Intip 5 Aplikasi yang Membantu Ayah Baru Mengurus Buah Hati

aplikasi ayah

Setiap ayah pasti merasa bahagia saat di kecil datang ke dalam hidupnya. Namun, ada kalanya sang ayah terkadang merasa bingung mengurus si kecil pada saat sang istri sedang sakit karena kelelahan, atau sedang bepergian untuk keperluan lainnya. Alhasil, tugas memandikan, memakaikan popok dan pakaian, hingga menemani si buah hati di rumah, menjadi tugas “dadakan” sang ayah.

Baca juga: Melatih Anak Bermental Tangguh dan Bisa Menerima Kekalahan

Nah, di zaman yang serba canggih seperti sekarang, sebagai ayah, Anda tidak perlu khawatir lagi jika mengalami situasi tersebut karena ada banyak teknologi atau aplikasi yang bisa membantu Anda mengasuh buah hati tercinta. Yuk, simak 5 aplikasi parenting yang bisa membantu ayah mengurus si kecil di bawah ini.

Baby Shusher

Cocok untuk bayi berusia 3-6 bulan.

Pernah terbangun di malam hari karena bayi tiba-tiba menangis? Pada saat situasi seperti ini, Anda bisa mengambil alih peran ibu yang sedang terlelap dan kelelahan mengurus anak seharian untuk menenangkan si buah hati. Aplikasi Baby Shusher ini dapat membantu bayi merasa rileks karena adanya irama dan suara ‘shush’ dari aplikasi ini. Suara tersebut diklaim sangat mirip dengan suara yang bayi dengar saat mereka masih di dalam rahim sang ibu.

Anda pun bisa menyesuaikan irama yang Anda buat sendiri dengan cara merekamnya dan dapat diputar sewaktu-waktu ketika bayi Anda menangis.

Baby Manager & Feed Tracker

Cocok untuk: anak berusia 1-2 tahun.

Aplikasi ini membantu para ayah milenial ketenangan pikiran karena Anda akan diingatkan tepat waktu untuk memberikan susu kepada anak, termasuk aktivitas tidur, hingga mandi. Yang menarik, aplikasi ini juga bisa dijadikan catatan harian berjalan bagi tumbuh kembang anak Anda.  Nah, ketika istri Anda pulang dari business trip-nya, Anda bisa membagikan catatan harian ini sebagai informasi.

Tidak hanya baik untuk anak, aplikasi ini juga baik untuk Anda dan istri. Karena selain tugasnya sebagai pengingat dan pencatat tumbuh kembang anak, Anda dan istri juga akan diingatkan berapa lama Anda berdua telah beristirahat. Jika satu dari Anda atau Anda berdua kurang atau kelebihan jam tidur, aplikasi ini akan memberi catatan peringatan.

Baby Monitor 3G

Cocok untuk: balita.

Aplikasi ini adalah monitor bayi video dan audio universal untuk ponsel, tablet, atau komputer. Aplikasi ini wajib dimiliki para ayah milenial, terutama untuk mengawasi anak Anda yang masih balita.

Mengapa? Karena fitur dari aplikasi ini mampu menggantikan perangkat-perangkat keras dengan fungsi serupa, seperti mendengar suara dan melihat gerak dari kamar anak Anda, streaming video langsung, dan menenangkan anak Anda dari jarak jauh.

Baca juga: Siapkan 5 Tips Ini Agar Anda Terhindar dari Kegagalan Menyekolahkan Anak

Menggunakan fiturnya pun sangat mudah dan dapat diatur kurang dari 30 detik. Anda hanya perlu modal dua perangkat yang terkoneksi dengan jaringan internet.

Aplikasi ini juga memiliki mode malam, dengan cahaya yang dapat disesuaikan, sehingga Anda dapat memeriksa buah hati kapan pun, di mana pun, tanpa mengganggu tidur anak Anda di malam hari.

Screen Time Parental Control

Cocok untuk: anak berusia 3-4 tahun.

Aplikasi yang satu ini berfungsi untuk mengatur waktu penggunaan smartphone anak Anda. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur yang mampu melihat lama penggunaan sebuah aplikasi dan memberikan ayah notifikasi mengenai aplikasi yang diunduh, dan situs web yang pernah dan tengah dikunjungi anak.

Jika mengunduh versi premium dari aplikasi ini, Anda mempunyai fitur tambahan, seperti memblokir aktivitas smartphone saat jam tidur anak, membatasi penggunaannya saat jam sekolah, hingga secara remote mematikan gadget anak sementara waktu.

Jadi, ayah masih bisa tenang bekerja saat anak-anak tidak dalam radar pengawasan, kan?

Librivox

Cocok untuk: anak berusia 4-5 tahun.

Pada kala waktu tidur anak datang, ayah bisa memanfaatkan aplikasi Librivox di smartphone dan tablet untuk bersama-sama membaca buku. Aplikasi ini menawarkan akses ke lebih dari 15.000 audio-books secara cuma-cuma, fiksi maupun nonfiksi, mulai dari novel, sejarah, biografi, dan lain sebagainya.

Sembari audio-books mengantar anak-anak tidur, ayah bisa mengurus tumpukan cucian dan piring kotor, sebelum me-review apa saja yang telah dilakukan sepanjang hari ini dan beristirahat.

Flexi Life: Bukti cinta dan tanggung jawab terhadap buah hati

Mengasuh anak adalah tugas penting bagi setiap orang tua, baik itu ibu ataupun ayah. Selain memastikan si anak tumbuh dengan baik, seorang ayah juga harus memastikan bahwa masa depan buah hati terlindungi. Salah satunya dengan memberikan perlindungan asuransi jiwa.

Baca juga: Hindari Salah Kaprah Merencanakan Asuransi Pendidikan Anak

Asuransi jiwa bisa membantu pengelolaan risiko finansial yang mungkin terjadi ketika sang ayah ataupun ibu tidak bisa lagi memberikan nafkah. Kesejahteraan finansial si kecil termasuk perencanaan keuangan untuk keamanan dana pendidikannya bisa lebih terjamin dengan kehadiran asuransi jiwa.

Para ayah bisa menimbang Flexi Life, asuransi jiwa murni ultra fleksibel pertama dan satu-satunya di Indonesia dari Astra Life. Flexi Life memungkinkan Anda untuk #AturSendiri perlindungan untuk keluarga sesuai perubahan tahap hidup. Misalnya, saat anak masih kecil dan pengeluaran keuangan rumah tangga belum terlalu besar, Anda bisa menentukan Uang Pertanggungan Flexi Life sebesar Rp 500 juta. Nah, ketika nanti anak semakin besar dan karier Anda meningkat, Uang Pertanggungan bisa Anda upgrade hingga Rp 5 miliar.

Bagi Anda seorang pria berusia 30 tahun dan membutuhkan perlindungan hingga Rp 1 miliar, Anda cukup mengalokasikan pembayaran premi sebesar Rp268.000 per bulan. Bila memilih pembayaran tahunan, Anda cukup membayar premi selama 10 bulan sebesar Rp2,68 juta atau menghemat dua bulan premi! Asyik, bukan?

Jangan tunda lagi untuk memastikan kebutuhak proteksi keluarga terpenuhi. Yuk, ungkapkan cinta dari sekarang juga!

Info Lanjut Flexi Life




« | »
Read previous post:
rumah idaman
Baru Promosi Jabatan? Saatnya Membidik Rumah Idaman

Survey OnePoll ada 2018 mengungkapkan, 42% milenial di Indonesia sangat ingin punya rumah tetapi tak punya cukup uang untuk membelinya....

Close