6 Cara Mencegah Zoom Fatigue Akibat Sering Meeting Online

Kebanyakan meeting online bisa menyebabkan Zoom fatigue, alias perasaan lelah atau cemas menghadapinya. Ini cara mencegah zoom fatigue.

6 Cara Mencegah Zoom Fatigue Akibat Sering Meeting Online

6 Cara Mencegah Zoom Fatigue Akibat Sering Meeting Online

Kebanyakan meeting online bisa menyebabkan Zoom fatigue, alias perasaan lelah atau cemas menghadapinya. Ini cara mencegah zoom fatigue.

Haduh… Zoom lagi… Zoom lagi… Begitulah kira-kira keluhan banyak orang jika harus mengikuti rapat online sepanjang hari. Walaupun pandemi COVID-19 menjadikan rapat online sebagai kebiasaan baru, tapi tak dipungkiri ada efek negatif yakni Zoom fatigue, alias perasaan lelah, gelisah, atau cemas dalam menghadapi aktivitas pertemuan online, baik menggunakan aplikasi Zoom Meeting, Google Meet maupun fasilitas video conference lainnya. Zoom fatigue ini tak bisa dibiarkan begitu saja karena bisa menganggu kesehatan mental serta berpotensi mengurangi produktivitas dan kreativitas. Bagaimana cara mencegah zoom fatigue?

Bagaimana Zoom Fatigue bisa Terjadi?

Pertemuan online bisa menimbulkan efek kelelahan yang lebih parah dibandingkan rapat biasa di kantor. Kelelahan ini diperkirakan dialami banyak orang. Dalam jurnal kesehatan yang dipublikasikan di Advisory.com, Vaile Wright, Director of Clinical Research and Quality for the American Psychological Association menyatakan, pertemuan online membutuhkan energi lebih besar daripada rapat biasa di kantor. Alasannya, rapat online menuntut untuk selalu aktif dan responsif. Video conference juga mengharuskan berada dalam satu posisi untuk keseluruhan rapat.

Karena video conference yang bersifat virtual, otak tidak bisa langsung memproses setiap informasi dari komunikasi non verbal. Berada di sebuah ruang virtual, membuat otak kita membutuhkan energi ekstra untuk memahami komunikasi non verbal tersebut.

Kebutuhan energi yang lebih besar juga untuk mempersiapkan penampilan diri agar terlihat lebih memukau di depan orang lain. Kamu juga harus memikirkan kualitas jaringan internet agar rapat online tidak terganggu. Energi lebih besar juga dibutuhkan untuk mengatasi kekhawatiran teknis seperti gangguan suara atau perangkat elektronik, hingga memastikan rapat tidak diganggu anak-anak di rumah.

Agar tidak menyebabkan masalah pada kesehatan mental, lakukan beberapa cara mencegah zoom fatigue berikut:

Atur jam rapat

Mesin pun akan overheating jika dipaksa bekerja keras secara terus-menerus. Oleh karena itu, istirahat adalah hal mutlak untuk mencegah dampak negatif. Rapat virtual dan konvensional butuh jeda untuk mengistirahatkan sistem kerja otak.

Jika kamu punya kendali untuk mengatur pelaksanaan rapat online, siapkan jeda antar rapat, 5-10 menit sudah cukup. Kamu juga mengatur agar rapat virtual berakhir lebih cepat, dari yang seharusnya 30 menit tapi bisa selesai dalam waktu 25 menit, dari 1 jam bisa selesai dalam 50 menit.

Cara lainnya, kamu bisa minta waktu sebentar kepada pimpinan rapat untuk istirahat. Gunakan waktu istirahat untuk penyegaran seperti melihat pemandangan di luar rumah, cuci muka, atau membuat minuman pembangkit mood. Lakukan pula detoksifikasi gadget selama jeda. Jangan gunakan jeda waktu antar rapat untuk melihat layar handphone, karena sama saja tidak mengistirahatkan otak.

Mesin pun akan overheating jika dipaksa bekerja keras secara terus-menerus. Oleh karena itu, istirahat adalah hal mutlak untuk mencegah dampak negatif. Rapat virtual dan konvensional butuh jeda untuk mengistirahatkan sistem kerja otak.

Pasang target agenda rapat

Sama seperti rapat biasa, rapat online juga bisa berlangsung lama, molor karena ada pembicaraan yang tidak terkait tema rapat. Alhasil, rapat yang berlarut-larut dan berlangsung lama membutuhkan banyak energi. Kinerja otak juga dipaksa terus menerus mencerna isi rapat. Usahakan setiap rapat berlangsung secara efisien. Gunakan skala prioritas, mana yang memang perlu untuk rapat dan tidak.

Lalu, tetapkan periode rapat. Jangan lupa membagikan jadwal, susunan acara rapat, dan target yang ingin dicapai. Dengan demikian, setiap orang bisa bersiap-siap dan mengikuti seluruh agenda rapat dengan baik, aktif dan solutif.

Sedikit tips untuk kamu: Menonaktifkan video saat rapat online penting untuk mencegah Zoom fatigue. Jika kamu terus-menerus mengaktifkan video, kamu akan merasa seolah “dipaksa” untuk tampil sempurna.

Siapkan penampilan dan mindset

Penampilan yang mendukung saat rapat akan membantu kerja otak dan sisi psikis selama rapat. Kamu akan menjadi lebih percaya diri sehingga tidak akan dipusingkan oleh hal-hal di luar rapat, seperti baju yang tidak rapi, make up kurang bagus dll.

Oleh karena itu, gunakan selalu pakaian kerja lengkap saat akan meeting online, jangan hanya mengenakan seragam atas saja, sedangkan bagian bawah hanya pakai celana kolor. Pakaian kerja yang lengkap akan membantu mengubah mindset bahwa kamu memang sedang bekerja meskipun berada di rumah. Setelah selesai kerja, segera ganti dengan baju rumah agar mindset ikut berubah, sehingga otak tidak selalu dalam pengaturan bekerja.

Matikan video

Sedikit tips untuk kamu: Menonaktifkan video saat rapat online penting untuk mencegah Zoom fatigue. Jika kamu terus-menerus mengaktifkan video, kamu akan merasa seolah “dipaksa” untuk tampil sempurna. Akibatnya, kamu seakan-akan harus menjadi orang yang selalu siap siaga demi mendapatkan perhatian dari orang lain seperti bos, partner, tim atau klien. Izinlah dengan pemimpin rapat untuk menonaktifkan video.

Ingat pula, tidak semua pertemuan online membutuhkan tayangan video peserta. Terkadang kamu harus menonaktifkan video saat sedang rapat. Misalnya, saat ada presentasi atau tutorial, peserta rapat lain tidak membutuhkan tayang videomu. Peserta pertemuan online lebih membutuhkan untuk melihat bahan presentasi atau tutorial yang disampaikan pemateri.

Ubah tampilan layar

Jangan meeting online dengan tampilan layar yang berisi wajah semua peserta rapat. Tampilan wajah orang lain yang beraneka ragam menjadikan kinerja otak terlampau diforsir dibandingkan hanya melihat satu wajah. Kamu juga tidak akan fokus karena tampilan wajah peserta rapat lain bisa berubah-ubah karena gerakan.

Lebih baik kamu ubah tampilan layar selama rapat dengan mengganti ke gambar speaker. Sembunyikan pula gambar peserta rapat lain, sehingga ketika ada yang berbicara, yang tampak hanya gambar pembicara atau speaker saja.

Praktikan aturan 20-20-20

Dalam jurnal kesehatan Advisory.com pada 27 April 2020, Jeremy Bailenson, Direktur Pendanaan Stanford University’s Virtual Human Interaction Lab mencatat video conference menempatkan kamu pada posisi yang tidak wajar. Video conference memerlukan kontak mata dalam waktu lama dan melihat wajah seseorang yang diperbesar di layar komputer. Syaraf mata dipaksa untuk melihat ke layar secara terus menerus selama pertemuan dan jika kamu mengalihkan pandangan akan terasa canggung.

Untuk mengurangi ketegangan syarat mata, praktikkan aturan 20-20-20. Setelah melihat layar komputer selama 20 menit, lihatlah sesuatu selain layar yang berjarak 20 kaki selama 20 detik. Lebih bagus jika kamu melihat pemandangan alam.

Tingkatkan kemampuan berkomunikasi secara online

Mungkin kamu sudah terbiasa memimpin rapat di kantor, tanpa terkendala. Namun memimpin rapat secara virtual butuh kemampuan komunikasi yang lain. Kesalahan berkomunikasi saat rapat online menyebabkan orang lain kesusahan memahami pesan pertemuan.

Memiliki kemampuan berkomunikasi secara online atau online communication skill akan mempermudah pemimpin rapat menyampaikan gagasan maupun evaluasi sehingga peserta rapat tidak perlu pusing lagi memahami isi pertemuan. Tingkatkan kemampuan online communication dengan mengikuti webinar yang sekarang banyak diselenggarakan. Rasakan perubahan kemampuan komunikasi setelah sering mengikuti webinar.

Itulah tujuh cara mencegah Zoom fatigue. Selain pencegahan, lengkapi perlindunganmu dengan asuransi kesehatan. Dengan Flexi Critical Illness dari Asuransi Astra Life, kamu bisa mengatur sendiri perlindungan yang sesuai kebutuhan. Flexi Critical Illness akan melindungi kamu dari bahaya penyakit kritis. Kamu juga tidak akan direpotkan dengan urusan medical check up, karena Flexi Critical Illness tidak membutuhkan cek medis dan bisa dibeli secara online.

Dapatkan pula tips menarik lainnya seputar dunia kerja dan asuransi di @astralifeidKeep save, healthy and happy, #iGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!