Dilema Finansial Para Milenial: Beli Rumah atau Mobil Dulu?

Beli rumah atau mobil dulu, ya? Siapa yang sedang galau tentang ini? Dengan kondisi dana yang masih ‘terbatas’, mana yang harus diprioritaskan?

Durasi baca: 4 menit

Dilema-Finansial-Para-Milenial-Beli-Rumah-atau-Mobil-Dulu

Dilema Finansial Para Milenial: Beli Rumah atau Mobil Dulu?

Beli rumah atau mobil dulu, ya? Siapa yang sedang galau tentang ini? Dengan kondisi dana yang masih ‘terbatas’, mana yang harus diprioritaskan?

Durasi baca: 4 menit

Beli rumah atau mobil dulu, ya? Siapa yang sedang galau tentang ini? Keresahan para milenial ini biasanya banyak dirasakan oleh pasangan yang baru menikah, pekerja yang baru naik gaji, atau baru punya dana yang sedikit berlebih. Dengan kondisi dana yang masih ‘terbatas’, mana yang harus diprioritaskan?

Selain memiliki fungsi sebagai tempat tinggal dan alat transportasi, rumah dan mobil memang kerap kali dinilai sebagai salah satu aset berharga bagi banyak orang. Keinginan membeli rumah dan mobil bisa semakin meningkat saat melihat banyaknya tawaran promo. Apalagi saat ini ada kebijakan bebas pajak untuk rumah dan mobil.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Bagi kamu yang sedang galau memilih membeli rumah atau mobil dulu, jangan terlalu lama pusingnya. Coba pertimbangkan dulu hal-hal berikut ini:

1. Ingin atau Butuh?

Meskipun sama-sama penting, tetapi kebutuhan setiap orang tentu berbeda. Dengan dana yang terbatas, kamu perlu mendahulukan kebutuhan bukan sekadar keinginan. Coba tenangkan diri sejenak dan pikirkan kembali secara matang mana yang benar-benar kamu butuhkan saat ini.

Secara umum, rumah termasuk sebagai salah satu kebutuhan primer setiap manusia, karena fungsinya sebagai tempat tinggal. Namun jika kamu saat ini masih bisa tinggal dengan orang tua atau tak masalah untuk mengontrak dan mobilitasmu tinggi, bisa jadi mobil justru menjadi kebutuhan primermu saat ini.

Lain halnya, jika kamu inginkan privasi yang lebih, terutama bagi para pasangan baru dan ingin membina keluarga baru, rumah bisa menjadi hal yang perlu diprioritaskan. Mengingat saat ini cukup banyak juga tersedia pilihan moda transportasi lainnya yang bisa mendukung mobilitasmu sehari-hari.

Jadi, selalu lihat prioritas. Apa yang sebenarnya kamu butuhkan, bukan sekadar kamu inginkan.

2. Besaran Pendapatan Bukan Patokan

Dalam menentukan membeli rumah atau mobil lebih dulu, rupanya besaran pendapatan yang kamu dapatkan belum tentu bisa menjadi patokan. Misalnya saja ada yang baru memiliki pendapatan Rp8 juta, tetapi dia tak memiliki tanggungan terhadap keluarga lainnya. Lalu, ada pula yang memiliki pendapatan Rp15 juta, tetapi harus membiayai orang tua atau telah memiliki anak. Walau memang Rp15 juta lebih banyak dibanding Rp8 juta, namun pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh orang yang berpenghasilan Rp15 juta ini ternyata lebih banyak. Sehingga, belum tentu memiliki penghasilan yang lebih besar pun menjadi sanggup untuk menambah cicilan rumah atau mobil dalam daftar pengeluarannya.

3. Hitung Anggaran Pengeluaran

Hal selanjutnya yang perlu dipertimbangkan adalah anggaran yang kamu punya atau mampu keluarkan. Apakah kamu sudah memiliki dana yang cukup untuk membayar uang muka? Jika belum, kira-kira berapa lama kamu bisa mengumpulkan dana untuk itu?

Berdasarkan data yang kami himpun, harga jual rata-rata rumah di daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek), dengan wilayah yang tak terlalu terpencil, pada tahun 2020 rata-rata sekitar Rp10,9 juta per meter persegi atau sekitar Rp1,09 miliar untuk ukuran rumah 100 meter persegi. Sedangkan  harga mobil dengan tipe di bawah 1.500 cc sekitar Rp250 juta.

Jika dibandingkan secara sederhana, harga beli rumah memang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga beli mobil. Namun, kamu perlu mengukur penghasilan dan kebutuhanmu. Apabila kamu memilih menggunakan fasilitas pembiayaan, maka pastikan juga penghasilan yang kamu dapatkan, bisa menutupi biaya cicilan per bulan.

4. Hitung Juga Biaya Pemeliharaan

Selain harga pembelian aset, ada pula biaya pemeliharaan yang perlu kamu anggarkan agar kondisi rumah atau mobil tetap terjaga dan bisa awet atau tahan lama. 

Untuk rumah, beberapa contoh biaya yang harus kamu perhitungkan di antaranya:

  1. Biaya listrik
  2. Biaya air
  3. Iuran sampah
  4. Iuran keamanan
  5. Biaya PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Adapun besaran PBB sekitar 0,5% dari NJKP (Nilai Jual Kena Pajak.)
  6. Biaya lainnya terkait pemeliharaan

Sementara untuk mobil, maka kamu harus menyiapkan alokasi untuk:

  1. Biaya service dan ganti spare part
  2. Biaya cuci mobil
  3. Bahan bakar
  4. Biaya tol
  5. Biaya parkir
  6. Biaya pajak kendaraan. Jika ini adalah kendaraan pertamamu, maka bersiaplah untuk membayar pajak kendaraan bermotor sekitar 2% dari harga beli mobil tersebut.

Apapun keputusanmu, baik membeli rumah atau mobil, kamu harus siap untuk memasukkan biaya perawatan tersebut ke dalam pengeluaranmu.

5. Lihat Tren Kenaikan Harga

Tren kenaikan harga juga penting untuk kamu pertimbangkan. Jika kamu menunda membeli rumah atau mobil saat ini, apakah dalam jangka waktu 3-5 tahun ke depan kamu yakin bisa mengejar harga pembeliannya? Terutama untukmu yang berniat untuk membeli rumah, karena harga rumah cenderung naik dari tahun ke tahun. Apalagi jika terletak di daerah strategis. Mengutip riset Housing Finance Center (HFC) BTN, harga rumah naik 5,24% secara tahunan per Maret 2021. 

Dengan melihat tren kenaikan harga, bisa membantu kamu menentukan mana aset yang perlu dibeli saat ini dan mana yang bisa ditunda hingga beberapa tahun mendatang. Tak hanya itu, kamu juga bisa melihat tren kenaikan harga ini sebagai potensi menjual aset kembali saat diperlukan. 

Bukan hanya rumah baru, harga rumah second dalam jangka waktu panjang juga cenderung terus meningkat. Berbeda dengan harga mobil yang semakin lama dipakai maka harganya akan semakin menyusut.

6. Siapkan Alternatif

Kamu juga perlu mempertimbangkan alternatif pilihan dari masing-masing aset yang akan kamu beli. Misalnya, jika kamu memutuskan untuk membeli mobil dibanding membeli rumah, maka kamu harus mempersiapkan opsi tempat tinggal. Entah menyewa apartemen, mengontrak rumah tapak, atau bahkan tinggal bersama orang tua? Bandingkan juga pengeluaran yang diperlukan dari masing-masing pilihan tersebut.

Sebaliknya, bila kamu memutuskan untuk membeli rumah dibanding membeli mobil, maka kamu perlu menyiapkan alternatif moda transportasi yang akan digunakan untuk mobilitas sehari-hari. Kamu bisa memilih menggunakan berbagai transportasi umum dengan tarif yang lumayan terjangkau atau menggunakan taksi dan ojek.

Keputusan apapun yang akan dipilih kelak, kamu harus tetap menyediakan berbagai opsi yang tetap akan memenuhi kebutuhan tempat tinggal dan mobilitasmu sesuai dengan prioritas dan pemasukan.

7. Ukur Risiko yang Bisa Terjadi

Setiap aset memiliki karakter risiko yang berbeda. Jika mobil rentan dengan kecelakaan dan kerusakan, maka rumah juga berisiko mengalami kerusakan karena kondisi alam atau musibah seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. 

Untuk itu, pastikan kamu selalu siap dengan jalan keluar apabila masalah-masalah tersebut terjadi. Selain harus memahami kualitas produk yang akan dibeli, kamu juga perlu menyiapkan perlindungan ekstra misalnya asuransi.

Jadi, mana yang lebih baik dibeli dahulu? Rumah atau mobil? Kembali lagi kepada prioritas kamu dan dasar-dasar pertimbangan di atas. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisimu saat ini. Jangan lupa untuk pertimbangkan risiko-risiko yang bisa muncul dari keputusan tersebut.

Perlindungan ekstra juga tak hanya dibutuhkan untuk melindungi aset yang kamu beli tetapi bagi dirimu sendiri dan keluarga. Jangan lupa lengkapi perlindungan kesehatan dan keluargamu dengan asuransi. 

Bagi kamu yang senang dengan fleksibilitas, Flexi Health dari Astra Life bisa menjadi produk yang kamu pertimbangkan. Asuransi ini memiliki berbagai macam manfaat. Mulai dari perlindungan jiwa, santunan rawat inap, hingga manfaat perlindungan kesehatan tambahan lainnya yang menguntungkan. 

Asuransi ini juga memberi kebebasan kamu untuk manfaat serta frekuensi pembayaran premi sesuai kondisimu, lho.

Untuk mengetahui informasi lengkap seputar Flexi Health atau melihat pilihan produk asuransi lainnya, kamu bisa langsung kunjungi laman ilovelife.co.id. Jangan lupa follow Instagram @astralifeid untuk update informasi soal kesehatan, keuangan, dan kehidupan. Urusan Sehat, No Worries. #IGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!