Tips Memperkuat Teamwork yang Solid saat Kondisi Sulit di Tengah Pandemi

Kembali bekerja di tengah pandemi bukan perkara mudah. Di tengah kondisi ini, memperkuat teamwork adalah kunci.

Tips Memperkuat Teamwork yang Solid saat Kondisi Sulit di Tengah Pandemi

Tips Memperkuat Teamwork yang Solid saat Kondisi Sulit di Tengah Pandemi

Kembali bekerja di tengah pandemi bukan perkara mudah. Di tengah kondisi ini, memperkuat teamwork adalah kunci.

Kini kita memasuki babak baru bernama new normal, era di mana kantor-kantor sudah mulai beroperasi, toko dan pusat belanja kembali menjalani roda bisnis. Namun, menjalani bisnis di tengah pandemi bukan perkara mudah. Kebijakan physical distancing yang membuat kita melakukan kombinasi antara work from home (WFH) dan work from office (WFO), membuat kerja sama tim diuji. Juga kondisi ekonomi yang belum pulih membuat tuntutan perusahaan terhadap kinerja kita bersama tim semakin besar. Ini yang seringkali menimbulkan gesekan di dalam tim. Di tengah kondisi ini, adaptasi memperkuat teamwork adalah kunci yang wajib dijalani agar tim meraih hasil sesuai harapan.

Tips Memperkuat Teamwork yang Solid

Kinerja tim tidak akan solid dan produktif jika tidak ada rasa optimistis di semua anggota. Lihat kembali apa cita-cita dan target perusahaan serta jadikan sebagai target tim dan personal. Yakinkan semua anggota tim bahwa target itu sangat realistis untuk dicapai bersama-sama dengan komitmen dan kerja keras. Berikut cara memperkuat teamwork.

1. Bangun komunikasi yang baik

Tidak ada tim kerja yang berhasil tanpa adanya komunikasi yang baik sesama anggotanya. Jadi, salah satu cara memperkuat teamwork ialah membuat satu grup khusus untuk berkomunikasi bersama sesama anggota tim. Gunakan grup komunikasi ini untuk membicarakan hal-hal terkait pekerjaan, target tim, kendala maupun hal lainnya di luar pekerjaan seperti humor maupun kalimat pembangkit semangat.

Peran team leader mengelola grup komunikasi ini sangat vital. Team leader harus mulai membangun komunikasi yang jujur, terbuka, dan saling menghormati. Anggota tim lainnya pun memberikan dukungan, terus terang dan sampaikan hal-hal yang tidak diukai, jangan bicara di belakang.

2. Evaluasi dan libatkan anggota tim secara rutin

Keterlibatan anggota tim bukan hanya untuk bekerja keras mengejar target. Anggota tim juga harus dilibatkan secara aktif untuk mengevaluasi kinerja tim, misalnya dengan mengisi job sheet yang berisi target harian atau KPI (Key Performance Index) dalam periode tertentu. Dewasa ini, kamu dan tim juga bisa memanfaatkan aplikasi seperti Trello yang memungkinkan setiap anggota tim memberikan update seputar pekerjaan yang dikerjakan bersama-sama.

Team leader juga harus mengajak anggota tim mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Misalnya, apa saja yang harus diperbaiki dan bagaimana cara agar mencapai target dan cita-cita tim kerja maupun perusahaan.

Evaluasi tidak harus terlaksana dengan cara rapat atau kumpul-kumpul. Manfaatkan layanan video conference untuk evaluasi, sehingga meminimalisir pertemuan banyak orang secara langsung.

Tidak ada tim kerja yang berhasil tanpa adanya komunikasi yang baik sesama anggotanya.

3. Ciptakan rasa kebersamaan dan kepercayaan

Tanpa rasa kebersamaan dan kepercayaan, suatu tim kerja akan bekerja sendiri-sendiri, yang ujung-unjungnya pun bisa menyebabkan demotivasi. Target memperkuat teamwork pun gagal tercapai. Untuk membangun kebersamaan dan kepercayaan, team leader bisa menginisiasi diskusi empat mata dengan semua anggota tim secara bergiliran, untuk mendengarkan keluhan atau masukan dari anggota tim terkait adaptasi new normal ini. Hilangkan rasa curiga, percayalah dengan kemampuan semua anggota tim termasuk team leader.

4. Membagi beban

Team leader harus memahami kelebihan dan kekurangan setiap anggota timnya. Lalu, delegasikan tanggung jawab dan tugas ke semua anggota tim secara merata sesuai dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Team leader juga harus memastikan setiap anggota memahami tugas dan tanggung jawabnya secara baik. Pastikan semua mendapat tugas dan tanggung jawab secara adil dan proporsional, jangan juga ada yang merasa mendapat penugasan paling banyak dibandingkan tim yang lain. Jelaskan peran dan tugas yang dibagi dan jangan lupa untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada anggota tim.

5. Bertanggung jawab dan saling kerja sama

Dalam tim kerja, setiap anggota memang punya bagian tugas masing-masing. Namun ada kalanya ada yang menemukan kesulitan menyelesaikan tugasnya. Jangan menunggu anggota tim minta bantuanmu, tapi langsung tawarkan apa yang bisa kamu kerjakan untuk memperingan pekerjaan anggota tim lainnya.

6. Hapuskan hal negatif yang ada di kantor

Demotivasi pada pekerjaan juga bisa disebabkan karena hal negatif di lingkungan kerja. Jika hal ini dibiarkan, tidak cuma menurunkan semangat dan motivasi kerja saja, tapi juga memengaruhi objektivitas kita terhadap pekerjaan. Jauhkan konflik yang tidak perlu hingga percakapan negatif di sekitar lingkungan kerja sehingga tidak ada vibe yang dapat mengurangi motivasi di kantor.

Ingat, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Setiap orang pasti punya sisi negatif. Tapi biarlah sisi negatif itu tetap ada, tanpa kamu harus mengoreknya. Bukankah tidak ada sisi negatif jika sisi positif juga tidak ada?

7. Ada reward dan apresiasi

Perusahaan akan memberikan gaji kepada setiap karyawannya secara rutin per bulan. Meski demikian, gaji bukan satu-satunya cara untuk membayar setiap jerih payah yang sudah dilakukan karyawan. Pemberian reward dan apresiasi bagi anggota tim yang berprestasi akan mendorong kompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Hadiah yang diberikan tidak perlu mahal-mahal. Hadiah kecil pun akan menimbulkan kesan bahwa apa yang sudah dikerjakan telah dihargai dan diapresiasi.

Selain tips-tips di atas, penting juga bagi team leader untuk mengingatkan kepada anggota tim tentang kondisi saat ini. Tekankan pula bahwa eksistensi perusahaan dan pekerjaan bisa saja terancam jika tidak ada kerja keras.

Namun, meski kerja keras menjadi tuntutan, sikap berhati-hati terhadap penyebaran virus corona harus diutamakan. Disiplinlah untuk menjaga jarak, cuci tangan, dan mengenakan masker demi melindungi dirimu dari penularan corona. Lengkapi perlindunganmu dengan asuransi jiwa Flexi Life dari Astra Life agar kamu lebih tenang memperkuat teamwork dan mengejar target pekerjaan, karena ada Flexi Life yang #iGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!