Doyan Boba? Kenali Pengaruh Minuman Boba Terhadap Kesehatan

pengaruh minuman boba

Siapa tak kenal minuman boba? Bola-bola kenyal berwarna hitam yang sering terdapat dalam milk tea ini memang sedang nge-trend di kalangan anak muda. Apakah kamu termasuk penggemar boba? Jika ya, ada baiknya mengenal fakta seputar boba milk tea dan pengaruh minuman boba terhadap kesehatan kamu. Dengan begitu, kamu tahu takaran yang pas untuk menikmati minuman yang sedang hype ini.

Kudapan lembut dan kenyal ini pertama kali dipopulerkan di Taiwan. Selain dikenal sebagai boba milk tea, minuman ini juga lazim disebut pearl milk tea atau bubble milk tea. Selain bikin mulut bergoyang, minuman boba juga bikin ketagihan karena minuman ini umumnya dicampur dengan brown sugar yang manis. Jadi, jangan heran jika ketika menyeruput boba milk tea, kamu bisa langsung merasakan kesegaran dan kenikmatannya. Apa lagi fakta dan pengaruh minuman boba lainnya? Simak ulasan berikut.

1. Terbuat dari tepung singkong

Boba terbuat dari tapioka alias tepung singkong yang dibentuk bola-bola mungil. Tekstur boba sengaja dibikin kenyal dan membal saat dikunyah, agar memberikan sensasi tersendiri yang membedakannya dengan minuman kekinian lainnya.

2. Sering dijadikan topping milk tea

Milk tea merupakan minuman yang mencampurkan susu dan teh. Nah, biasanya, boba menjadi salah satu topping milk tea tersebut. Ada berbagai macam teh yang digunakan sebagai bahan dasar milk tea, mulai dari oolong tea, jasmine tea, green tea, matcha, dan earl grey tea.

3. Mengandung zat pewarna

Banyak boba juga menggunakan zat pewarna makanan dan pemanis tambahan. Selain itu, banyak boba milk tea juga menawarkan topping tambahan mulai dari buah, biskuit, hingga keju, yang bisa jadi mengandung pewarna makanan.

Baca juga: 8 Kebiasaan yang Sering Dilupakan dalam Menjaga Kesehatan Jantung

Alasan mengapa kamu harus membatasi minuman Boba

Melihat komposisi bahan pembuatnya di atas, maka jelaslah bahwa kamu perlu membatasi mengonsumsi minuman boba. Mengapa?

1. Kandungan gula dalam minuman boba sangat banyak

Pernah terpikir mengapa segelas minuman boba yang tersaji dingin terasa sangat menyegarkan? Ternyata, itu tidak lepas dari banyaknya kandungan dark brown sugar yang ada di minuman tersebut. Dark brown sugar ialah gula yang terbuat dari sari tebu. Berbeda dengan light brown sugar atau gula merah, dark brown sugar memiliki rasa karamel yang lebih kuat dan warna lebih hitam. Selain mengandung gula yang menjadi campuran milk tea, pembuatan boba sendiri juga menggunakan gula pasir. Ini yang menyebabkan boba terasa manis.

Ada berapa banyak gula yang terkandung di segelas boba milk tea? Para ahli medis di negara-negara Asia memperkirakan, segelas milk tea dengan dark brown sugar mengandung sekitar 92 gram gula atau sekitar 18 sendok teh. Sementara gula pasir yang terkadung dalam segelas boba itu sendiri mengandung sekitar 102 gram gula pasir atau setara dengan 20 sendok teh.

Kisaran kandungan gula ini bahkan sudah melampaui batas maksimal gula yang boleh dikonsumsi manusia, yaitu 11 sendok teh gula per hari. Belum lagi jika memperhitungkan asupan gula dari makanan lain seperti buah dan karbohidrat, yang bikin total konsumsi gula kamu dalam sehari melampaui batas maksimal.

2. Mengandung kalori yang berlebih

Segelas boba milk tea tidak hanya memiliki kandungan gula yang berlebih, tetapi juga kalori. Ahli medis di Malaysia memperkirakan segelas minuman boba mengandung tak kurang dari 370 kalori. Jika dirinci, kalori itu datang dari gula dan dari boba yang terbuat dari tepung tapioka. Dari boba saja, kamu bisa mendapatkan sekitar 150 kalori.

Manusia memang membutuhkan asupan kalori sebagai bahan bakar tubuh. Namun, kalori yang berlebihan dan tidak terpakai hanya akan menumpuk dan berubah menjadi “sampah” dalam tubuh.

Baca Juga: Fakta di Balik Gula yang Tidak Semanis Rasanya

Pengaruh minuman boba terhadap kesehatan jika dikonsumsi setiap hari

Dengan menimbang kandungan gula serta kalori yang tinggi pada minuman boba , para ahli kesehatan pun menyebut beberapa pengaruh minuman boba terhadap kesehatan jika dikonsumsi setiap hari.

  • Kelebihan berat badan alias overweight. Seseorang yang rutin meminum boba milk tea dalam jumlah banyak per harinya, kemungkinan besar akan mengalami kelebihan berat badan. Risiko overweight ini bisa berlanjut ke penyakit kritis yang lebih serius, seperti terkena serangan jantung atau stroke. Risiko ini akan lebih besar lagi apabila orang tersebut malas berolahraga,
  • Dengan mengonsumsi boba lebih dari segelas per hari secara terus-menerus, seseorang juga akan berhadapan dengan risiko diabetes melitus tipe dua.
  • Risiko lain yang dihadapi adalah penurunan daya tahan tubuh serta percepatan proses penuaan.
  • Kandungan gula yang tinggi dalam segelas boba juga jelas membawa dampak buruk bagi gigi.
  • Boba milk tea juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan bagi mereka yang memiliki sistem pencernaan yang lebih rentan, seperti para lanjut usia.

Baca juga: Kenali 5 Tanda Terkena Vertigo dan Simak Cara Efektif Mengobatinya

Begini cara mengonsumsi minuman boba yang aman

Lalu, bagaimana jika kamu doyan sekali dengan minuman ini? Ada beberapa cara agar kamu bisa tetap mengonsumsi boba milk tea tanpa merasa bersalah pada diri sendiri.

  • Membatasi konsumsi boba milk tea. Sekali dalam sepekan mungkin frekuensi yang pas untuk meminum segelas boba.
  • Bakar kalori yang masuk ke tubuh dengan rutin berolahraga.
  • Memesan boba dengan kadar gula yang dikurangi alias less sugar.
  • Jika ada pilihan tambahan topping, pilihlah topping yang lebih sehat, seperti buah.

Baca juga: Rincian Biaya Perawatan 4 Penyakit Kritis Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Lalu, agar kamu lebih tenang menghadapi segala risiko penyakit kritis yang timbul akibat gaya hidup dan makanan, saatnya melengkapi diri kamu dengan asuransi penyakit kritis. Salah satu asuransi penyakit kritis yang dapat kamu pertimbangkan ialah AVA Proteksi Optima 117 dari Astra Life. AVA Proteksi Optima 117 merupakan perlindungan atas 117 kondisi penyakit kritis yang terbagi dari tiga tahap yakni awal, menengah, dan lanjut, serta komplikasi diabetes dan penyakit kritis katastropik. Dengan usia masuk 30 hari hingga 65 tahun, kamu bisa memperoleh uang pertanggungan dari Rp100 juta hingga Rp2 miliar. Mengonsumsi minuman boba boleh-boleh saja. Yang perlu kamu perhatikan ialah jangan mengonsumsinya secara berlebihan dan mengabaikan dampaknya terhadap kesehatan kamu. Dengan paparan di atas, semoga kini kamu dapat lebih memahami fakta seputar boba dan pengaruh minuman boba terhadap kesehatan.




« | »
Read previous post:
Bonus Akhir Tahun
Bonus Akhir Tahun Tiba, Ini 5 Hal yang Bisa Dilakukan

Di akhir tahun, sebagian besar perusahaan akan membagikan bonus yang bisa berupa tambahan gaji akhir tahun atau dalam bentuk THR...

Close