Wasir saat WFH Bisa Terjadi, Ini Cara Terbaik untuk Menghindarinya

Kebiasaan duduk lama saat WFH bisa meningkatkan masalah kesehatan, termasuk ambeien atau wasir saat WFH. Kenali wasir lebih jauh agar kamu bisa menghindarinya.

Wasir Saat WFH Bisa Terjadi, Ini Cara Terbaik untuk Menghindarinya

Wasir saat WFH Bisa Terjadi, Ini Cara Terbaik untuk Menghindarinya

Kebiasaan duduk lama saat WFH bisa meningkatkan masalah kesehatan, termasuk ambeien atau wasir saat WFH. Kenali wasir lebih jauh agar kamu bisa menghindarinya.

Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga 75% yang diterapkan oleh pemerintah bertujuan menekan angka penularan virus COVID-19. Namun perlu diwaspadai, WFH yang terlalu lama juga berpotensi menimbulkan penyakit lain, salah satunya wasir atau hemoroid. Sebuah survei yang dilakukan oleh Preparation H® pada rentang 28 Agustus hingga 17 September 2020 menyebutkan, waktu duduk yang lebih lama dan kebiasaan lainnya berkontribusi meningkatkan masalah kesehatan seperti stres, nyeri fisik, sembelit, dan wasir saat WFH.

Alasannya cukup jelas. Survei yang dilakukan kepada 2.000 orang warga Amerika berusia di atas 18 tahun ini memperlihatkan adanya tambahan waktu duduk di rumah selama empat jam setiap hari dibandingkan sebelum pandemi. Hasil survei juga mengungkap, 63% orang menjalani gaya hidup dengan lebih sedikit bergerak selama pandemi. Lebih banyak waktu di rumah juga telah mengubah kebiasaan di mana 50% pria dan 30% wanita menghabiskan waktu lebih lama di toilet daripada sebelumnya.

Apa itu wasir?

Wasir yang juga dikenal sebagai ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah di usus besar bagian akhir (rektum), dubur atau anus. Salah satu penyebab wasir adalah terjadinya peningkatan tekanan karena terlalu lama duduk. Keluhan penyakit wasir paling sering ditemui pada usia 50 tahun ke atas. Namun penyakit ini dapat menyerang segala usia dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua.

Beberapa gejala wasir yang sering muncul di antaranya adalah merasa tidak nyaman dan gatal pada bagian anus, pendarahan lewat anus, ditemukan lendir setelah buang air besar (BAB) serta benjolan tergantung di luar anus.

Dengan gejala-gejala tersebut, penyakit wasir kemudian dapat dibedakan menjadi beberapa tingkatan. Pada derajat satu, pasien akan menemukan pembengkakan kecil di dalam dinding anus yang tidak sampai terlihat di luar anus.

Selanjutnya, pada derajat dua benjolan akibat pembengkakan lebih besar. Saat BAB, benjolan tersebut akan keluar dari anus dan masuk lagi setelah selesai BAB. Pada derajat tiga, benjolan yang ditemukan bisa lebih dari satu yang keluar dari anus, namun masih bisa didorong agar masuk ke dalam anus lagi. Yang paling parah derajat empat, benjolan semakin besar keluar dari anus dan sudah tidak bisa didorong lagi.

Penyebab terjadinya wasir saat WFH

1. Kebiasaan duduk terlalu lama

Ada penyesuaian ketika seseorang yang biasanya bekerja di kantor terpaksa harus bekerja dari rumah. Selama WFH, kebanyakan orang bekerja di ruang tamu, kamar tidur atau bahkan duduk di lantai. Selain itu, banyak orang yang duduk berlama-lama di toilet dengan memegang gadget selama WFH.

Aktivitas duduk yang terlalu lama akan menyebabkan bertumpuknya darah yang mengalir ke rektum. Ditambah lagi dengan kursi yang kurang ergonomis menyebabkan tekanan yang berlebihan. Jika berlangsung lama, hal tersebut dapat memicu terjadinya pembengkakan pada anus atau wasir.

2. Jarang bergerak dan berolahraga

Jarang bergerak dan berolahraga juga berpotensi besar menyebabkan penyakit wasir saat WFH. Saat bekerja di rumah, kamu tidak perlu berangkat dan pulang kantor. Aktivitas padat yang biasanya dilakukan di kantor juga berkurang selama WFH. Pergerakan kamu akan semakin terbatas. Jika ditambah dengan kurang berolahraga juga, siap-siap penyakit wasir mengintai.

3. Kurang mengonsumsi serat dan air

Kurang mengonsumsi serat dan air bisa membawa dampak yang buruk. Singkatnya, orang yang kurang serat dan air akan mengalami BAB yang tidak lancar sehingga harus duduk berlama-lama di toilet dan mengejan terlalu keras. Ujung-ujungnya dapat terjadi pembengkakan pada anus.

4. Sering mengangkat beban berat

Jika kamu sering mengangkat beban berat, risiko terjadi penyakit wasir saat WFH cukup besar. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada rektum yang dapat menyebabkan pembengkakan.

5. Sembelit atau diare yang berlangsung lama

Jika tidak ditangani dengan segera, sembelit, dan diare dapat memicu terjadinya wasir. Saat sembelit dan diare, seseorang harus mengejan terlalu keras saat buang air besar. Hal ini membuat tekanan pada pembuluh darah bagian bawah dubur dan dapat menimbulkan wasir.

Jarang bergerak dan berolahraga juga berpotensi besar menyebabkan penyakit wasir saat WFH. Apalagi saat WFH, kamu tidak perlu berangkat dan pulang kantor. Jika ditambah dengan kurang berolahraga juga, siap-siap penyakit wasir mengintai.

Wasir dapat terjadi pada ibu hamil. Kadar progesteron yang tinggi saat hamil bisa menyebabkan pembuluh darah bengkak. Semakin tinggi usia kehamilan, beban yang menekan pembuluh darah di panggul semakin berat sehingga menghambat aliran darah pada anus dan terjadi pembengkakan. Potensi terjadinya wasir masih bisa muncul setelah melahirkan karena mengejan terlalu keras.

Cara menghindari penyakit wasir karena kelamaan WFH

Selama bekerja di rumah, kesehatan harus tetap dijaga. Jangan sampai karena lalai, wasir saat WFH mengganggu kelancaran kamu bekerja dari rumah. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari wasir saat WFH:

1. Hindari duduk terlalu lama

Dengan menjalani WFH sebenarnya kamu bisa lebih fleksibel dengan berpindah-pindah ruangan selama konsentrasi kerja tidak terganggu. Tidak harus terpaku di satu ruangan misalnya home office, kamu bisa bergeser ke ruang keluarga atau bahkan kamar tidur. Dengan berpindah-pindah tempat, kamu lebih banyak bergerak dan tidak duduk berlama-lama.

2. Rajin berolahraga

Meski pekerjaan menumpuk saat WFH, sempatkanlah untuk berolahraga. Dengan olahraga, tubuh kamu akan menjadi lebih bugar sehingga bisa bekerja dengan optimal. Selain itu, olahraga yang rutin dapat mencegah obesitas dan konstipasi yang dapat memicu timbulnya wasir.

3. Konsumsi makanan kaya serat

Konsumsi makanan yang kaya serat akan memperlancar pencernaan dan BAB kamu sehingga terhindar dari risiko wasir. Serat dapat kamu peroleh dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.

4. Minum yang cukup

Tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup. Dengan minum yang cukup, kamu bisa terhindar dari sembelit. Minumlah delapan gelas air putih setiap hari agar BAB lancar dan terhindar dari wasir saat WFH.

5. Tidak menunda BAB

Kebiasaan buruk menunda BAB harus ditinggalkan. Menunda BAB akan mengakibatkan tinja mengering sehingga sulit dikeluarkan. Pada akhirnya, kamu harus mengejan berlebihan hingga menciptakan tekanan cukup besar bagi pembuluh darah di bagian bawah rektum dan terjadilah pembengkakan anus.

Nah, dengan langkah-langkah tersebut, kamu bisa terhindar dari wasir saat WFH. Sebab jika sudah terkena wasir, kamu harus menjalani pengobatan medis untuk mengangkat atau menyusutkan hemoroid yang besar. Biaya rumah sakit yang harus dikeluarkan bisa menguras isi kantong.

Sebagai proteksi risiko terkena wasir saat WFH, selalu sediakan proteksi asuransi. AVA iBright Protector dari Astra Life dapat melindungimu setiap saat dari bencana finansial. Kamu juga bisa melengkapi produk asuransi jiwa sekaligus investasi ini dengan asuransi tambahan sesuai kebutuhan. Salah satu asuransi tambahan yang bisa kamu sandingkan dengan AVA iBright Protector adalah Hospital Cash Plan atau manfaat santunan tunai harian dan pembedahan yang dapat diperpanjang hingga usia tertanggung 75 tahun. Atau, kamu juga bisa memilih asuransi tambahan Hospital & Surgical atau perawatan medis dan bedah yang memberikan manfaat penggantian biaya rawat inap di rumah sakit dan biaya operasi yang dapat diperpanjang hingga usia tertanggung 99 tahun. Untuk mendapatkan info terkini tentang asuransi, kesehatan, dan perencanaan keuangan, follow Instagram @astralifeid. Tetap sehat selama WFH, #iGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Subscribe ke iLoveLife Daily Blog untuk mendapatkan newsletter artikel ter-update!

Selamat Anda telah tergabung menjadi subscriber blog iLoveLife

Terdapat kesalahan dari permintaan anda. Mohon coba lagi.

Love Life will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.