5 Perubahan Finansial bagi Calon Ayah

28487432_Lok

Menanti kehadiran buah hati untuk pertama kalinya merupakan saat-saat yang sangat menakjubkan bagi setiap pasangan suami istri. Untuk Anda, para calon ayah, hal tersebut bukan hanya tentang menanti kelahiran si buah hati, tetapi juga adanya tambahan tanggung jawab yang lebih besar seiring bertambahnya anggota keluarga. Salah satu tambahan tanggung jawab Anda adalah soal finansial. Setidaknya, ada beberapa perubahan finansial yang perlu Anda lakukan sebelum kelahiran sang buah hati. Di antaranya:

1. Mempersiapkan Asuransi Jiwa atau Kesehatan

Bagi Anda para calon ayah yang bekerja sebagai karyawan kantoran, tentunya sudah memiliki asuransi pribadi dan mengetahui pentingnya manfaat asuransi dalam kehidupan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mulai mempersiapkan asuransi jiwa dan kesehatan bagi calon anggota baru keluarga tersebut, sejak awal masa kehamilan istri atau sejak Anda menikah. Misalnya dengan menaikan setoran premi per bulan. Sehingga bila terjadi hal yang tidak diharapkan pada Ayah, sang kepala keluarga, maka anggota keluarga yang ditinggalkan dapat terus melanjutkan hidup dengan tak berkekurangan.

Baca juga Asuransi Kesehatan untuk Melengkapi BPJS Kesehatan Anda

2. Mempersiapkan Dana Pendidikan

Anda juga harus mempersiapkan asuransi pendidikan bagi calon anak. Asuransi ini berguna untuk melindungi anak agar bisa tetap mendapatkan pendidikan yang terbaik bila sang Ayah terkena risiko kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cacat tetap. Juga bila Ayah terkena penyakit kritis, sehingga tidak lagi dapat bekerja atau mendapatkan penghasilan.

Selain mempersiapkan asuransi pendidikan bagi calon buah hati, Anda juga harus mempersiapkan dana pendidikan bagi mereka. Tentu saja, setiap orang tua menginginkan anaknya dapat bersekolah setinggi dan sebaik mungkin, bukan? Untuk itu, menyiapkan dana pendidikan merupakan hal yang penting bagi masa depannya.

Dalam persiapan ini, Anda harus jeli berhitung kemungkinan biaya pendidikan di universitas terbaik, kala sang anak memasuki tahap perkuliahan. Ini penting, sebab biaya pendidikan setiap tahun selalu naik. Sehingga Anda harus menyisihkan pendapatan dan menabung melebihi perkiraan biaya kuliah tersebut. Semakin tinggi obsesi Anda untuk menyekolahkan sang anak, maka bertambah besar dana yang harus disisihkan untuk ditabung.

Sebagai gambaran, inflasi di bulan Maret 2014 ada di kisaran 7% (berlaku year on year atau dibandingkan pada bulan yang sama tahun sebelumnya). Sementara suku bunga tabungan di saat yang sama, berada di kisaran 3-5%. Di sisi lain, angka inflasi pendidikan biasanya berada di atas inflasi umum dan bisa berbeda antara sekolah satu dengan sekolah lain. Saat ini rata-rata inflasi di sektor pendidikan bisa mencapai 10%-15% per tahun.

Mari kita ambil contoh. Jika saat ini Anda sudah memiliki bayi usia nol tahun, maka rentang waktu pendidikan yang akan buah hati Anda tempuh untuk masa TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi Negeri adalah 4,6,12,15 dan 18 tahun. Nah, jika biaya masuk SD saat ini Rp. 5 juta per siswa, maka diasumsikan dengan kenaikan rata-rata 10% per tahun maka biaya masuk SD dalam enam tahun mendatang akan menjadi Rp. 8,8 juta.

Untuk mendapatkan dana Rp. 8,8 juta dalam enam tahun tersebut, maka Anda harus menempatkan dana sebesar Rp. 80 ribu per bulan ke instrumen investasi yang dapat memberikan hasil hingga 15% per tahun.

Baca juga: 5 Kiat Memilih Asuransi Pendidikan untuk Anak

3. Mengubah Gaya Investasi

Bagi Anda yang sudah gemar melakukan investasi jauh hari sebelum menikah, ada baiknya meninjau kembali portofolio investasi itu. Seiring dengan akan hadirnya anggota baru keluarga, Anda juga harus bijak memilih produk investasi. Sebab bila jeli, investasi bisa membantu Anda mendapatkan keuntungan di atas tingkat inflasi per tahun. Karena itu, Anda harus memilih produk investasi yang memiliki risiko rendah atau sedang. Sehingga tidak mengganggu kondisi keuangan keluarga.

Ketika menjadi ayah, faktor risiko juga perlu diperhatikan. Asuransi dapat menjawab kebutuhan Anda akan perlindungan terhadap risiko finansial. Asuransi ASLI Rencana Optima dari Astra Life, dapat memberi perlindungan sekaligus hasil investasi yang menguntungkan. Lewat tipe investasi unit link ini dana Anda dapat berkembang dengan lebih cepat. Selain itu, Anda juga bisa memperoleh Loyalty Bonus yang nilainya cukup besar, mulai di tahun ke-10.

Baca juga: Kenali 5 Mitos Seputar Investasi dan Tips Mengakalinya

4. Kontrol Utang dan Uang

Seperti yang dikutip dari artikel How to Take Control of Your Money (and Stop Feeling Clueless) yang dipublikasikan Huffingtonpost.com, Anda juga harus melakukan kontrol terhadap jumlah utang.

Caranya, Anda bisa mereduksi pengeluaran yang kurang penting. Dengan demikian Anda bisa memiliki uang lebih untuk membayar utang-utang Anda. Jika Anda sudah mulai mengurangi jumlah utang Anda, Anda juga harus terus mengecek pendapatan Anda. Anda akan kagum dengan cara Anda mengontrol pengeluaran dan mereduksi utang Anda dan Anda akan merasa lebih hidup.

Nah, untuk mengontrol pengeluaran, dan mereduksi pengeluaran kurang penting, Anda perlu menerapkan sistem manajemen keuangan yang cermat. Bangunlah bujet khusus untuk pengeluaran rutin dan kurangi pengeluaran lain-lain yang kurang perlu. Anda juga perlu menggunakan sistem pembayaran otomatis yang mendebet uang di ATM secara otomatis untuk pembayaran pengeluaran rutin, sehingga tidak ada ruang untuk menggunakannya di luar bujet yang sudah dibuat.

5. Menabung untuk Dana Darurat

Anda juga mesti mengontrol pengeluaran dan mempersiapkan dana darurat antara enam hingga delapan bulan. Terutama jika istri belum bekerja atau tidak bekerja pasca-kelahiran. Sehingga anggota keluarga bisa bertahan hidup selama beberapa bulan, walaupun hanya Anda yang bekerja.

Bagaimana, sudah siap menyambut kedatangan anggota baru dalam keluarga?

Baca Tips Finansial lainnya di sini.




« | »
Read previous post:
Slide4-Cinemaxx-web-JUNIOR-UPDATE-FINAL-1
10 Film Keren yang Wajib Ditonton Bersama Keluarga di 2016

Menonton film bersama anak, terutama di bioskop, menjadi salah satu kegiatan yang seru. Kehadiran bioskop berkonsep keluarga, dengan tata cahaya...

Close