukan:

Latihan Ringan

Berbagai pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring, mengganti galon air minum, memasak, menyapu dan mengepel bisa menjadi pilihan. Meski tidak menghasilkan keringat berlimpah, kegiatan-kegiatan tersebut dapat melatih pernafasan dan otot tubuh.

Latihan Sedang

Aktivitas ini ditandai dengan meningkatnya detak jantung saat berkegiatan, napas lebih memburu, suhu tubuh meningkat, hingga keluarnya keringat. Latihan yang bisa dilakukan antara lain menari, naik-turun tangga, bersepeda, jogging, berenang, pilates dan yoga.

Latihan Berat

Pada tahap ini, tubuh membakar kalori lebih besar, keringat lebih banyak, detak jantung berpacu cepat, dan langsung terasa pada otot tubuh. Opsi yang bisa Anda lakukan adalah lari, pound fit, zumba, high intensity interval training (HIIT), freeletics, TRX, hingga angkat beban.

Untuk hasil yang maksimal, WHO menganjurkan orang dewasa memenuhi kebutuhan latihan kebugaran ini dengan intensitas:

  1. 150 menit latihan fisik sedang atau 75 menit aktivitas fisik berat dalam sepekan
  2. 300 menit aktivitas fisik sedang dalam sepekan jika sudah terbiasa

Anda dapat meningkatkan jenis latihan yang dilakukan jika telah terbiasa berolahraga secara rutin, misalkan dari latihan sedang naik ke latihan berat. Pastikan Anda berlatih sesuai dengan kemampuan dan prosedur untuk meminimalisir risiko cedera saat berolahraga. Gunakan juga pakaian serta perlengkapan untuk keamanan selama berlatih.

Jika Anda mengalami cedera, segera tangani dengan ahlinya untuk perawatannya. Namun alangkah bijaknya jika latihan kebugaran ini dilengkapi dengan perlindungan seperti iSport dari Astra Life, asuransi pertama di Indonesia yang menyediakan perlindungan khusus bagi Anda yang hobi berolahraga. iSport adalah produk asuransi yang ditujukan bagi orang-orang yang gemar berolahraga, profesional maupun yang hanya sebatas hobi. iSport memiliki manfaat Penggantian Biaya Rawat Jalan Darurat akibat Kecelakaan saat Olahraga hingga Santunan Patah Tulang akibat Kecelakaan saat Olahraga. Bahkan perlindungannya hingga ke luar negeri.

#AyoLoveLife menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga!

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Subscribe ke LoveLife Daily Blog untuk mendapatkan newsletter artikel ter-update!

Selamat Anda telah tergabung menjadi subscriber blog LoveLife

Terdapat kesalahan dari permintaan anda. Mohon coba lagi.

Love Life will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.