5 Pandangan Salah Kaprah tentang Asuransi yang Harus Dipahami

5 Pandangan Salah Kaprah tentang Asuransi yang Harus Dipahami

Meski bisnis asuransi sudah menjamur dengan berbagai macam pilihan proteksi, terkadang masih ada masyarakat yang tidak yakin menggunakannya. Pandangan salah kaprah menjadi penyebab utama ketidakyakinan tersebut.

Berbagai “mitos” pun pada akhirnya muncul. Kebaikan dari manfaat asuransi kemudian tertutup. Padahal, asuransi sebenarnya sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari kita. Lalu, apa saja pandangan salah kaprah seputar asuransi yang sering Anda temui?

1. Masih muda dan lajang

Merasa masih muda dan lajang sehingga tak butuh asuransi adalah pandangan yang salah kaprah. Kita tak pernah tahu kapan kejadian-kejadian tak terduga datang. Mereka selalu datang tanpa pemberitahuan misalnya sakit, kecelakaan, mobil rusak, hingga kebakaran rumah. Maka dari itu, asuransi hadir memberikan fungsi proteksi atas kejadian-kejadian tak terduga itu.

Baca juga: Ingin Asuransi Kesehatan Anda Tetap Aktif sampai Hari Tua? Begini Caranya

2. Asuransi merugikan?

Beberapa orang merasa asuransi itu tak berguna dan justru merugikan. Dalam hal ini, coba cek dulu apakah Anda sudah memilih asuransi yang tepat dan terpercaya. Pilihlah asuransi yang sesuai kebutuhan sehingga manfaatnya akan bisa terasa langsung. Misalnya jika Anda selalu mengendarai mobil, ada baiknya asuransi kendaraan bermotor yang Anda pilih, demikian juga asuransi kesehatan.

Selain itu, Anda juga harus pintar memilih asuransi yang memang benar-benar terpercaya. Salah satu cara mudahnya adalah perusahaan itu terdaftar di lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi Anda tidak perlu khawatir lagi, perusahaan tersebut aman atau tidak.

3. Merasa sehat

Banyak orang merasa tak butuh asuransi di saat kondisi tubuh sedang prima. Memang dalam kondisi tubuh seperti itu, kita merasa bisa mengerjakan semuanya tanpa bantuan asuransi. Nah lagi-lagi, penyakit datang tanpa peringatan.

Baca juga: Manfaat Asuransi Tak Cuma Bisa Dinikmati Nanti, Tapi Juga Saat Ini

Maka dari itu, asuransi kesehatan hadir memberikan solusi bagi Anda agar tak lagi khawatir masalah biaya perawatan mana kala jatuh sakit. Asuransi kesehatan nantinya akan menanggung biaya tindakan perawatan, biaya obat, hingga jasa konsultasi dokter.

4. Ada tunjangan kesehatan dari kantor

Bagi pegawai kantor, biasanya perusahaan tempat dia bekerja sudah memberikan fasilitas tunjangan kesehatan. Namun, ada baiknya cek kembali apa saja yang ditanggung pihak kantor Anda. Jika sudah berkeluarga, apakah anggota keluarga juga ditanggung. Pastikan dulu hal tersebut.

Tak jarang, kantor hanya bisa menanggung biaya kesehatan pegawainya saja, sementara istri/suami beserta anaknya tidak. Selain itu, ada pula asuransi kesehatan yang terbatas, dalam artian tak semua penyakit atau tindakan medis bisa ditanggung. Salah satu contohnya seperti biaya persalinan.

Maka dari itu, banyak orang yang akhirnya memutuskan tetap menggunakan asuransi kesehatan lain di luar fasilitas kesehatan kantor. Bahkan, tidak hanya soal kesehatan, Anda bisa menggunakan asuransi untuk pendidikan anak.

Baca juga: Mengenali Asuransi yang Tidak Hanya Baik, Tapi Juga Benar

5. Menambah beban biaya hidup

Penambahan biaya hidup kerap menjadi alasan banyak orang untuk enggan memiliki asuransi. Padahal, jika dibandingkan dengan nilai pertanggungan ataupun manfaatnya, premi bulanan yang biasanya Anda bayarkan, nilainya bisa jauh lebih kecil dan manfaat yang Anda dapatkan jauh lebih besar. Selain itu, asuransi juga memberikan peace of mind bagi Anda untuk tak lagi khawatir biaya pengobatan membengkak, mana kala jatuh sakit.

Bagaimana pendapat Anda mengenai lima pandangan salah kaprah seputar asuransi di atas. Ingat, tak kenal maka tak sayang. Sebaiknya, pahami dulu produknya sebelum membeli untuk merasakan manfaat dari asuransi.

Jadi, semoga dengan membaca artikel ini, Anda tidak bingung lagi menentukan pilihan. #AyoLoveLife dengan memilih produk asuransi yang benar agar Anda dapat terus menikmati hidup, seperti Siap RencanaKu persembahan Astra Life.




« | »
Read previous post:
Tips Hindari Penyakit Jantung
7 Tips Hindari Penyakit Jantung

Pola hidup masyarakat saat ini menjadi faktor yang berisiko tinggi terhadap ancaman serangan jantung. Bahkan, penyakit tersebut tidak hanya mengintai...

Close