Waspada Hepatitis Akut Misterius, Ini Gejala dan Langkah Penangannya

Belakangan, hepatitis akut misterius menyerang anak-anak. Lantas, apa yang bisa orang tua lakukan untuk melindungi buah hati? Simak ini gejala hingga cara pencegahannya, ya!

Waspada hepatitis akut misterius pada anak

Waspada Hepatitis Akut Misterius, Ini Gejala dan Langkah Penangannya

Ini adalah rangkuman artikel versi Mobile. Buatlah sekitar 1-2 kalimat untuk rangkuman artikel untuk membimbing pembaca mengerti isi artikel.

Ketika pandemi Covid-19 di Tanah Air disebut akan bertransisi menjadi endemi, kini masyarakat dibuat resah dengan adanya kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak sejak April lalu. Sebelum sampai ke Indonesia, awalnya hepatitis akut misterius ditemukan di Skotlandia, lalu ke negara Inggris, Amerika Serikat hingga ke negara-negara di Asia.

Dalam Instagram-nya, dr. Adam Prabata menjelaskan alasan penyakit ini disebut misterius, yakni karena penyebabnya belum diketahui pasti. Pasalnya, penyebab tersering dari terjadinya hepatitis adalah virus hepatitis A, B, C, D, dan E tidak terdeteksi pada pasien yang mengalami wabah tersebut. Hingga kini, kandidat kuat yang diduga sebagai penyebab penyakit ini adalah Adenovirus dan SARS-Cov-2.

Sejak masuk ke Indonesia, penyakit yang sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) ini kasusnya terus meningkat. Pasalnya, kini ada lebih dari 20 dugaan kasus di Indonesia, termasuk 5 orang yang diduga meninggal karena penyakit misterius ini.

Maka itu, sebagai orang tua, ada berbagai hal dan fakta yang perlu kita ketahui untuk melindungi keluarga dan mencegah terjadinya infeksi hepatitis misterius ini pada buah hati. Mulai dari mengetahui gejala hepatitis misterius sebagai salah satu langkah pencegahan, cara penularan dari hepatitis akut misterius, hingga apa saja yang bisa dilakukan oleh anak-anak. Yuk, simak!

Apakah vaksin Covid-19 berhubungan dengan Hepatitis Akut Misterius ini?

“Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin Covid-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi Covid-19,” ungkap Prof Hanifah dalam laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Lebih lanjut Prof Hanifah menyampaikan bahwa sampai saat ini juga belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya dengan virus Cov-19, melainkan adanya kejadian yang koinsiden (bersamaan).

Tidak hanya itu, menurut WHO, mayoritas anak yang mengalami hepatitis akut misterius belum divaksinasi Covid-19. Bahkan, 75 persen kasus hepatitis akut misterius di Inggris terjadi pada anak usia kurang dari 5 tahun yang merupakan kelompok belum divaksinasi Covid-19, menurut UKHSA.

Keluhan dan Gejala Hepatitis Akut Misterius

Berdasarkan laporan di Inggris pada 3 Mei 2022, anak-anak yang mengidap hepatitis akut misterius merasakan beberapa keluhan. Keluhan kuning atau jaundice menempati peringkat tertinggi dengan 71,2 persen. Lalu disusul dengan keluhan muntah 62,7 persen, letargi dan BAB pucat yang sama-sama 50 persen, diare 44,9 persen, nyeri perut 41,5 persen, demam dan mual 30,5 persen. Hal yang cukup mengejutkan ialah ada anak-anak yang mengalami keluhan pernapasan sebesar 18,6 persen. Selaras dengan itu, ada gejala awal dan gejala lanjutan yang harus kamu perhatikan, antara lain:

Gejala awal

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Demam atau riwayat demam
  • Nyeri perut

Gejala lanjutan

  • Urine gelap seperti the
  • Buang air besar putih pucat
  • Kulit dan mata kuning
  • Penurunan kesadaran

Langkah Pencegahan Hepatitis

1. Waspada dan kenali gejala awal

Mengetahui apa saja gejala awal dan gejala lanjutan adalah salah satu bentuk dan langkah pencegahan dari hepatitis akut misterius.

2. Jangan panik

Bila anak mengalami gejala awal, maka segera bawa ke puskesmas, atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Jangan menunggu

Jangan menunggu gejala lanjutan muncul terlebih dahulu pada anak untuk membawanya berobat. Orang tua pun disarankan agar tidak menunggu gejala kuning muncul untuk berobat. Pasalnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa infeksi hepatitis sudah sangat berat. Jika telat mendapat penanganan medis, maka momen dokter menolong sangat kecil.

“Bawalah anak-anak ke fasyankes terdekat untuk mendapatkan pertolongan dari tenaga kesehatan. Jangan menunggu sampai gejalanya lebih berat, karena kalau berat kita kehilangan momentum untuk bisa menolong lebih cepat. Apalagi kalau sampai sudah terjadi penurunan kesadaran, maka kesempatan untuk menyelamatkannya sangat kecil,” kata Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp. A(K).

4. Segera bawa ke rumah sakit

Apabila terjadi penurunan kesadaran, maka segeralah bawa anak ke rumah sakit yang memiliki fasilitas ICU (Intensive Unit Care) anak.

Cara Penularan Hepatitis Misterius

Sebelum mencegah penularan, ketahuilah penyebab pasti hepatitis misterius pada anak masih belum diketahui, tetapi dugaan awal dan terkuat ialah karena Adenovirus Tipe 41, SARS-Cov-2, ABV, dan masih diteliti lebih lanjut. Maka itu, hal ini bisa menular lewat pernapasan dan atau pencernaan.

Bisa begitu karena ternyata SARS-Cov-2 dan sebagian tipe Adenovirus dapat menular melalui saluran pernapasan via droplet, airbone, ataupun permukaan benda. Maka, hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penularan melalui saluran pernapasan antara lain:

  • Menggunakan masker
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas
  • Menghindari keramaian
  • Rajin mencuci tangan

Di sisi lain, sebagai orang tua kamu juga perlu tahu bahwa Adenovirus Tipe 41 dapat menular melalui saluran cerna secara fecal oral. Lantas, untuk mencegah penularan hepatitis akut misterius melalui saluran pencernaan, hal yang bisa kamu lakukan antara lain:

  • Mencuci tangan
  • Memakan makanan matang dan bersih
  • Jangan bergantian alat makan
  • Jangan membuat kontak dengan orang yang sakit
  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan

Selain melakukan sederet upaya di atas untuk mencegah hadirnya hepatitis misterius di tengah keluargamu, hal lain yang bisa kamu lakukan demi melindungi serta menjaga kesehatanmu dan keluarga adalah memiliki asuransi jiwa dan keluarga. Pasalnya, dengan mendaftarkan diri pada asuransi, kamu telah melakukan proteksi dini untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko penyakit.

Sebagai bentuk cinta untuk keluarga, pastikan kamu melindungi keluarga yang kamu sayangi dengan perlindungan kesehatan yang maksimal. Lengkapi asuransi dasar mu dengan Medicare Premier yang bisa memberikan manfaat penggantian biaya rumah sakit yang menyeluruh dan lengkap mulai dari perawatan sebelum rawat inap, sampai setelah rawat inap. Tak hanya itu, Medicare Premier juga diperkaya dengan manfaat penunjang lainnya hingga pemantauan penyakit kritis yang dapat diperpanjang hingga tertanggung mencapai usia 99 tahun, serta manfaat tambahan rawat jalan dan gigi hingga tertanggung mencapai usia 75 tahun. Cari tahu selengkapnnya yuk hanya di astralife.co.id!

Selanjutnya, coba bantu pikiranmu tetap sehat dengan memberi jaminan terhadap masa depan. Terlalu membebani pikiran dapat membahayakan kesehatan. Bagaimana jika mulai mencari rasa aman? Asuransi bisa jadi salah satu saluran yang memberikan rasa aman, tidak hanya untuk kamu tapi juga untuk orang-orang terdekat kamu.

Saat ini, sudah banyak jenis asuransi yang dapat kamu sesuaikan dengan keperluanmu dan keluargamu. Salah satunya produk Flexi Life dari Astra Life yang menawarkan premi yang fleksibel dan bisa kamu atur sendiri sesuai dengan fase kehidupanmu.

Artikel Lainnya

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!

Tentang –

Kami menghadirkan cerita dan kisah hidup yang inspiratif serta tips terbaik untuk menyadarkan kita agar terus mencintai hidup.

Terus Dapatkan Inspirasi, Subscribe Sekarang!