Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Herbal Kearifan Lokal

Menghadapi pandemi masyarakat disarankan mengonsumsi imunomodulator yang diproduksi dari tanaman-tanaman obat asli Indonesia. Apakah ini adalah langkah yang tepat?

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Herbal Kearifan Lokal

Menghadapi pandemi, masyarakat disarankan mengonsumsi imunomodulator yang diproduksi dari tanaman-tanaman obat asli Indonesia. Apakah ini adalah langkah yang tepat?

Tingkatkan-Imun-Dengan-Herbal-Kearifan-Lokal

Akhir-akhir ini, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Hal ini seolah menjadi alarm bagi kita semua bahwa pandemi belum usai. Bahkan, melihat perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir, agaknya kita perlu ekstra waspada. Pasalnya, dilansir dari tribunnews.com, Prof. Wiku Adisasmito – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 di Indonesia mengatakan,

"Kalau kita lihat kondisi terkini dari kasus di Indonesia yang akhir-akhir ini meningkat tajam. Per tanggal 17 Juli kemarin, penambahan kasusnya cukup banyak 51.952. Sementara sekitar dua bulan yang lalu, satu setengah bulan yang lalu angkanya sekitar 4.000, 5.000. Sekarang sudah 10 kali lipatnya.”

Di saat yang sama, ia juga menambahkan bahwa tingkat kesembuhan Covid-19 di Indonesia sempat menurun. Untuk melihat gambaran yang lebih utuh, berikut adalah data kasus Covid-19 di Indonesia per 18 Juli 2021 berdasarkan situs resmi milik pemerintah, covid19.go.id:

Kasus Positif :    3.372.374

Sembuh :            2.730.720

Meninggal :               92.311

Melihat kondisi seperti ini, kita tidak memiliki pilihan lain selain harus tetap waspada dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Bukan hanya menjaga protokol kesehatan dan rutin berolahraga, kita juga disarankan mengkonsumsi imunomodulator. Apa itu? 

Imunomodulator adalah obat atau suplemen yang bisa meningkatkan imun tubuh. Termasuk di antaranya adalah imunomodulator dari tanaman-tanaman obat asli Indonesia. 

Mengenal OMAI (Obat Modern Asli Indonesia)

Dikutip dari liputan6.com, drg. Arianti Anaya, MKM – Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, mengatakan,

"Kalau pandemi ini berkepanjangan, tentu akan lebih bagus mengkonsumsi obat herbal yang bahan bakunya dari dalam negeri. Semakin banyak Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) jenis fitofarmaka dicari masyarakat, maka suatu saat nanti kita tidak akan lagi bergantung pada obat-obatan berbahan baku impor."

Tentu hal ini adalah sebuah berita yang positif. Mengingat Indonesia adalah negeri yang kaya akan ragam tumbuhan herbal. Dengan khasiatnya yang beragam, akan sangat disayangkan jika obat herbal ini tak bisa kita manfaatkan. Walaupun begitu, tak bisa pungkiri bahwa pemerintah juga pastinya masih memiliki PR. Yaitu meyakinkan dan mengedukasi masyarakat akan manfaat yang dimiliki OMAI ini.

Daftar Obat untuk Pasien COVID-19

Sebelum mengulas lebih dalam tentang obat herbal, mari kita simak daftar obat untuk pasien Covid-19. Dikutip dari Kompas.com, berikut adalah daftar obat yang direkomendasikan  dr. Heidy Agustin SpP(K) – Dokter Spesialis Paru dari RSUP Persahabatan:

1. Obat Covid-19 pasien tanpa gejala

-Vitamin C non-acidic sebanyak 3x sehari sebanyak 500 miligram (selama 14 hari); atau tablet isap vitamin C dosis 500 miligram 2x sehari (selama 30 hari); atau multivitamin dengan kandungan vitamin C, B, E, zinc 1x sehari (selama 30 hari).

-Vitamin D 400-1.000 IU per hari.

-Untuk komorbid (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dll.) lanjutkan minum obat yang diresepkan dokter.

2. Obat Covid-19 gejala ringan

-Vitamin C non-acidic sebanyak 3x sehari sebanyak 500 miligram (selama 14 hari); atau tablet isap vitamin C dosis 500 miligram 2x sehari (selama 30 hari); atau multivitamin dengan kandungan vitamin C, B, E, zinc 1x sehari (selama 30 hari)

-Vitamin D 400-1.000 IU per hari.

-Obat antibiotik atau antivirus yang diresepkan dokter (selama 5 hari) Obat mengurangi gejala, misalkan demam diobati dengan paracetamol atau obat pereda rasa sakit.

-Obat untuk komorbid (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dll.), lanjutkan minum obat yang diresepkan dokter.

Sebagai catatan tambahan, meski telah memiliki daftar obat tersebut di atas, kamu juga disarankan untuk konsultasi ke dokter dulu ya. Pastikan bahwa kondisimu sesuai dengan obat yang akan kamu konsumsi. Tentu saja, karena kondisi pandemi yang masih belum membaik, kamu bisa melakukan konsultasi kesehatan secara online.

Daftar Herbal untuk Pasien Covid-19

Isolasi mandiri di rumah adalah aktivitas yang direkomendasikan bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau yang memiliki gejala ringan. Untuk mempercepat proses pemulihan, mereka diminta untuk berupaya meningkatkan imunitas tubuhnya. Selain mengkonsumsi daftar obat di atas, kamu juga bisa melakukan hal-hal yang sederhana. Mulai dari tidur cukup, berolahraga, berjemur, banyak minum, hingga mengkonsumsi imunomodulator, termasuk ramuan herbal. 

Berikut adalah beberapa imunomodulator bisa kamu konsumsi. Sebagai catatan, perlu digaris bawahi bahwa daftar herbal di bawah ini bukanlah obat untuk penyembuhan covid, ya. Melainkan herbal yang dapat meningkatkan imun tubuh saat isolasi mandiri. Berikut adalah daftarnya:

1. Jahe Merah

Jahe merah adalah salah satu herbal yang sudah sangat populer khasiatnya di kalangan masyarakat. Selain dijadikan bahan masakan, jahe merah juga kerap disajikan dalam bentuk minuman hangat. Kamu juga pasti pernah mencobanya, ‘kan? Nah, kenapa jahe dipercaya dapat meningkatkan imun tubuh dan menghindarkan seseorang dari penyakit? Jawabannya adalah karena kandungan senyawa gingerol dan shogaol yang ada di dalamnya. Kedua berperan sebagai antioksidan kuat yang juga dapat meningkatkan imun tubuh.

2. Meniran

Meniran hijau adalah salah satu jenis meniran yang dapat dijadikan ramuan obat. Dilansir dari alodokter.com, senyawa phyllanthin dan tannin yang dikandungnya memberikan banyak fungsi positif bagi tubuh. Baik sebagai antioksidan, antimikroba, antidiabetes, dan antikanker. Dengan fungsinya tersebut, tanaman dengan nama latin phyllantus niruri ini juga dipercaya mampu menguatkan imun tubuh yang dimiliki seseorang.

3. Madu

Madu adalah herbal lain yang bisa pasien isoman konsumsi pada masa pemulihan. Seperti yang kita tahu, madu bersifat antivirus dan memiliki khasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan inang, serta memperbaiki kondisi komorbiditas. Tak hanya itu, madu juga telah terbukti bermanfaat dalam melawan infeksi saluran pernapasan bagian atas. Tidak ada jenis madu spesifik yang harus kamu konsumsi. Kamu bisa memilihnya sendiri sesuai dengan kebutuhan, mulai dari madu clover hingga madu manuka.

Dilansir dari sindonews.com, dr. Inggrid Tania, M.Si – Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) mengatakan bahwa selain memberi banyak manfaat, herbal bersifat alami sehingga aman digunakan. Terkait pentingnya mengkonsumsi imunomodulator, ia menambahkan,

“Imunomodulator ini bekerja dengan menstimulasi mekanisme pertahanan spesifik dan non-spesifik. Selain itu, imunomodulator juga berperan sebagai imunostimulan, yaitu senyawa yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh. Konsumsi imunomodulator untuk tingkatkan daya tahan tubuh sangat penting, terlebih saat ini muncul beberapa varian baru Covid-19 yang lebih mudah menular.”

Bagaimana? Kamu pasti mulai tertarik untuk mencoba imunomodulator herbal, kan?

Komitmen Melindungi Diri dan Keluarga

Dapat menjalani hidup dengan sehat di masa pandemi seperti sekarang ini adalah harapan kita semua, betul? Kita tidak ingin diri kita pribadi dan orang-orang di sekitar kita terpapar virus corona dan harus jatuh sakit. Maka dari itu, teruslah berkomitmen untuk menjaga gaya hidup sehat. Ikuti program vaksinasi, jalankan protokol 5M, konsumsi makanan yang sehat dan juga imunomodulator, serta luangkan waktu untuk berolahraga. 

Selain itu, kita juga bisa mencari perlindungan kesehatan yang bisa menanggung risiko penyakit yang disebabkan oleh Covid-19. Meskipun biaya pengobatan dan perawatan untuk pasien Covid-19 masih ditanggung Pemerintah, tetapi tak ada salahnya memberi ekstra perlindungan diri dengan asuransi yang memberikan perlindungan Covid-19. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir bengkaknya risiko biaya kesehatan jika sampai kondisimu memburuk.

Salah satu asuransi yang bisa kamu pilih adalah Flexi Health, yaitu program asuransi dari Astra Life yang mengkombinasikan produk AVA Life Protection dan asuransi tambahan AVA Health Protection. Manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah berupa perlindungan jiwa, santunan rawat inap, serta 6 (enam) manfaat perlindungan kesehatan lainnya, yang bisa kamu beli secara online di ilovelife.co.id tanpa medical check up! Bermanfaat sekali, bukan?

Nah, untuk tips dan informasi bermanfaat lainnya, follow instagram @AstraLife ya. Urusan Sehat No Worries, #iGotYourBack.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!